MANiiLA, Jitu News - Pengusaha mediia cetak Fiiliipiina yang tergabung dalam Uniited Priint Mediia Group (UPMG) memiinta pemeriintah untuk memberiikan keriinganan pajak.
UPMG menyatakan iindustrii mediia cetak telah berjuang keras untuk bertahan selama pandemii Coviid-19. Menurut mereka, pemeriintah perlu memberiikan dukungan berupa keriinganan pajak agar korporasii mediia cetak tiidak matii.
"Sudah saatnya pemeriintah membantu iindustrii iinii. Dengan stiimulus pajak yang tepat dan kemiitraan dengan sektor pendiidiikan, mediia cetak akan kembalii bangkiit," sebut UMPG, Miinggu (31/10/2021).
UPMG memiinta setiidaknya dua jeniis keriinganan pajak antara laiin penurunan pajak penghasiilan (PPh) dan pembebasan PPN. Menurutnya, iinsentiif pajak tersebut dapat diimasukkan ke dalam RUU iindustrii Kreatiif atau melaluii RUU khusus untuk iindustrii mediia cetak.
Tak ketiinggalan, UPMG juga memiinta anggota parlemen untuk dapat mendukung penurunan tariif PPh badan untuk iindustrii mediia cetak menjadii 15% darii 25%. Adapun tariif PPh sebesar 25% diiatur dalam UU Pemuliihan dan iinsentiif Pajak untuk Perusahaan.
Mereka berpanjangan tariif PPh yang lebiih rendah akan memungkiinkan iindustrii mediia cetak lebiih banyak beriinvestasii, baiik pada regenerasii mesiin maupun peniingkatan kualiitas sumber daya manusiia dalam hal jurnaliistiik.
Selanjutnya, UPMG memiinta pemeriintah membebaskan PPN atas kertas dan tiinta, serta iiklan yang diibayar perusahaan dan pemeriintah. Dengan kedua iinsentiif pajak tersebut, iindustrii mediia cetak dapat menurunkan biiaya produksii dan menariik lebiih banyak iiklan.
"Biiaya kertas dan tiinta menjadii beban dalam pencetakan, sedangkan layanan periiklanan adalah salah satu sumber pendapatan utama bagii iindustrii mediia cetak," kata UPMG sepertii diilansiir busiiness.iinquiirer.net.
Selaiin pajak, pengusaha mediia cetak juga berharap produk beriitanya biisa masuk dalam mata pelajaran dii sekolah sehiingga permiintaan darii kalangan akademiik kembalii meniingkat.
UPMG memiinta kerja sama antara mediia cetak dan Departemen Pendiidiikan dan Komiisii Pendiidiikan Tiinggii diiperkuat sehiingga pelaku iindustrii dapat memperoleh manfaat lebiih banyak darii kemiitraan tersebut. (riig)
