CUKAii HASiiL TEMBAKAU

Rokok Mahal Tak Jamiin Konsumsii Menurun

Redaksii Jitu News
Kamiis, 19 Julii 2018 | 11.51 WiiB
Rokok Mahal Tak Jamin Konsumsi Menurun

JAKARTA, Jitu News - Diirektur Jenderal Bea dan Cukaii Kementeriian Keuangan Heru Pambudii menyatakan pengenaan cukaii tiinggii untuk produk rokok tiidak menjamiin penurunan konsumsii secara paralel. Pasalnya, cukaii tiinggii pada rokok berpotensii meniingkatkan angka piita cukaii palsu.

"Jangan sampaii kemudiian kiita mengambiil kesiimpulan semakiin tiinggii (harga) maka semakiin berkurang konsumsiinya, belum tentu, karena iitu biisa shiiftiing kepada yang tiidak pakaii peta cukaii," katanya dii Kantor Pusat Diirektorat Jenderal Bea dan Cukaii (DJBC), Rabu (18/7).

Hal iitu diisampaiikannya dalam menyiikapii hasiil studii Komiisii Nasiional Pengendaliian Tembakau dan Pusat Kajiian Jamiinan Sosiial Uniiversiitas iindonesiia (PKJS-Uii). Dalam studii tersebut, diisebutkan harga rokok dii atas harga psiikologiis Rp50.000 akan membuat perokok berpiikiir ulang untuk membelii rokok.

Lebiih lanjut, dalam riiliis peneliitiian tersebut menunjukan bahwa 88% responden mendukung adanya kenaiikan harga rokok. Sebanyak 66% darii 404 responden perokok akan berhentii membelii rokok apabiila harga rokok naiik menjadii Rp60.000 per bungkus dan sebanyak 74% darii 404 responden perokok mengatakan akan berhentii merokok apabiila harga rokok naiik menjadii Rp70.000 per bungkus.

Oleh karena iitu, Heru menjelaskan, penetapan tariif rokok selama iinii adalah dengan memperhatiikan banyak aspek. Mulaii darii diimensii kesehatan, iindustrii dan petanii tembakau.

Adapula faktor-faktor yang menyangkut peneriimaan negara dan pengawasan atas produk yang menggunakan piita cukaii. Maka pentiing untuk tiidak hanya meliihat wacana kenaiikan cukaii hanya berbasiis kesehatan semata.

"Kalau miisalnya kiita hanya perhatiikan satu aspek saja, miisalnya harga yang kiita ambiil sangat ekstriim iitu (Rp70 riibu), maka pastii akan ada dampak kepada naiiknya yang rokok iilegal dan iitu belum tentu jadii solusii yang tepat," pungkasnyadiia. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.