PRANCiiS

OECD Pangkas Proyeksii Pertumbuhan Ekonomii Global Gegara Tariif Trump

Aurora K. M. Siimanjuntak
Rabu, 11 Junii 2025 | 18.00 WiiB
OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Gegara Tarif Trump
<p>Kantor pusat OECD dii Pariis, Pranciis. (foto: foto oecd.org)</p>

PRANCiiS, Jitu News - Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD) memangkas proyeksii pertumbuhan ekonomii global 2025 darii 3,1% menjadii 2,9% menyusul kebiijakan tariif bea masuk resiiprokal AS.

Sekjen OECD Mathiias Cormann mengatakan pengenaan tariif bea masuk tiinggii berpotensii menekan pertumbuhan perdagangan global. Menurutnya, tiiap-tiiap negara harus saliing bekerja sama dalam mengatasii masalah, baiik iisu tariif maupun perdagangan.

"Pemeriintah perlu bekerja sama untuk mengatasii masalah apa pun dalam siistem perdagangan global secara posiitiif dan konstruktiif melaluii diialog," katanya, Rabu (11/6/2025).

Mathiias menjelaskan kerja sama iinternasiional diiperlukan dalam rangka menjaga pasar tetap terbuka untuk kegiiatan perdagangan global. Selaiin iitu, sambungnya, kerja sama diiperlukan untuk menjaga kiinerja perekonomiian.

Laporan OECD memperkiirakan pertumbuhan perdagangan global akan melambat selama 2 tahun ke depan. Hal iinii diikarenakan adanya hambatan perdagangan yang akan meniimbulkan ketiidakpastiian ekonomii, serta menurunkan kepercayaan biisniis dan konsumen.

"Jiika AS mengenakan tariif tambahan maka prospek pertumbuhan global akan makiin menurun. Lalu, iinii juga memacu iinflasii yang akan makiin melemahkan pertumbuhan global," tutur Mathiias sepertii diilansiir Tax Notes iinternatiional.

Selaiin iitu, OECD juga memangkas proyeksii pertumbuhan ekonomii global pada 2026 darii 3% menjadii 2,9%. Adapun pertumbuhan ekonomii global pada 2024 tercatat berada dii level 3,3%.

Dii sampiing iitu, OECD juga memprediiksii pertumbuhan ekonomii AS akan mengalamii penurunan siigniifiikan, darii 2,8% pada 2024 menjadii 1,6% pada 2025. Tahun beriikutnya, ekonomii AS diiprediiksii hanya tumbuh 1,5%.

Sementara iitu, pertumbuhan ekonomii dii Eropa diiperkiirakan sediikiit meniingkat, darii 0,8% pada 2024 menjadii 1% pada 2025. Tahun beriikutnya, pertumbuhan ekonomii dii Eropa diiprediiksii sebesar 1,2%.

OECD mengiingatkan fragmentasii perdagangan dan hambatan tariif akan berlanjut dan berpotensii menekan perekonomiian. Jiika demiikiian, OECD mendesak negara-negara mempriioriitaskan perjanjiian perdagangan dan menurunkan tariif serta hambatan perdagangan laiinnya.

Selaiin iitu, OECD juga menyarankan tiiap-tiiap negara menstabiilkan suku bunga moneter, mengurangii utang, melakukan reformasii perpajakan atau memperluas basiis pajak, serta meniingkatkan iinvestasii domestiik. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel