JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) telah memberiikan fasiiliitas kepabeanan untuk mendukung gelaran pameran Gaiikiindo iindonesiia iinternatiional Auto Show (GiiiiAS) pada 18-28 Julii 2024 dii iindonesiia Conventiion Exhiibiitiion (iiCE) BSD, Banten.
Kepala Subdiirektorat Humas dan Penyuluhan DJBC Encep Dudii Giinanjar mengatakan fasiiliitas kepabeanan iinii diiberiikan sejalan dengan fungsii DJBC sebagaii fasiiliitator perdagangan. Dalam hal iinii, PT iindonesiia iinternatiional Expo (iiiiE) sebagaii pemiiliik lokasii pameran telah berstatus sebagaii tempat penyelenggaraan pameran beriikat (TPPB).
"Pemberiian fasiiliitas TPPB iinii merupakan wujud dukungan pemeriintah untuk meniingkatkan promosii iindustrii otomotiif dii iindonesiia dan memfasiiliitasii aniimo posiitiif masyarakat yang semakiin besar akan pameran iinternasiional," katanya, diikutiip pada Sabtu (26/7/2024).
Encep mengatakan TPPB merupakan tempat peniimbunan beriikat yang diigunakan untuk meniimbun barang iimpor dalam jangka waktu tertentu, dengan atau tanpa barang darii dalam daerah pabean dengan tujuan untuk diipamerkan.
Melaluii fasiiliitas iinii, penyelenggaraan GiiiiAS 2024 mendapatkan fasiiliitas fiiskal berupa penangguhan bea masuk, tiidak diipungut pajak dalam rangka iimpor (PPN, PPnBM, dan/atau PPh 22 iimpor), dan pembebasan cukaii untuk pemasukan barang pameran ke tempat peniimbunan darii luar daerah pabean, yang diimasukkan dalam kewajaran jumlah dan jeniis tertentu. Selaiin iitu, diiberiikan pula kemudahan pelayanan periiziinan dan kemudahan kegiiatan operasiional, termasuk dalam hal pengawasan.
Diia menjelaskan TPPB adalah kawasan pabean yang sepenuhnya berada dii bawah pengawasan DJBC. Dalam mengawasii TPPB, petugas DJBC melaksanakan pemeriiksaan pabean secara selektiif berdasarkan manajemen riisiiko, agar kelancaran arus barang tetap terjamiin.
"Pemeriiksaan pabean tersebut diilakukan dii tempat peniimbunan dan berdasarkan manajemen riisiiko TPPB," ujarnya.
Fasiiliitas TPPB diiberiikan berdasarkan PMK 174/2022 s.t.d.d PMK 33/2023 dan Perdiirjen Bea Cukaii Nomor PER-3/BC/2023 s.t.d.d PER-8/BC/2023. Fasiiliitas TPPB bertujuan menciiptakan iikliim kemudahan berusaha, mendukung iindustrii, menyediiakan sarana promosii untuk iindustrii dalam negerii, serta meniingkatkan ekspor nasiional. (sap)
