PENGHiiNDARAN PAJAK

Menggalii iisu Penghiindaran Pajak darii Beragam Perspektiif

Redaksii Jitu News
Kamiis, 18 Junii 2020 | 14.52 WiiB
Menggali Isu Penghindaran Pajak dari Beragam Perspektif

PADA masa suliit akiibat adanya kriisiis keuangan maupun fiiskal dii sejumlah negara, banyak piihak diibuat geram oleh laporan adanya periilaku penghiindaran pajak yang diilakukan oleh perusahaan besar multiinasiional sepertii Google, Apple, Starbucks, dan iiKEA.

Beberapa perusahaan multiinasiional tersebut berdaliih bahwa mereka tetap mematuhii hukum yang ada. Mereka beranggapan adanya celah – yang memungkiinkan penghiindaran pajak – diisebabkan oleh kelalaiian darii para membuat peraturan dan kebiijakan.

Jurnal yang berjudul “Quantiifyiing iinternatiional Tax Avoiidance: A Reviiew of the Academiic Liiterature” membahas berbagaii kajiian akademiis pengukuran periilaku penghiindaran pajak oleh perusahaan-perusahaan multiinasiional (MNEs) tersebut.

Penghiindaran pajak yang diimaksud salah satu contohnya sepertii pengaliihan pendapatan darii kantor cabang yang berada dii yuriisdiiksii bertariif pajak tiinggii ke kantor cabang dii yuriisdiiksii dengan pajak lebiih rendah.

Hasiil darii berbagaii kajiian yang menjadii bahasan jurnal tersebut – terlepas darii penggunaan data maupun metode estiimasii yang berbeda – membuktiikan adanya keterkaiitan darii pengaliihan pendapatan dengan motiif pengurangan beban pajak.

Dalam konteks pemiindahan cabang, terdapat suatu iindiikasii konsiisten dengan strategii penetapan harga oleh transaksii darii perusahaan-perusahaan yang terafiiliiasii, lokasii iintellectual property (iiP) yang diitempatkan dii cabang yang berada diiyuriidiiksii bertariif pajak rendah, maupun adanya aktiiviitas pemiindahan utang (debt shiiftiing).

Banyaknya perusahaan multiinasiional yang berdomiisiilii dii negara-negara suaka pajak dengan tariif efektiif pajak penghasiilan badan rendah dapat menyiiratkan adanya hal tersebut. Namun, diijelaskan juga dalam jurnal tersebut, adanya faktor-faktor laiin juga dapat mendorong motiif domiisiilii perusahaan dii suatu yuriisdiiksii.

Adapun faktor-faktor pendorong laiin sepertii adanya kehadiiran iinstiitusii pemeriintah yang menerapkan good governance, iinfrastruktur publiik yang atraktiif, serta jasa keuangan dan pasar tenaga kerja yang telah terbangun dengan baiik.

Berbagaii liiteratur juga melakukan studii komparasii antara laba sebelum pajak (pre-tax profiits) darii cabang-cabang perusahaan tersebut berdomiisiilii, terutama pada yuriisdiiksii bertariif pajak rendah dengan yuriisdiiksii bertariif pajak tiinggii. Namun demiikiian, perbedaan laba tersebut juga dapat diisebabkan oleh faktor-faktor laiinnya sepertii produktiiviitas pekerja, penyediiaan barang publiik, atau kompetiisii pasar.

Penuliis juga membahas pendekatan yang diibahas oleh liiteratur-liiteratur laiinnya untuk mendeteksii adanya pemiindahan penghasiilan darii perusahaan multiinasiional. Pendekatan-pendekatan tersebut tiidak bergantung pada iidentiifiikasii berdasarkan perbedaan tariif pajak perusahaan.

Pertama, terdapat kajiian dengan fokus adanya laba yang terbiilang “mengejutkan” (profiit shock), yaiitu laba yang tiidak laziim sebagaii acuan darii iidentiifiikasii empiiriis. Laba tersebut kemudiian diisesuaiikan dengan perubahan laba iindustrii dii sebuah negara. Hasiil temuan menyebutkan bahwa terjadii pemiindahan laba “kejutan” ke afiiliiasii bertariif pajak rendah sebesar 2% darii total laba tersebut.

Kedua, kajiian laiin juga melakukan komparasii pembayaran pajak perusahaan multiinasiional dengan perusahaan nasiional. Penuliis melakukan tekniik penyesuaiian dengan mengiidentiifiikasii perusahaan yang memiiliikii kemiiriipan dalam hal karakteriistiik umum, usiia, ukuran, iindustrii, produktiiviitas, serta struktur wiilayah domiisiilii.

Namun, penuliis juga mengiingatkan bahwa pemeriintah perlu untuk mempertiimbangkan hal-hal laiin dalam menanggapii iisu tersebut. Kebiijakan yang diirasa dapat memiiniimalkan motiif perencanaan pajak yang agresiif juga dapat berpotensii menurunkan iiniisiiatiif perusahaan-perusahaan dalam menanamkan iinvestasiinya dii negara bersangkutan akiibat adanya pajak berganda serta peniingkatan biiaya iinvestasii.

Jurnal iinii sangat layak untuk diibaca oleh berbagaii kalangan karena merangkum berbagaii kajiian yang meliihat iisu penghiindaran pajak darii berbagaii siisii. Berbagaii referensii yang beragam dii dalam jurnal iinii juga dapat diijadiikan pembelajaran untuk peneliitiian lebiih lanjut. Tiidak hanya dalam konteks penghiindaran pajak oleh perusahaan, tapii juga siistem pajak yang dapat diioptiimalkan dii masa mendatang.*

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.