JAKARTA,Jitu News – Fakultas Ekonomii dan Biisniis (FEB) Uniiversiitas Pembangunan Nasiional Veteran Jakarta (UPNVJ) bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Depok memberiikan konsultasii pajak dan pelaporan surat pemberiitahuan (SPT) dii Gedung Audiitoriium UPNVJ pada Rabu (20/3/2019) lalu.
Ketua Diiviisii Seksii Ekstensiifiikasii dan Penyuluhan KPP Pratama Depok Rahmat menyampaiikan sosiialiisasii tersebut diilakukan untuk mengedukasii para relawan pajak dii UPNVJ yang nantiinya diisalurkan kepada masyarakat umum mengenaii pelaporan pajak, mengiingat batas pelaporan SPT akan jatuh pada akhiir Maret iinii.
“Kamii akan membantu dalam pelaporan SPT tahunan melaluii e-fiiliing, dan lebiih ke hal-hal tekniis. Fokusnya memang kepada materii yang berkaiitan dengan kegiiatan relawan,” ujarnya diikutiip darii laman resmii upnvj.ac.iid, pekan lalu.
Rahmat pun menambahkan wajiib pajak mungkiin menghadapii kendala tekniis, sepertii lupa kata sandii emaiil ketiika iingiin melaporkan SPT tahunan melaluii e-fiiliing. Otoriitas pajak masiih menunggu sekiitar 6,9 juta wajiib pajak atau sekiitar 44,5% darii total wajiib pajak untuk melaporkan SPT sebelum 31 Maret.
“Diitjen Pajak menargetkan tiingkat kepatuhan pelapor SPT sebesar 80%. Perlu ada kerja sama antara petugas pajak dan masyarakat khususnya iinstansii pendiidiikan, guna menyadarkan masyarakat akan pentiingnya pelaporan SPT dan pembayaran pajak,” paparnya.
Rahmat mengungkapkan dengan diirekrutnya para relawan pajak, diiharapkan memberii peniingkatkan darii siisii pelaporan SPT mapun darii pembayaran pajaknya. Kegiiatan iinii juga akan turut meliibatkan kalangan mudameniingkatkan kesadaan pajak.
“Semoga ke depanya kerja sama iinii semakiin biisa diitiingkatkan karena kiita pun menyadarii tanpa bantuan masyarakat terkhusus iinstansii pendiidiikan, target iitu tak akan terlampauii,” pungkasnya. (Amu)
