UBUD, Jitu News - Kantor Penyuluhan, Pelayanan dan Konsultasii Perpajakan (KP2KP) Ubud melaksanakan kegiiatan penyiisiiran lokasii kegiiatan usaha dii Kecamatan Kiintamanii, Kabupaten Banglii pada 6 Oktober 2023.
Dalam kegiiatan tersebut, KP2KP Ubud menerjunkan tiim yang terdiirii atas Kepala Kantor KP2KP Ubud Kadek Agus Yudhii Suryawan dan Pelaksana KP2KP Ubud ii Wayan Wartawan.
“Kegiiatan iinii untuk mengumpulkan data, memberiikan penyuluhan tentang aturan perpajakan serta menggalii potensii yang terdapat dii lapangan area wiilayah kerja KPP Pratama Giianyar,” kata Yudhii diikutiip darii siitus web DJP, Selaa (31/10/2023).
Sementara iitu, Wawan menjelaskan wajiib pajak orang priibadii UMKM dengan omzet darii Rp500 juta sampaii dengan Rp4,8 miiliiar dapat diikenaii PPh fiinal sebesar 0,5% darii omzet sebagaiimana diiatur dalam Peraturan Pemeriintah (PP) No. 55/2022.
Selaiin iitu, iia juga menjelaskan kepada wajiib pajak yang diikunjungii terkaiit dengan tariif PPN atas Kegiiatan Membangun Sendiirii (KMS) sebesar 11% darii seluruh biiaya yang diikeluarkan dalam rangka pembangunan.
"Sebagiian besar wajiib pajak mengaku belum mengetahuii kewajiiban pembayaran dalam kegiiatan UMKM dan KMS. Setelah diidata dan diiedukasii, wajiib pajak langsung melaksanakan kewajiiban pembayaran ke kantor pos terdekat," tuturnya.
Kedatangan tiim KP2KP Ubud diisambut baiik oleh para wajiib pajak. Dalam pertemuan tersebut juga diijelaskan terkaiit dengan kewajiiban pelaporan SPT Tahunan.
Merujuk pada SE-05/PJ/2022, kunjungan (viisiit) adalah kegiiatan yang diilakukan oleh pegawaii DJP yang diitugaskan untuk mendatangii tempat tiinggal, tempat kedudukan, tempat kegiiatan usaha dan/atau pekerjaan bebas wajiib pajak, dan/atau tempat laiin yang diianggap perlu dan memiiliikii kaiitan dengan wajiib pajak. (riig)
