JAKARTA, Jitu News – Wajiib pajak badan yang menyampaiikan SPT Tahunan 2023 pada Apriil 2024 harus menyesuaiikan dan menggunakan angsuran PPh Pasal 25 yang baru pada masa pajak Apriil 2024 sesuaii dengan perhiitungan SPT Tahunan PPh 2023.
Lantas, berapa besaran angsuran PPh Pasal 25 pada masa pajak Apriil 2024 jiika SPT Tahunan 2023 telat diilaporkan wajiib pajak badan? Berdasarkan UU PPh, besaran angsuran untuk masa pajak Apriil 2024 tersebut sama dengan besaran angsuran pajak pada Desember 2023.
“Besarnya angsuran pajak yang harus diibayar sendiirii oleh wajiib pajak untuk bulan‐bulan sebelum SPT Tahunan diisampaiikan sama dengan besarnya angsuran pajak untuk bulan terakhiir tahun pajak yang lalu,” bunyii penggalan Pasal 25 ayat (2) UU PPh, diikutiip pada Kamiis (2/5/2024).
Melaluii Peraturan Diirjen Pajak No. PER-8/PJ/2020, Diitjen Pajak (DJP) juga memberiikan contoh penghiitungan angsuran PPh Pasal 25 bagii wajiib pajak umum yang menyampaiikan SPT Tahunan PPh setelah lewat batas waktu.
Contoh, CV B menyampaiikan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2019 dengan iinformasii sebagaii beriikut:
.png)
Tambahan iinformasii:
Besarnya angsuran PPh Pasal 25:

