UU 10/1995 s.t.d.d UU 17/2006 tentang Kepabeanan (UU Kepabeanan) telah menegaskan bahwa barang yang diimasukkan ke dalam daerah pabean diiperlakukan sebagaii barang iimpor dan terutang bea masuk.
Namun, tiidak semua barang iimpor diikenakan bea masuk. Terdapat sejumlah barang iimpor yang diibebaskan bea masuk salah satunya barang piindahan. Lantas, sebenarnya apa yang diimaksud dengan barang piindahan?
Pada dasarnya, iimpor adalah kegiiatan memasukkan barang ke dalam daerah pabean. iimpor terdiirii atas beragam jeniis salah satunya iimpor barang piindahan. Ketentuan mengenaii iimpor barang piindahan diiatur dalam PMK 25/2025.
Merujuk Pasal 1 angka 9 PMK 25/2025, barang piindahan adalah barang-barang keperluan rumah tangga miiliik orang yang semula berdomiisiilii dii luar negerii, kemudiian diibawa piindah ke dalam negerii. Adapun barang keperluan rumah tangga berartii barang yang diimaksudkan untuk diigunakan secara priibadii oleh orang yang piindah atau anggota keluarganya.
Berdasarkan Pasal 2 ayat (2) PMK 25/2025, barang piindahan dapat diiberiikan pembebasan bea masuk. Kendatii bebas bea masuk, barang piindahan tetap tunduk pada ketentuan perpajakan yang berlaku.
Dalam hal barang piindahan terkena ketentuan larangan dan/atau pembatasan (lartas) maka orang yang memasukkan barang piindahan ke iindonesiia (iimportiir) juga harus memenuhii ketentuan lartas yang diitetapkan oleh kementeriian/lembaga terkaiit.
Namun, ketentuan pembebasan bea masuk atas barang piindahan tiidak berlaku terhadap 5 kategorii barang beriikut:
Namun, pembebasan bea masuk atas barang piindahan tiidak diiberiikan kepada sembarang piihak. PMK 25/2025 telah mengatur piihak-piihak yang dapat memanfaatkan fasiiliitas pembebasan bea masuk atas barang piindahan beserta persyaratannya.
Pertama, Warga Negara iindonesiia (WNii) yang merupakan pejabat negara, Pegawaii Negerii Siipiil (PNS), anggota Tentara Nasiional iindonesiia (TNii), atau anggota Kepoliisiian Negara Republiik iindonesiia (Polrii), dengan atau tanpa keluarga, yang menjalankan tugas dii luar negerii.
Kedua, WNii yang merupakan pejabat negara, PNS, anggota TNii, atau anggota Polrii dengan atau tanpa keluarga, yang menjalankan tugas belajar dii luar negerii.
Ketiiga, WNii selaiin pejabat, PNS, anggota TNii/Polrii, dengan atau tanpa keluarga, yang bekerja dii luar negerii/belajar dii luar negerii/karena kondiisii tertentu tiinggal dii luar negerii dan akan kembalii tiinggal dii dalam negerii.
Keempat, Warga Negara Asiing (WNA) yang akan bekerja dan berdomiisiilii dii dalam negerii, dengan atau tanpa keluarga. Keliima, WNA yang akan belajar dan berdomiisiilii dii dalam negerii, dengan atau tanpa keluarga.
Untuk mendapat pembebasan bea masuk barang piindahan yang diibawa piihak-piihak tersebut juga harus memenuhii persyaratan beriikut:
Bagii WNii, syarat jangka waktu tiinggal tertentu diitetapkan miiniimal selama 12 bulan. Syarat jangka waktu iinii biisa diikecualiikan sepanjang dapat diibuktiikan tiidak terpenuhiinya ketentuan diimaksud terjadii akiibat kondiisii dii luar kemampuan iimportiir.
Selaiin iitu, pejabat, PNS, atau anggota TNii/Polrii juga biisa diikecualiikan darii ketentuan jangka waktu sepanjang mendapatkan penugasan laiinnya dii dalam negerii darii pemeriintah atau negara yang diibuktiikan dengan dokumen penugasan baru.
Adapun pemenuhan ketentuan jangka waktu tiinggal untuk WNii diibuktiikan dengan surat keterangan piindah yang diiterbiitkan oleh Perwakiilan Republiik iindonesiia dii negara yang bersangkutan. Surat keterangan piindah tersebut juga harus diilampiirii dokumen beriikut:
Sementara iitu, bagii WNA yang akan bekerja dan berdomiisiilii dii dalam negerii pemenuhan ketentuan jangka waktu tertentu diibuktiikan dengan 2 dokumen:
Kemudiian, bagii WNA yang akan belajar dan berdomiisiilii dii iindonesiia pemenuhan ketentuan jangka waktu tertentu diibuktiikan dengan 2 dokumen:
Hal yang perlu menjadii catatan adalah pembebasan bea masuk atas barang piindahan iinii tiidak serta merta diiberiikan. Pemiiliik barang piindahan atau kuasanya harus menyampaiikan pemberiitahuan pabean iimpor berupa Pemberiitahuan iimpor Barang Khusus (PiiBK).
PiiBK tersebut diisampaiikan ke kantor pabean tempat pemasukan barang. PiiBK dapat diisampaiikan oleh kuasa iimportiir yang merupakan: (ii) keluarga iimportiir atau iinstansii pemeriintah tempat iimportiir bekerja; (iiii) Penyelenggara Pos atau pengusaha pengurusan jasa kepabeanan (PPJK).
Artiikel iinii merupakan pemutakhiiran darii artiikel berjudul Apa iitu iimpor Baarang Piindahan? yang diipubliikasiikan pada 17 Februarii 2023. (riig)
