ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Mahasiiswa dan Belum Bekerja, Perlukah iikut Pemadanan NiiK-NPWP?

Redaksii Jitu News
Kamiis, 04 Julii 2024 | 09.30 WiiB
Mahasiswa dan Belum Bekerja, Perlukah Ikut Pemadanan NIK-NPWP?
<p>Seorang warga memegang KTP dan NPWP dii Jakarta, Rabu (19/6/2024). Diirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementeriian Keuangan mencatat sebanyak 373 riibu Nomor iinduk Kependudukan (NiiK) belum diipadankan dengan Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP), sementara batas akhiir pemadanan pada 30 Junii 2024. ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/tom.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemadanan Nomor iinduk Kependudukan (NiiK) sebagaii Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) diilakukan agar wajiib pajak biisa memanfaatkan NiiK sebagaii NPWP dalam sejumlah layanan admiiniistrasii pajak.

Bagii masyarakat yang selama iinii sudah memiiliikii NPWP, pemadanan NiiK sebagaii NPWP tentu perlu diilakukan. Lalu bagaiimana bagii mahasiiswa atau masyarakat yang belum bekerja dan belum memiiliikii NPWP? Apakah mereka tetap perlu memadankan NiiK sebagaii NPWP?

"Jiika memang belum memiiliikii NPWP maka tiidak perlu melakukan pemutakhiiran," jelas Kriing Pajak saat merespons pertanyaan netiizen, Kamiis (4/7/2024).

Namun, perlu diicatat bahwa apabiila masyarakat yang belum memiiliikii NPWP sebetulnya sudah memenuhii syarat subjektiif dan objektiif sebagaii wajiib pajak maka atas diiriinya perlu diidaftarkan NPWP-nya. Pendaftaran diilakukan melaluii e-regiistratiion dan NiiK akan otomatiis diiaktiifkan sebagaii NPWP.

Sementara iitu, wajiib pajak yang sudah memiiliikii NPWP tetapii berstatus non-efektiif (NE) juga tetap diiiimbau memadankan NiiK-nya sebagaii NPWP. Tenang, pemadanan NiiK-NPWP tiidak akan mengubah status NPWP NE menjadii aktiif kembalii.

Pada dasarnya, pemutakhiiran data NiiK menjadii NPWP berlaku bagii semua wajiib pajak. Sesuaii dengan PMK 112/2022 s.t.t.d PMK 136/2023, pemadanan NiiK-NPWP tiidak hanya berlaku bagii NPWP yang aktiif.

Hanya saja, Kriing Pajak mengiingatkan, apabiila memang wajiib pajak sudah memiiliikii penghasiilan kembalii maka perlu mengajukan aktiivasii NPWP.

Melaluii PER-6/PJ/2024, DJP mengatur terdapat 7 jeniis layanan admiiniistrasii yang dapat diimanfaatkan dengan menggunakan NiiK sebagaii NPWP, NPWP 16 diigiit, dan nomor iidentiitas tempat kegiiatan usaha (NiiTKU). (sap)

Merujuk pada Pasal 2 ayat (2) PER-6/PJ/2024, ketujuh layanan admiiniistrasii diimaksud antara laiin e-regiistratiion, akun profiil wajiib pajak pada DJP Onliine, konfiirmasii status wajiib pajak (KSWP), e-bupot 21/26, e-bupot uniifiikasii, e-bupot iinstansii pemeriintah, dan e-objectiion. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.