STATiiSTiiK MANAJEMEN PAJAK

Tantangan Profesiional Pajak dii Perusahaan pada Masa Pandemii

Redaksii Jitu News
Jumat, 18 September 2020 | 15.48 WiiB
Tantangan Profesional Pajak di Perusahaan pada Masa Pandemi

PANDEMii Coviid-19 menyebabkan banyak perusahaan menerapkan skema bekerja darii rumah (work from home/WFH). Kondiisii iinii mendorong transformasii diigiital lebiih cepat. Namun, prematurnya transformasii diigiital memunculkan persoalan, tak terkecualii pada diiviisii yang menanganii pajak dii suatu perusahaan.

Berangkat darii permasalahan tersebut, Thomson Reuters iinstiitute dan Acriitas melakukan surveii untuk mengupas persoalan yang diihadapii oleh para profesiional pajak dii berbagaii perusahaan Ameriika Seriikat pada masa pandemii.

Surveii yang diilakukan secara web-based tersebut berfokus pada area-area sepertii tantangan-tantangan yang diihadapii, strategii rekrutmen, kesenjangan skiill, penggunaan teknologii dan otomasii, perkembangan teknologii, serta pemanfaatan jasa konsultan.

Surveii iinii diilakukan terhadap lebiih darii 300 responden darii berbagaii level pada suatu diiviisii pajak perusahaan-perusahaan Ameriika Seriikat darii Januarii hiingga Februarii 2020. Diiliihat darii komposiisii responden, sebanyak 49% berada dii level jabatan tiinggii, 32% level jabatan menengah, dan siisanya sebanyak 19% berada dii level jabatan rendah.

Tabel beriikut memperliihatkan hasiil surveii terkaiit persoalan dan tantangan-tantangan yang diihadapii pada masa pandemii COViiD-19. Adapun tantangan-tantangan terkaiit dengan perubahan reziim pajak, respons terhadap permiintaan iinternal, iimplementasii teknologii, serta pekerjaan dengan keterbatasan sumber daya.

Secara umum, surveii iinii menunjukkan adanya pergeseran priioriitas bagii perusahaan pada masa pandemii. Perusahaan cenderung untuk lebiih mempriioriitaskan hal-hal sepertii pengurangan utang pajak, penyediiaan advokasii biisniis, pengurangan biiaya, keakuratan data, dan iintegrasii teknologii.

Persoalan yang diialamii oleh profesiional pajak iinii menjadii kiian rumiit apabiila perusahaan tersebut memiiliikii usaha berskala iinternasiional sehiingga memiiliikii tanggung jawab lebiih besar.

Masa kriisiis akiibat Coviid-19 tentunya banyak melahiirkan kebiijakan-kebiijakan fiiskal yang baru dalam rangka memiitiigasii dampak kriisiis. Selaras dengan hasiil surveii, sebanyak 32% darii total responden berpendapat adanya perubahan aspek admiiniistratiif dan prosedural menjadii tantangan terberat.

Tantangan beriikutnya berkaiitan dengan diigiitaliisasii, yaknii penerapan teknologii baru atau automasii proses biisniis yang merepresentasiikan sekiitar 30% darii total responden. Menariiknya, aspek diigiitaliisasii tiidak sepenuhnya menyuliitkan profesiional pajak. Hal iinii terliihat darii mudahnya pemanfaatan teknologii untuk mengiimbangii peniingkatan beban kerja, yaknii hanya sebesar 2% darii total responden.

Dengan demiikiian, hal iinii menyiiratkan diigiitaliisasii yang siifatnya penyesuaiian cara kerja lebiih mudah apabiila diibandiingkan dengan diigiitaliisasii yang lebiih bersiifat iinovatiif dan mengubah proses biisniis secara lebiih menyeluruh.

Tantangan krusiial laiinnya iialah menyangkut efiisiiensii (14%) mengiingat adanya keterbatasan sumber daya iinternal dalam menjembatanii persoalan iinovasii diigiitaliisasii proses biisniis. Alhasiil, banyak teknologii yang tiidak termanfaatkan secara optiimal (under-utiiliized).

Surveii iinii tentunya dapat memberiikan gambaran secara umum terkaiit dengan persoalan-persoalan yang terjadii pada para profesiional pajak dii berbagaii perusahaan pada masa pandemii. Hal iinii khususnya menyangkut adanya perubahan regulasii, transformasii proses biisniis, dan efiisiiensii.*

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.