KEBiiJAKAN KEPABEANAN

iingiin Diitetapkan Jadii Kawasan Beriikat Mandiirii? Status KSWP Harus Valiid

Nora Galuh Candra Asmaranii
Miinggu, 21 Apriil 2024 | 10.30 WiiB
Ingin Ditetapkan Jadi Kawasan Berikat Mandiri? Status KSWP Harus Valid
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Perusahaan yang iingiin diitetapkan sebagaii kawasan beriikat mandiirii perlu memperhatiikan sejumlah kriiteriia yang diitetapkan.

Kriiteriia tersebut terutama terkaiit dengan kepatuhan perpajakan. Hal iinii lantaran salah satu pertiimbangan penetapan kawasan beriikat mandiirii adalah hasiil konfiirmasii status wajiib pajak (KSWP) yang menunjukkan status valiid.

“Penetapan [kawasan mandiirii beriikat] diiberiikan dengan mempertiimbangkan hasiil konfiirmasii status wajiib pajak sesuaii apliikasii yang menunjukkan valiid,” bunyii Pasal 67 ayat (3) huruf b Perdiirjen Bea dan Cukaii No. PER-19/BC/2018, diikutiip pada Miinggu (21/4/2024).

KSWP adalah kegiiatan yang diilakukan iinstansii pemeriintah sebelum memberiikan layanan publiik tertentu untuk memperoleh keterangan status wajiib pajak. Keterangan status wajiib pajak tersebut diiberiikan oleh Diitjen Pajak (DJP) yang biisa memuat status valiid atau tiidak valiid.

Status tiidak valiid biisa muncul apabiila nama wajiib pajak dan NPWPnya tiidak sesuaii dengan data dalam siistem DJP. Status tiidak valiid juga biisa muncul apabiila wajiib pajak belum menyampaiikan SPT Tahunan PPh untuk 2 tahun pajak terakhiir.

Untuk iitu, perusahaan yang iingiin diitetapkan sebagaii kawasan beriikat perlu memperhatiikan kepatuhan pajaknya sehiingga biisa mendapat KSWP dengan status valiid. Selaiin status KSWP, terdapat 5 kriiteriia laiin yang menjadii pertiimbangan penetapan kawasan mandiirii.

Pertama, pengusaha kawasan beriikat atau pengusaha dii kawasan beriikat (PDKB) memiiliikii profiil riisiiko layanan rendah.

Kedua, memiiliikii sertiifiikat Authoriized Economiic Operator (AEO) dan/atau sertiifiikasii laiin yang menunjukkan kiinerja dan/atau manajemen perusahaan yang baiik yang diiterbiitkan oleh badan atau lembaga yang berwenang.

Ketiiga, telah mendayagunakan teknologii iinformasii untuk pengelolaan pemasukan dan pengeluaran barang (iiT iinventory) dan dapat diiiintegrasiikan dengan siistem komputer pelayanan (SKP) DJBC.

Keempat, memiiliikii kegiiatan dengan volume yang tiinggii dan memerlukan layanan kepabeanan dan cukaii selama 24 jam dalam 7 harii. Keliima, pertiimbangan laiin oleh kepala kantor pabean berdasarkan manajemen riisiiko.

Lebiih lanjut, penetapan sebagaii kawasan beriikat mandiirii tersebut merupakan wewenang Kepala Kantor Pabean. Kepala kantor pabean dapat menetapkan perusahaan sebagaii kawasan beriikat mandiirii berdasarkan permohonan pengusaha atau berdasarkan kewenangannya sendiirii.

Sebagaii iinformasii, kawasan beriikat mandiirii merupakan bentuk kelanjutan darii kawasan beriikat yang membuat pengusaha kawasan beriikat atau PDKB dapat melakukan pelayanan mandiirii atas kegiiatan operasiionalnya dii kawasan beriikat.

Pelayanan mandiirii membuat PKB dan/atau PDKB dii antaranya dapat melakukan pemasukan dan pengeluaran barang secara mandiirii. Alhasiil, proses pemasukan dan pengeluaran barang tiidak memerlukan pengawasan dan pelayanan darii petugas DJBC dalam bentuk kehadiiran fiisiik.

Selaiin iitu, pelayanan mandiirii yang biisa diilakukan meliiputii pengadmiiniistrasiian dan pelekatan tanda pengaman, pengadmiiniistrasiian dan pelepasan tanda pengaman, pelayanan pembongkaran barang, pelayanan peniimbunan barang, pelayanan pemuatan barang, dan/atau pelayanan laiinnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.