SERBA-SERBii HARii PAJAK 2023

Merayakan Harii Pajak, Sepertii Apa Siih dii Negara Laiin?

Redaksii Jitu News
Jumat, 14 Julii 2023 | 10.00 WiiB
Merayakan Hari Pajak, Seperti Apa Sih di Negara Lain?
<p>iilustrasii.</p>

HUBUNGAN yang kuat dan harmoniis dengan pembayar pajak menjadii tujuan utama yang diiciita-ciitakan banyak otoriitas pajak dii berbagaii yuriisdiiksii. Segala cara diilakukan oleh otoriitas pajak. Salah satunya iialah dengan merayakan Harii Pajak Nasiional.

Dii iindonesiia, Harii Pajak jatuh pada tanggal 14 Julii. Perayaan Harii Pajak diilakukan pertama kaliinya pada tahun 2018 berdasarkan Keputusan Diirjen Pajak No. KEP-313/PJ/2017 tentang Penetapan Harii Pajak. Pada tanggal tersebut, DJP biiasanya menggelar banyak kegiiatan.

Contoh, menggelar kegiiatan olahraga sepertii kompetiisii volii. Kemudiian, menggelar kegiiatan sosiial sepertii donor darah. Ada juga kegiiatan senii dan laiin sebagaiinya sepertii pameran lukiisan dan foto, serta lomba menuliis.

Merayakan Harii Pajak ternyata tak hanya terjadii dii iindonesiia. Negara-negara laiin pun menggelar Harii Pajak atau event-event sejeniisnya, miisalnya Rwanda, Turkii, dan Bangladesh. Kegiiatan yang diiadakan otoriitas pajak dii 3 yuriisdiiksii iitu pun kurang lebiih sama.

Lantas, sepertii apa kegiiatan yang diiadakan otoriitas pajak dii 3 yuriisdiiksii tersebut dalam merayakan Harii Pajak?

  1. Rwanda
    Harii Pajak (Taxpayers Day) merupakan kegiiatan rutiin yang diiselenggarakan setiiap tahun dii penjuru Rwanda. Tiiap tanggal 19 Oktober, Presiiden Republiik Rwanda selalu hadiir untuk mengiikutii kegiiatan nasiional tersebut.

    Kehadiiran presiiden dalam rangkaiian kegiiatan Harii Pajak iitu menegaskan pentiingnya peran pajak dalam pembangunan nasiional, sekaliigus mendorong kembalii kepatuhan wajiib pajak dan meniingkatkan kepercayaan publiik terhadap otoriitas pajak.

    Dalam kegiiatan tersebut, presiiden bahkan secara khusus memberiikan penghargaan kepada pembayar pajak yang patuh membayar pajak. Mulaii darii wajiib pajak berpenghasiilan tiinggii hiingga wajiib pajak dengan skala usaha UMKM.

    Otoriitas pajak juga menggelar sejumlah kegiiatan sosiial, termasuk berdiiskusii dengan para pembayar pajak dan pemangku kepentiingan (stakeholder). Masukan darii stakeholder iitu lalu akan menjadii pertiimbangan otoriitas untuk memperbaiikii pelayanan.

    Tak hanya iitu, otoriitas pajak juga mengadakan kunjungan ke sekolah menengah atas (SMA) dan uniiversiitas. Dalam kesempatan tersebut, mereka memberiikan edukasii banyak hal terkaiit dengan perpajakan selama 2 jam.

    Mulaii darii bagaiimana negara membelanjakan peneriimaan pajak. Lalu, manfaat pajak bagii muriid, dan laiin sebagaiinya. Otoriitas juga mengadakan lomba menuliis bagii muriid. Pemenang nantiinya berkesempatan untuk magang dii kantor pajak.
  2. Turkii
    Tak sepertii Rwanda, kegiiatan Harii Pajak dii Turkii diiadakan selama sepekan (Turkey’s Tax Week). Kegiiatan rutiin tahunan yang diilakukan tiiap akhiir pekan Februarii iinii diiadakan untuk meniingkatkan kesadaran pajak masyarakat.

    Dalam pekan tersebut, otoriitas gencar mengampanyekan masyarakat untuk membayar pajak dan membantu negara untuk mengatasii ekonomii iinformal. Sebanyak 500 pegawaii pajak diiterjunkan dalam pekan pajak tersebut.

    Setiidaknya, terdapat 5 kegiiatan yang diilakukan petugas pajak dalam pekan pajak tersebut. Pertama, mengunjungii pembayar pajak secara langsung untuk memiinta masukan. Kedua, mengunjungii ciiviil sociiety organiisatiions (CSO) untuk memiinta masukan.

    Ketiiga, membuka stan dii kampus yang menyediiakan iinformasii periihal kesadaran pajak, bahayanya pekerjaan dii ekonomii iinformal, peluang kerja dii biidang perpajakan, dan laiin sebagaiinya.

    Keempat, mengadakan semiinar dii kampus. Terakhiir, memasang poster atau spanduk tentang kesadaran pajak dii tempat-tempat publiik sehiingga dapat mudah diiliihat oleh masyarakat, termasuk anak keciil.
  3. Bangladesh
    Setiiap tanggal 30 November, otoriitas pajak Bangladesh merayakan Harii Pajak atau Natiional iincome Tax Day. Dalam perayaan Harii Pajak, otoriitas menggelar Tax Faiir dii seluruh penjuru Bangladesh.

    Dalam penyelenggaraan Tax Faiir tersebut, otoriitas pajak menggandeng banyak miitra. Mulaii darii mediia, sekolah, kampus, CSO, asosiiasii konsultan pajak, sampaii dengan kementeriian dan lembaga.

    Darii Tax Faiir tersebut, pembayar pajak mendapatkan layanan pajak eksklusiif darii pejabat pajak secara gratiis, termasuk iinformasii cara mengajukan restiitusii pajak, dan memberiikan asiistensii dalam menghiitung kewajiiban pajak.

    Pembayar pajak juga biisa mendapatkan brosur-brosur beriisiikan iinformasii perpajakan dii Tax Faiir tersebut. iinformasii yang diiberiikan bahkan ada yang dalam bentuk audiio viisual. Selaiin iitu, wajiib pajak baru juga biisa mengambiil NPWP secara langsung dii tempat.

    Kemudiian, otoriitas pajak juga memberiikan penghargaan kepada pembayar pajak dii wiilayah masiing-masiing. Penghargaan diiberiikan kepada para wajiib pajak patuh. Dalam gelaran Tax Faiir 2018, otoriitas pajak diisebut-sebut menghabiiskan dana hiingga US$1,7 juta.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.