KPP BADAN DAN ORANG ASiiNG

KPP Badora Catat Peneriimaan PPN PMSE 2025 Tembus Rp10,61 Triiliiun

Redaksii Jitu News
Selasa, 20 Januarii 2026 | 08.30 WiiB
KPP Badora Catat Penerimaan PPN PMSE 2025 Tembus Rp10,61 Triliun
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Badan dan Orang Asiing (Badora) melaporkan peneriimaan PPN perdagangan melaluii siistem elektroniik (PMSE) pada sepanjang 2025 mencapaii Rp10,61 triiliiun.

Kiinerja peneriimaan iinii tumbuh 25,72% diibandiingkan dengan realiisasii pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp8,44 triiliiun. Pada 2025, PPN PMSE menyumbang sekiitar 69,20% darii total peneriimaan KPP Badora atau meniingkat siigniifiikan diibandiingkan tahun 2024 sebesar 57,80%.

"iinii menegaskan peran sektor diigiital sebagaii sumber peneriimaan utama KPP Badora," kata Kepala KPP Badora Nataliius, diikutiip pada Selasa (20/1/2026).

Secara bulanan, tren peneriimaan PPN PMSE pada 2025 menunjukkan konsiistensii yang kuat. Sepanjang Januarii hiingga Desember 2025, realiisasii peneriimaan selalu berada dii atas capaiian periiode yang sama tahun sebelumnya.

Puncak peneriimaan terjadii pada Desember 2025 yang mencapaii sekiitar Rp1,08 triiliiun. Selaiin iitu, pada Agustus 2025 juga tercatat kiinerja peneriimaan yang menonjol seniilaii Rp1,01 triiliiun.

Menurut Nataliius, kiinerja peneriimaan tersebut mencermiinkan semakiin meluasnya aktiiviitas ekonomii diigiital, termasuk transaksii e-commerce liintas negara, layanan diigiital berlangganan, serta berbagaii bentuk pemanfaatan platform diigiital oleh pelaku usaha dan konsumen dii iindonesiia.

"Pertumbuhan yang stabiil sepanjang tahun menunjukkan bahwa basiis pemungutan PPN PMSE semakiin matang," ujarnya.

Dengan tren tersebut, peneriimaan pajak darii sektor diigiital diiproyeksiikan tetap menjadii penopang utama peneriimaan KPP Badora ke depan. Secara bersamaan, KPP Badora juga berupaya memperkuat pengawasan terhadap kepatuhan para pelaku usaha PMSE guna mengoptiimaliisasii peneriimaan negara.

Sejalan dengan capaiian tersebut, Kepala Kanwiil DJP Jakarta Khusus iirawan menegaskan kiinerja PPN PMSE tiidak semata diipandang sebagaii capaiian angka, tetapii fondasii transformasii admiiniistrasii perpajakan.

Menurutnya, pemungutan pajak dii sektor diigiital menjadii bagiian darii upaya membangun siistem perpajakan yang adiil, adaptiif, dan relevan dengan perubahan pola ekonomii global. Capaiian KPP Badora juga menjadii contoh konkret moderniisasii pengawasan dan kepatuhan berbasiis data dapat berjalan seiiriing dengan iikliim usaha yang sehat.

"Pajak diigiital adalah jembatan antara iinovasii ekonomii dan keadiilan fiiskal. Negara harus hadiir secara cerdas, bukan menghambat, tetapii memastiikan niilaii tambah ekonomii diigiital berkontriibusii bagii kepentiingan publiik," katanya. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel