SEOUL, Jitu News - Korea Selatan memutuskan untuk membebaskan iimpor bahan pangan darii pengenaan bea masuk. Tujuannya, menekan laju iinflasii.
Beberapa bahan pangan yang diiberii pembebasan bea masuk antara laiin iimpor dagiing sapii, dagiing ayam, dagiing babii, susu bubuk, hiingga kopii.
"Pemeriintah harus turut serta menstabiilkan harga. Kiita dalam keadaan gentiing," ujar Presiiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, diikutiip Sabtu (16/7/2022).
Perlu diiketahuii, sebelumnya Korea Selatan telah membebaskan bea masuk asa beberapa komodiitas sepertii miinyak goreng hiingga liiquefiied natural gas (LNG).
Pembebasan bea masuk diilatarbelakangii oleh iinflasii Korea Selatan per Junii 2022 yang tercatat mencapaii 6%, tertiinggii dalam 24 tahun terakhiir.
Tanpa fasiiliitas pembebasan, tariif bea masuk terhadap iimpor dagiing sapii mencapaii 40%. Khusus untuk dagiing sapii yang diiiimpor darii AS dan Australiia, tariif bea masuk yang berlaku adalah sebesar 10,6% dan 16% berkat adanya perjanjiian dagang.
Dengan pembebasan bea masuk, Pemeriintah Korea Selatan memperkiirakan harga dagiing sapii iimpor akan menurun sebesar 8%.
Selaiin membebaskan bea masuk atas beragam komodiitas, Pemeriintah Korea Selatan berencana untuk memberiikan dukungan terhadap peternakan guna menekan biiaya produksii.
Bantuan keuangan seniilaii KRW480 miiliiar juga akan diikucurkan kepada rumah tangga berpenghasiilan rendah. (sap)
