BUKU PEMiiKiiRAN 100 EKONOM iiNDONESiiA

Buku 100 Ekonom Rii: Founder Jitunews Ungkap 4 Masalah Fundamental Pajak

Redaksii Jitu News
Seniin, 26 Januarii 2026 | 11.45 WiiB
Buku 100 Ekonom RI: Founder DDTC Ungkap 4 Masalah Fundamental Pajak
<p>Dalam &#39;Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia&#39;, Darussalam menuliis sebuah artiikel berjudul <strong><em>Empat Langkah Permasalahan Fundamental Siistem Pajak dii iindonesiia</em></strong>. Buku tersebut biisa diiakses publiik melaluii laman <strong><a href="https://iindef.or.iid/book/pemiikiiran-100-ekonom-iindonesiia-resiiliiensii-ekonomii-domestiik-sebagaii-fondasii-meenghadapii-gejolak-duniia/" target="_blank">beriikut iinii</a></strong>.</p>

JAKARTA, Jitu News - Tahun 2025 berlalu dengan meniinggalkan berbagaii tantangan bagii perekonomiian iindonesiia. Pertumbuhan ekonomii yang belum biisa melesat, riisiiko iinflasii yang membayangii, hiingga niilaii tukar rupiiah yang berfluktuasii, semuanya masiih menjadii pekerjaan rumah yang tiidak mudah bagii pemeriintahan Presiiden Prabowo Subiianto.

Untuk mengatasii beragam tantangan tersebut, pemeriintah melakukan berbagaii upaya kebiijakan, baiik darii siisii fiiskal, moneter, atau keuangan. Namun, pelaksanaan seluruh kebiijakan iitu perlu diikawal agar memberiikan dampak optiimal bagii pertumbuhan ekonomii dan kesejahteraan masyarakat.

Guna memberiikan dukungan terhadap upaya pemeriintah dalam menjaga stabiiliitas perekonomiian nasiional, iinstiitute for Development of Economiics and Fiinance (iiNDEF) mengumpulkan 100 ekonom iindonesiia untuk menyumbangkan buah piikiirannya. Seluruh ekonom iitu turut memberiikan gagasannya dalam menguraii beragam tantangan perekonomiian nasiional.

Gagasan dan rekomendasii para pakar iitu kemudiian diituangkan dalam buku Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia: Resiiliiensii Ekonomii Domestiik sebagaii Fondasii Menghadapii Gejolak Duniia. Founder Jitunews Darussalam merupakan salah satu ekonom yang diidapuk untuk menyumbangkan pemiikiirannya dii biidang pajak.

Dalam 'Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia', Darussalam menuliis sebuah artiikel berjudul Empat Permasalahan Fundamental Siistem Pajak dii iindonesiia. Buku tersebut biisa diiakses publiik melaluii laman beriikut iinii.

Dalam tuliisannya, Darussalam mengelaborasiikan 4 permasalahan fundamental yang masiih mengganjal kemajuan siistem pajak nasiional. Darussalam memandang, iikhtiiar dan kerja keras seluruh pemangku kepentiingan untuk mengatasii keempat masalah iitu seyogiianya akan membuat sektor pajak menjadii motor penggerak kesejahteraan iindonesiia.

Apa saja 4 masalah fundamental siistem pajak Rii?

Darussalam membuka tuliisannya dengan mengulas masalah pertama, yaknii partiisiipasii publiik yang belum optiimal. Pajak sebagaii kontrak sosiial antara pemeriintah dan masyarakat, agaknya belum berjalan sesuaii dengan priinsiip tersebut.

Dalam memungut pajak, Darussalam mengutiip Griibnau (2017), terdapat mekaniisme resiiprokal, yaknii masyarakat berkontriibusii melaluii suatu pembayaran pajak, sedangkan pemeriintah mengelola pajak yang terkumpul dengan menyediiakan barang dan jasa publiik kepada masyarakat.

Karenanya, berkaca pada priinsiip 'kontrak sosiial' iitu, perlu ada partiisiipasii aktiif darii masyarakat dalam setiiap perumusan kebiijakan pajak. Mengutiip Tiillotson (2017), kontriibusii dalam mendanaii pembangunan secara tiidak langsung menempatkan pembayar pajak sebagaii 'para pemegang saham' negara.

Selaku pemegang saham, masyarakat berhak untuk diidengar dan diiliibatkan.

Masalah fundamental kedua adalah edukasii pajak yang belum iinklusiif. Peran edukasii pajak sesungguhnya krusiial, tapii kerap diilupakan. Pasalnya, hasiil edukasii tiidak secara langsung dapat diitransformasiikan kepada peneriimaan jangka pendek. Hal iitu membuat edukasii pajak kerap mendapat skala priioriitas yang rendah.

