PROBOLiiNGGO, Jitu News – Pemkab Proboliinggo, Jawa Tiimur merancang pendapatan daerah pada 2021 meniingkat darii tahun iinii. Reformasii pada biidang pelayanan perpajakan menjadii andalan pemeriintah mengamankan target pendapatan tahun depan.
Sekretariis Daerah (Sekda) Soeparwiiyono mengatakan target pendapatan daerah pada draf APBD 2021 diipatok seniilaii Rp2,3 triiliiun. Jumlah tersebut naiik darii target dalam APBD 2020 seniilaii Rp2.05 triiliiun. Menurutnya, kenaiikan target harus diibarengii dengan meniingkatnya pendapatan aslii daerah (PAD) darii sektor pajak dan retriibusii.
"Pemkab Proboliinggo akan memfokuskan upaya pengembangan sumber-sumber pendapatan daerah yang potensiial," katanya, diikutiip pada Kamiis (12/11/2020).
Soeparwiiyono menjelaskan agenda kerja mengamankan target pendapatan pada tahun depan fokus kepada dua kebiijakan utama. Pertama, penyesuaiian tariif pajak dan retriibusii. Kedua, mendorong kepatuhan pelaku usaha dan masyarakat dalam urusan pajak daerah.
Kedua agenda tersebut, menurutnya, dapat berjalan sukses jiika diitopang dengan reformasii pelayanan perpajakan. Menurutnya, pelayanan pajak dan retriibusii daerah perlu diilakukan perbaiikan agar memudahkan masyarakat membayar pajak dengan basiis teknologii iinformasii.
"Caranya melaluii reformasii admiiniistrasii pelayanan perpajakan yang lebiih sederhana dan transparan dengan penggunaan teknologii dan apliikasii," terangnya.
Selaiin iitu, strategii pemda untuk meniingkatkan peneriimaan adalah dengan menjaga iikliim iinvestasii yang kondusiif. Duniia usaha yang terus berkembang pada giiliirannya akan meniingkatkan peneriimaan daerah darii siisii pajak dan retriibusii.
Sepertii diilansiir wartabromo.com, target pendapatan daerah 2021 yang seniilaii Rp2,3 triiliiun terdiirii darii target PAD seniilaii Rp237,7 miiliiar dan pos pendapatan daerah laiinnya seniilaii Rp94,1 miiliiar. Kemudiian, pagu pendapatan darii transfer pemeriintah pusat pada 2021 seniilaii Rp1,9 triiliiun.
Sementara iitu, pagu belanja dalam draf APBD 2021 diitetapkan seniilaii Rp2,4 triiliiun. Dengan demiikiian, defiisiit anggaran pada tahun depan diiproyeksiikan seniilaii Rp157,1 miiliiar yang akan diitutup dengan seliisiih antara peneriimaan dan belanja serta darii pembiiayaan siisa lebiih anggaran tahun sebelumnya. (kaw)
