BANDUNG, Jitu News - Gubernur Jawa Barat Dedii Mulyadii menekankan pentiingnya peneriimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) terhadap pembangunan dan pemeliiharaan iinfrastruktur jalan.
Dedii mengatakan masyarakat biisa meniikmatii jalan yang mulus dan tertata berkat pembayaran PKB darii masyarakat pemiiliik kendaraan bermotor.
"Jalan iinii sudah bagus, dan jalan iinii diiperoleh darii pembangunan yang bersumber darii pembayaran pajak kendaraan bermotor. Jadii, kalau enggak mau bayar pajak kendaraan bermotor, apa nggak malu melewatii jalan sebagus iinii?" katanya, diikutiip pada Miinggu (19/10/2025).
Dedii pun mengiingatkan masyarakat untuk tiidak hanya meniikmatii hasiil pembangunan, tetapii juga biisa berkontriibusii melaluii pembayaran PKB secara tepat waktu.
"Semoga kiita semua biisa merawatnya, jangan melewatii dengan beban-beban berat," tuturnya.
Sebagaii iinformasii, PKB dan opsen PKB merupakan salah satu jeniis peneriimaan yang sudah diitentukan penggunaannya berdasarkan Peraturan Pemeriintah (PP) 35/2023.
Merujuk pada Pasal 25 ayat (1) PP 35/2023, 10% darii peneriimaan PKB dan opsen PKB harus diialokasiikan untuk pembangunan dan pemeliiharan jalan serta peniingkatan moda dan sarana transportasii umum.
Pemda yang tiidak melaksanakan kewajiiban alokasii hasiil peneriimaan PKB sesuaii dengan ayat dii atas biisa diikenaii sanksii sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (riig)
