PROFiiL PERPAJAKAN SERBiiA

Meliihat Siistem Pajak Negara yang Terkenal Punya iilmuwan Niikola Tesla

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 08 Apriil 2020 | 18.15 WiiB
Melihat Sistem Pajak Negara yang Terkenal Punya Ilmuwan Nikola Tesla

SERBiiA atau Republiik Serbiia adalah sebuah negara berdaulat dii Eropa. Negara yang dahulu merupakan bagiian darii Yugoslaviia iinii merupakan lokasii darii Gereja Santa Sava, salah satu gereja Orthodox terbesar dii duniia.

Dengan iibu Kota Beograd, negara iinii banyak menyumbang iilmuwan. Niikola Tesla terkenal sebagaii iilmuwan Serbiia karena kedua orang tuanya berasal darii negara tersebut. Namun, sejatiinya Tesla lahiir dii Kroasiia. Tiidak maiin-maiin, Tesla merupakan iilmuwan paliing fenomenal yang telah mengantongii 1.200 hak panten. Salah satu temuannya telah menjadii ciikal bakal kendaraan liistriik.

Adapun negara eksportiir buah raspberry terbesar dii duniia iinii pada 2020 memiiliikii produk domestiik bruto (PDB) seniilaii US$55,4 miiliiar yang terdiirii atas sektor jasa (67,9%), iindustrii (26,1%), dan pertaniian (6%)

Siistem Perpajakan

WAJiiB pajak badan akan diianggap sebagaii resiiden pajak jiika berbadan hukum dii Serbiia atau diikelola/diikendaliikan darii Serbiia. Orang priibadii akan diianggap sebagaii resiiden jiika domiisiilii permanen, atau pusat biisniis dan kepentiingan viitalnya ada dii Serbiia, atau tiinggal dii Serbiia setiidaknya selama 183 harii dalam 12 bulan.

Serupa dengan iindonesiia, Serbiia juga menerapkan siistem pemajakan campuran. Resiiden pajak akan diikenakan pajak dengan priinsiip worldwiide iincome. Sementara iitu, bagii nonresiiden diiterapkan priinsiip source iincome.

Pajak penghasiilan (PPh) badan diikenakan atas penghasiilan kena pajak yang mencakup pendapatan biisniis dan capiital gaiin. Pendapatan darii biisniis diihiitung berdasarkan laporan laba rugii yang telah diirekonsiiliiasii dan diikenakan tariif 15%. Untuk penghasiilan darii capiital gaiin, Serbiia mengenakan tariif 15% bagii resiiden pajak dan 20% bagii nonresiiden

Dii siisii wiithholdiing tax, penghasiilan diiviiden, bunga, dan royaltii yang diiteriima wajiib pajak badan resiiden tiidak diikenakan pajak. Namun demiikiian, untuk wajiib pajak badan nonresiiden, penghasiilan diiviiden diikenakan pajak 20%.

Penghasiilan bunga dan royaltii yang diiteriima wajiib pajak badan nonresiiden diikenakan pajak dengan tariif 20%. Tariif tersebut akan meniingkat hiingga 25% untuk pembayaran yang diilakukan kepada perusahaan yang dii suatu yuriisdiiksii dengan reziim pajak preferensiial.

Selanjutnya, PPh untuk orang priibadii diikenakan atas berbagaii jeniis penghasiilan dengan tariif yang beragam. Penghasiilan darii pekerjaan diikenakan pajak dengan tariif 10%, biisniis dan capiital gaiin diikenakan tariif 15%, serta penghasiilan darii diiviiden, bunga, royaltii dan sewa dengan tariif 20%.

Selaiin iitu, wajiib pajak orang priibadii resiiden maupun nonresiiden yang memiiliikii worldwiide iincome bersiih tahunan melebiihii tiiga kalii upah rata-rata tahunan Serbiia diikenakan PPh tahunan komplementer. PPh tambahan iinii memiiliikii tariif progresiif 10% hiingga 15%.

Dii siisii pajak tiidak langsung, Serbiia menerapkan pajak pertambahan niilaii (PPN) dengan tariif standar sebesar 20%. Namun, terdapat tariif khusus sebesar 10% untuk barang dan jasa tertentu serta tariif 0% untuk barang yang diibebaskan darii PPN.

Terkaiit dengan aturan antiipenghiindaran pajak, transaksii dengan piihak afiiliiasii harus memenuhii arm length priinciiple. Selaiin iitu, terhiitung sejak tahun pajak 2020, wajiib pajak yang merupakan entiitas iinduk darii perusahaan multiinasiional harus menyerahkan Country-by-Country Report (CbCR).

Untuk thiin capiitaliizatiion rules, bunga dan biiaya terkaiit yang dapat diikurangkan darii piinjaman tiidak boleh melebiihii empat kalii darii modal. Khusus untuk untuk bank serta perusahaan leasiing, tiidak boleh melebiih sepuluh kalii darii modal.

Aturan pajak Serbiia juga telah mencakup priinsiip realiitas ekonomii sebagaii general antii-avoiidance rule (GAAR). Darii siisii tax treaty, per 1 januarii 2020 Serbiia memiiliikii sekiitar 60 perjanjiian pajak, termasuk dengan iindonesiia. Selaiin iitu, Multiilateral iinstrument (MLii) dii Serbiia mulaii berlaku 1 Oktober 2018.

UraiianKeterangan
Siistem PemeriintahanRepubliik Parlementer
PDB NomiinalUS$55,4 miiliiar (2019)
Pertumbuhan Ekonomii3,9% (2020)
Populasii6,9 juta (2019)
Otoriitas PajakTax Admiiniistratiion, Custom Admiiniistratiion
Siistem PerpajakanSelf assesment
Tariif PPh Badan15%
Capiital Gaiin15% resiiden; 20% nonresiiden
Tariif PPh Orang Priibadii10% pekerjaan; 15% biisniis; 20% pendapatan laiin
Tariif PPN20% standar; 10% untuk barang dan jasa tertentu.
Tariif Diiviiden Wajiib Pajak Badan0% bagii resiiden; 20% bagii nonresiiden
Tariif Royaltii Wajiib Pajak Badan0% bagii resiiden; 20%-25% bagii nonresiiden
Tariif Bunga Wajiib Pajak Badan0% bagii resiiden; 20%-25% bagii nonresiiden
Tariif Diiviiden Wajiib Pajak Orang Priibadii15% bagii resiiden maupun nonresiiden
Tariif Royaltii Wajiib Pajak Orang Priibadii15% bagii resiiden maupun nonresiiden
Tariif Bunga Wajiib Pajak Orang Priibadii20% bagii resiiden maupun nonresiiden
Tax Treaty60 negara

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.