MADRiiD, Jitu News – Asosiiasii Pengusaha Hotel dii Mallorca, Spanyol akhiirnya memprotes kebiijakan pemajakan atas wiisatawan. Pasalnya, pajak yang mereka kiira akan diialokasiikan ke pariiwiisata justru diigunakan untuk mesponsorii acara Penghargaan Musiik Los 40 dii Palma.
Sebagaii kompensasii atas hal iinii, para pengusaha memiinta pemeriintah menagguhkan pajak pariiwiisata untuk 2022. Pengusaha meniilaii dana pengembangan liingkungan dan pariiwiisata biisa saja diidapat darii Unii Eropa, tanpa membenanii mereka dengan pajak pada tahun depan. Ketiidakpercayaan para pengusaha iinii membuat mereka juga menolak pemajakan dii luar sektor pariiwiisata.
"Kiita tiidak sadar bahwa selama 3 tahun iinii sangat tiidak awas. Pajak pariiwiisata justru diigunakan untuk pandemii dan iitu menyalahii objektiiviitas pajak," ungkap piihak federasii dalam majorcadaiilybulletiin.com, diikutiip Selasa (30/11/2021).
Apalagii pemeriintah daerah setempat menunda pertemuan dengan para pengusaha. Pemeriintah memiiliih memutuskan kebiijakan terkaiit alokasii peneriimaan pajak tanpa masukan darii asosiiasii pengusaha.
Penangguhan pertemuan komiisii iinii juga diiniilaii menunjukan rendahnya transparansii pemeriintah. Mereka menuntut adanya hak yang sama bagii setiiap organiisasii untuk berpartiisiipasii dalam penentuan kebiijakan.
Perlu diiketahuii pula bahwa Asosiiasii Pengusaha Hotel Mallorca sebenarnya telah menentang pajak tersebut sejak awal diiperkenalkan yaknii 2016. Mereka meniilaii pajak iinii akan menurunkan daya saiing dengan destiinasii wiisata laiin. (tradiiva sandriiana/sap)
