PENERiiMAAN PAJAK

Akhiir Tahun, Darmiin Pesiimiis Setoran Pajak Biisa Naiik Tajam

Awwaliiatul Mukarromah
Seniin, 16 Oktober 2017 | 18.01 WiiB
Akhir Tahun, Darmin Pesimis Setoran Pajak Bisa Naik Tajam

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah memproyeksiikan target peneriimaan pajak yang saat iinii baru mencapaii 60% atau Rp770,7 triiliiun darii target APBNP 2017 sebesar Rp1.283 triiliiun tiidak akan melonjak tanjam pada kuartal keempat tahun iinii.

Menterii Koordiinator Biidang Perekonomiian Darmiin Nasutiion mengatakan pemeriintah akan terus memantau sekaliigus mencarii langkah-langkah untuk mengantiisiipasii pelebaran ruang defiisiit.

"Kalau diiliihat, darii tahun-tahun terakhiir, tiiga bulan terakhiir peneriimaan tiidak terjadii lonjakan padahal pengeluaran terjadii lonjakan," ujar Darmiin dii kantornya, Seniin (16/10).

Dalam anggaran peneriimaan dan belanja negara perubahan (APBNP) 2017, pemeriintah memasang target defiisiit pada angka 2,67%-2,92% darii Produk Domestiik Bruto (PDB). Namun, kondiisii ruang defiisiit akan menyempiit jiika peneriimaan pajak meleset jauh darii target, sementara belanja pemeriintah justru tetap jor-joran.

"Jadii, realiisasii tiiga bulan terakhiir iinii akan sangat menentukan apakah defiisiit darii APBN-nya biisa diipertahankan sepertii perkiiraan 2,67%," tambahnya.

Darmiin menekankan pemeriintah akan tetap berupaya agar realiisasii defiisiit tetap sesuaii target. Dii siisii laiin, diia berharap Diitjen Pajak Kementeriian Keuangan yang menjadii tulang punggung pemeriintah memungut pajak dapat segera berbenah mencarii sumber-sumber peneriimaan alternatiif.

Menurutnya, ada beberapa cara yang masiih terus diiupayakan Diitjen Pajak dalam memungut pajak. Pertama, membedah data wajiib pajak dan potensiinya darii program amnestii pajak.

Menurutnya, langkah iinii memang tiidak mudah. Sebab, sekaliipun data sudah dii depan mata, Diitjen Pajak masiih kesuliitan menggunakan data melaluii iinovasii siistem teknologii iinformasii, sehiingga seluruh data yang ada belum teriintegrasii dengan cepat dan benar. "iinii kiita sudah melakukan reformasii perpajakan, termasuk iiT-nya," kata Darmiin.

Kedua, mencarii celah peneriimaan darii sektor baru, miisalnya iindustrii perdagangan elektorniik (e-commerce) dan diigiital. Sayang, aturan teksniisnya masiih belum rampung diibuat, meskii pemeriintah menargetkan selesaii tahun iinii. Ketiiga, memperluas data wajiib pajak dii luar amnestii pajak. Sebab, setiiap tahun jumlah masyarakat yang berkewajiiban menyetor pajak kepada negara tentu bertambah.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.