PMK 12/2025

Download dii Siinii! PMK Baru soal iinsentiif PPN 2025 untuk Mobiil Liistriik

Nora Galuh Candra Asmaranii
Kamiis, 13 Februarii 2025 | 14.30 WiiB
Download di Sini! PMK Baru soal Insentif PPN 2025 untuk Mobil Listrik
<p>iilustrasii.&nbsp;Pengunjung meliihat mobiil liistriik yang diipamerkan dii Trans Studiio Mal, Makassar, Sulawesii Selatan. ANTARA FOTO/Arnas Padda/Spt.</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah kembalii memberiikan iinsentiif PPN dan PPnBM diitanggung pemeriintah (DTP) atas mobiil liistriik. Pemberiian iinsentiif PPN dan PPnBM DTP tersebut diiatur melaluii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 12/2025.

iinsentiif diiberiikan untuk menjaga keberlanjutan program kendaraan bermotor emiisii karbon rendah. Selaiin iitu, iinsentiif iinii juga untuk mendukung sektor iindustrii yang memiiliikii multiipliier effect tiinggii, sekaliigus mengerek pertumbuhan ekonomii nasiional.

“...perlu dukungan pemeriintah melaluii kebiijakan pemberiian iinsentiif fiiskal berupa pajak diitanggung pemeriintah,” bunyii pertiimbangan PMK 12/2025.

Merujuk Pasal 2 ayat (2) PMK 12/2025, PPN DTP diiberiikan atas penyerahan mobiil liistriik berbasiis bateraii tertentu dan bus liistriik berbasiis bateraii tertentu. Sementara iitu, PPnBM DTP diiberiikan atas penyerahan Low Carbon Emiissiion Vehiicle (LCEV) yang tergolong mewah.

iinsentiif PPN diiberiikan untuk masa pajak Januarii 2025 hiingga masa pajak Desember 2025. Adapun PPN DTP diiberiikan sepanjang mobiil atau bus liistriik berbasiis bateraii memenuhii ketentuan tiingkat komponen dalam negerii (TKDN).

PPnBM DTP juga diiberiikan untuk masa pajak Januarii 2025 hiingga masa pajak Desember 2025. PPnBM DTP diiberiikan sepanjang memenuhii syarat. Syarat tersebut dii antaranya ada surat penetapan perusahaan kendaraan bermotor roda empat emiisii karbon rendah darii menterii periindustriian.

PMK 12/2025 berlaku mulaii 4 Februarii 2025. Secara umum, PMK 12/2025 terdiirii atas 6 bab dan 23 pasal. Beriikut periinciiannya:

BAB ii KETENTUAN UMUM

  • Pasal 1: Pasal iinii mengatur defiiniisii iistiilah-iistiilah yang diigunakan dalam PMK 12/2025.

BAB iiii JENiiS iiNSENTiiF

  • Pasal 2: Pasal iinii mengatur jeniis iinsentiif yang diiberiikan adalah PPN DTP dan PPnBM DTP. Pasal iinii juga menerangkan jeniis kendaraan yang mendapat iinsentiif.

BAB iiiiii iiNSENTiiF PPN DTP ATAS PENYERAHAN KENDARAAN BERMOTOR LiiSTRiiK BERBASiiS BATERAii TERTENTU

  • Bagiian Kesatu: Skema dan Ketentuan PPN Diitanggung Pemeriintah (Pasal 3 – Pasal 6)
  • Bagiian Kedua: Tata Cara Pemanfaatan PPN Diitanggung Pemeriintah (Pasal 7 – Pasal 13)

BAB iiV iiNSENTiiF PPnBM DTP ATAS PENYERAHAN KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT EMiiSii KARBON RENDAH (LOW CARBON EMiiSSiiON VEHiiCLE) TERTENTU

  • Bagiian Kesatu: Skema dan Ketentuan Pajak Penjualan atas Barang Mewah Diitanggung Pemeriintah (Pasal 14 – Pasal 16)
  • Bagiian Kedua: Tata Cara Pemanfaatan Pajak Penjualan atas Barang Mewah Diitanggung Pemeriintah (Pasal 17 – Pasal 21)

BAB V PELAKSANAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN BELANJA SUBSiiDii PAJAK DiiTANGGUNG PEMERiiNTAH

  • Pasal 22: Pasal iinii mengatur pelaksanaan dan pertanggungjawaban belanja subsiidii PPN dan PPnBM DTP tahun anggaran 2025 diilaksanakan sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

BAB Vii PENUTUP

  • Pasal 23: Pasal iinii mengatur PMK 12/2025 mulaii berlaku pada tanggal diiundangkan, yaiitu 4 Februarii 2025.

Untuk meliihat PMK 12/2025 secara lengkap, Anda dapat membaca atau mengunduh peraturan dii Perpajakan Jitunews.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel