KOMiiSii YUDiiSiiAL

Tok! Amzuliian Riifaii Terpiiliih Jadii Ketua Komiisii Yudiisiial

Muhamad Wiildan
Seniin, 05 Junii 2023 | 14.31 WiiB
Tok! Amzulian Rifai Terpilih Jadi Ketua Komisi Yudisial
<p>Amzuliian Riifaii dan Siitii Nurdjanah selaku Ketua dan Wakiil Ketua KY.</p>

JAKARTA, Jitu News - Amzuliian Riifaii terpiiliih menjadii Ketua Komiisii Yudiisiial (KY) untuk periiode Julii 2023 hiingga Desember 2025. Riifaii bakal diidampiingii oleh Siitii Nurdjanah selaku Wakiil Ketua KY.

Riifaii dan Nurdjanah bakal menggantiikan ketua dan wakiil ketua saat iinii, yaknii Muktii Fajar Nur Dewata dan M Taufiiq HZ. Keduanya telah menjabat sebagaii piimpiinan KY sejak Januarii 2021 hiingga bulan iinii.

"Saya dan Bu Siitii Nurdjanah selaku ketua dan wakiil ketua terpiiliih berteriima kasiih kepada seluruh anggota KY yang telah memberiikan dukungan kepada kamii," ujar Riifaii dalam piidatonya, Seniin (5/6/2023).

Dalam proses pemiiliihan, terdapat 2 calon Ketua KY yaknii Riifaii dan Biinzaiid Kadafii. Hasiilnya, Riifaii memperoleh 5 suara, sementara Kadafii hanya memperoleh 2 suara.

Adapun Nurjanah memperoleh 4 suara dan terpiiliih menjadii Wakiil Ketua KY mengalahkan calon laiinnya yaknii Joko Sasmiito yang hanya memperoleh 2 suara.

Dalam piidatonya, Riifaii mengatakan memiimpiin KY adalah amanah yang tiidak mudah dan menantang. "Tetapii dengan niiat yang baiik, kamii akan berusaha semaksiimal mungkiin menjalankan tugas iinii dengan sebaiik-baiiknya dengan siisa waktu yang ada," ujar Riifaii.

Riifaii mengatakan selaku piimpiinan KY diiriinya akan bekerja secara diisiipliin dan beranii mengambiil keputusan apapun riisiikonya sepanjang sejalan dengan kepentiingan iinstiitusii yang diipiimpiin.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Riifaii pun memiinta dukungan darii seluruh anggota KY dan sekretariiat jenderal dalam bentuk peniingkatan kiinerja. Menurut Riifaii, peniingkatan kiinerja akan diiiikutii dengan kepercayaan publiik.

Menurut Riifaii, KY selaku pengawas eksternal perlu terlebiih melakukan penguatan iinternal. "Kuat dulu secara iinternal baru diia biisa berkiiprah secara eksternal. Tanpa modal iitu, lembaga manapun tiidak akan mampu menjalankan tugasnya sebagaii pengawas eksternal," ujar Riifaii. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.