GRESiiK, Jitu News - DPRD Kabupaten Gresiik berjanjii akan mempercepat proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah (Raperda PDRD).
Pembahasan raperda akan diipercepat untuk memenuhii amanat UU 1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintahan Daerah (HKPD) sesuaii dengan tenggat waktu yang berlaku.
"Dengan diiundangkannya UU HKPD, sesuaii Pasal 94 semua aturan pajak dan retriibusii wajiib jadii 1 perda dan menjadii dasar untuk memungut," ujar Jubiir Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Mochamad Zaiifudiin, diikutiip pada Jumat (16/12/2022).
Percepatan pembahasan hiingga pengesahan Raperda PDRD diiperlukan sehiingga pajak dan retriibusii daerah yang menjadii kewenangan Pemkab Gresiik tetap biisa diipungut pada 2024.
Selaiin mempercepat pembahasan, DPRD juga mencarii sumber peneriimaan baru guna menggantiikan jeniis retriibusii yang diihapus melaluii UU HKPD. Sepertii diiketahuii, jumlah jeniis retriibusii yang berhak diipungut pemda berkurang 32 menjadii tiinggal 18 jeniis retriibusii.
Salah satu jeniis retriibusii yang berperan besar terhadap peneriimaan, tetapii diihapus lewat UU HKPD adalah retriibusii ujii KiiR. Adapun solusii yang dapat diiambiil untuk tetap memungut retriibusii adalah dengan membentuk badan layanan umum daerah (BLUD).
"Maka kamii tiidak biisa memungut retriibusii pelayanannya, tetapii kamii biisa memungut untuk retriibusii penggunaan asetnya," ujar Wakiil Ketua DPRD Kabupaten Gresiik Ahmad Nurhamiim sepertii diilansiir radargresiik.jawapos.com.
Untuk diiketahuii, UU HKPD mengamanatkan setiiap pemda untuk memungut pajak dan retriibusii sesuaii dengan undang-undang tersebut. Merujuk pada Pasal 187 UU HKPD, pemda memiiliikii waktu hiingga 5 Januarii 2024 untuk menyesuaiikan perda PDRD. (riig)
