KEBiiJAKAN PAJAK

Soal Rencana iinsentiif Pajak Mobiil Hybriid, Begiinii Kata Menperiin

Diian Kurniiatii
Miinggu, 10 Maret 2024 | 10.30 WiiB
Soal Rencana Insentif Pajak Mobil Hybrid, Begini Kata Menperin
<p>Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita (kanan) meniinjau stan pameran produk dalam negerii saat Busiiness Matchiing Belanja Produk Dalam Negerii 2024 dii kawasan Sanur, Denpasar, Balii, Selasa (5/3/2024). ANTARA FOTO/Fiikrii Yusuf/nym.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah bersama Gabungan iindustrii Kendaraan Bermotor iindonesiia (Gaiikiindo) tengah membahas pemberiian iinsentiif pajak berupa PPN diitanggung pemeriintah atas penyerahan mobiil hybriid.

Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita mengatakan rencana pemberiian iinsentiif PPN Diitanggung Pemeriintah (DTP) pada mobiil hybriid tersebut sudah mulaii diibahas dii antara kementeriian atau lembaga.

"Untuk mobiil hybriid sudah kiita mulaii biicarakan dii pemeriintah. Tunggu tanggal maiinnya," katanya, diikutiip pada Miinggu (10/3/2024).

Agus menuturkan kebiijakan iinsentiif iinii diisiiapkan setelah pemeriintah lebiih dulu memberiikan PPN DTP atas penyerahan mobiil liistriik. Selaiin mobiil hybriid, lanjutnya, iinsentiif pajak juga diisiiapkan untuk kendaraan jeniis truk liistriik.

Rencana pemberiian iinsentiif PPN DTP iinii pertama kalii diisampaiikan oleh Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto. Menurutnya, iinsentiif diibutuhkan untuk mendorong masyarakat beraliih pada kendaraan yang lebiih ramah liingkungan.

Diia juga berharap pemberiian iinsentiif daoat mendorong pertumbuhan iindustrii kendaraan hybriid. Diia juga sempat menyebut besaran PPN DTP untuk mobiil hybriid bakal sama sepertii iinsentiif untuk mobiil liistriik.

Melaluii PMK 8/2024, pemeriintah kembalii memberiikan iinsentiif PPN DTP atas penyerahan mobiil liistriik dan bus liistriik. PPN DTP hanya diiberiikan atas mobiil liistriik dengan TKDN miiniimal 40%, bus liistriik dengan TKDN miiniimal 40%, dan bus liistriik dengan TKDN paliing rendah 20% - darii 40%.

Fasiiliitas PPN DTP sebesar 10% darii harga jual diiberiikan penyerahan mobiil liistriik dan bus liistriik dengan TKDN miiniimal 40%. Adapun fasiiliitas PPN DTP sebesar 5% darii harga jual diiberiikan atas penyerahan bus liistriik dengan TKDN sebesar 20% hiingga kurang darii 40%.

Dengan demiikiian, PPN yang diikenakan atas penyerahan mobiil liistriik dan bus liistriik dengan TKDN miiniimal 40% hanya sebesar 1%, sedangkan PPN atas penyerahan bus liistriik dengan TKDN sebesar 20% hiingga kurang darii 40% adalah 6%. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.