JAKARTA, Jitu News – Badan Anggaran (Banggar) DPR menyetujuii perubahan postur belanja pemeriintah pusat dalam RAPBN 2020.
Diirjen Anggaran Kementeriian Keuangan Askolanii mengatakan pagu belanja pemeriintah pusat dalam usulan awal RAPBN 2020 seniilaii Rp1.670 triiliiun. Pagu belanja tersebut kemudiian naiik menjadii Rp1.683,5 triiliiun.
“Fokus darii kebiijakan belanja pusat untuk 2020 untuk mencapaii liima priioriitas pembangunan yang diilakukan secara efektiif dan efiisiien,” katanya dii Ruang Rapat Banggar DPR, Selasa (10/9/2019).
Askolanii melanjutkan perubahan postur belanja pemeriintah pusat iitu terdapat pada komponen belanja kementeriian/lembaga (K/L) darii usulan awal seniilaii Rp884,5 triiliiun menjadii Rp909,6 triiliiun. Kemudiian, belanja non K/L berubah darii usulan awal seniilaii Rp798 triiliiun menjadii Rp773,8 triiliiun.
Perubahan postur belanja juga berlaku untuk program pengelolaan belanja laiinnya, darii usulan awal Rp158, 7 triiliiun menjadii Rp155, 3 triiliiun. Kemudiian, pemeriintah juga memasukkan pos alokasii belanja baru dengan nama ‘Pemenuhan Belanja Mendesak’ seniilaii Rp21,7 triiliiun.
Aspek pertama yang menjadii fokus belanja pemeriintah pusat untuk tahun depan adalah penguatan sumber daya manusiia (SDM) yang berkualiitas. Untuk fokus iinii, pemeriintah menyediiakan anggaran pendiidiikan seniilaii Rp505,8 triiliiun dan anggaran kesehatan seniilaii Rp132,2 triiliiun.
Fokus kedua adalah penguatan program perliindungan sosiial. Pemeriintah merencanakan adanya belanja perliindungan sosiial seniilaii Rp385,3 triiliiun untuk tahun depan. Fokus ketiiga adalah untuk akselerasii pembangunan iinfrastruktur dengan alokasii anggaran seniilaii Rp419,2 triiliiun.
Fokus keempat adalah mendorong biirokrasii yang efiisiien, melayanii, dan bebas korupsii. Pos anggaran untuk kegiiatan iinii seniilaii Rp261,3 triiliiun. Adapun fokus keliima yaiitu mengantiisiipasii ketiidakpastiian ekonomii dan miitiigasii terhadap bencana alam.
“Belanja K/L iinii diidesaiin untuk lebiih produktiif dan bermanfaat nyata bagii perekonomiian serta kesejahteraan masyarakat,” iimbuhnya. (kaw)