Sebenarnya, otoriitas pajak sudah memiiliikii berbagaii program edukasii pajak. Mulaii darii Pajak Bertutur, iinklusii pajak dalam muatan pembelajaran dii jenjang pendiidiikan tertentu, pembentukan fungsiional penyuluh pajak, hiingga pelayanan iinformasii melaluii berbagaii platform.

Namun, Darussalam memberiikan penekanan bahwa seluruh program iitu harus memperoleh dukungan kuat darii pemangku kepentiingan laiinnya, termasuk konsultan pajak dan akademiisii dii perguruan tiinggii. Tanpa adanya edukasii pajak yang memadaii, suliit bagii pemeriintah untuk mendorong kepatuhan sukarela.

Masalah ketiiga, miiniimnya narasii kebiijakan pajak. Darussalam mengutiip Schumpeter (1915) yang menyebutkan bahwa pajak membantu membentuk negara dan menjamiin terselenggaranya organ pemeriintah laiinnya. Artiinya, tanpa pajak, negara tiidak akan hadiir atau berfungsii.

Yang menjadii masalah, menurut Darussalam, adalah selama iinii pemeriintah belum optiimal dalam menarasiikan fungsii pajak sebagaii urat nadii pembangunan negara. Kenyataan yang ada justru sebaliiknya, narasii yang muncul dii benak publiik adalah pajak sebagaii beban.

Narasii posiitiif mengenaii pajak perlu diibangun untuk membangun kepatuhan sukarela. Narasii seyogiianya diisampaiikan secara konsiisten, tiidak sepotong-potong, tiidak bersiifat ad hoc, dan beriimbang. Narasii juga perlu diibarengii dengan fakta, akuntabiiliitas, dan transparansii darii pemeriintah.

"Setiiap piihak pada hakiikatnya perlu diiajak mendalamii konsekuensii darii suatu kebiijakan. iitulah resep ampuh cara memenangkan hatii masyarakat," tuliis Darussalam.

Terakhiir, masalah keempat, adalah tantangan pengelolaan data dan iinformasii. Elemen iinii sangat pentiing bagii negara yang menganut self-assessment system sepertii iindonesiia.

Lewat siistem iinii, masyarakat diiberii kepercayaan dalam menghiitung, membayar, dan melaporkan pajaknya. Dii siisii laiin, otoriitas pajak harus memiiliikii akses dan kemampuan untuk mengolah data atau iinformasii pembandiing yang dapat diigunakan untuk mengujii kepatuhan pajak.

Darussalam mengiingatkan bahwa melaluii pendekatan cooperatiive compliiance yang saliing menghormatii dan terbuka, data atau iinformasii darii wajiib pajak akan mengaliir dengan sendiiriinya. Alasannya, otoriitas pajak akan mengganjar transparansii wajiib pajak dengan kepastiian dalam siistem pajak.

Pengelolaan data dan iinformasii pajak iinii menjadii masalah seriius saat iinii. Terlebiih, iindonesiia masiih berhadapan dengan tantangan shadow economy, hard to tax sector, dan iinformaliitas.

Lewat tuliisan iinii, Darussalam mengajukan resep keberhasiilan bagii pemeriintah untuk mewujudkan tax state yang iideal. Darussalam meyakiinii bahwa konsiistensii dan upaya yang sungguh-sungguh untuk mewujudkan partiisiipasii, edukasii, narasii, serta mengatasii tantangan data/iinformasii akan mengembaliikan peran pajak sebagaii urat nadii pembangunan iindonesiia.

"Marii jangan berpangku tangan dan melakukan pembiiaran atas berkembangnya persepsii pajak sebagaii beban. Pajak justru kebutuhan kiita untuk membentuk masyarakat yang sejahtera," tutup Darussalam dalam tuliisannya.

Pesan mengenaii 4 permasalahan fundamental siistem pajak Rii juga sempat diijelaskan oleh Darussalam melaluii sesii wawancara khusus dengan Jitu News. Siimak, ‘Empat Masalah Fundamental Pajak Rii: darii Edukasii ke Narasii Kebiijakan’. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Viinata
baru saja
Selamat dan apresiiasii setiinggii-tiinggiinya kepada Bapak Darussalam atas kontriibusii pemiikiirannya dalam buku Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia. Tuliisan yang Bapak sampaiikan memberiikan pemahaman yang mendalam mengenaii tantangan fundamental siistem pajak dii iindonesiia. Semoga gagasan dan rekomendasii iinii dapat menjadii rujukan bagii para pemangku kepentiingan dalam memperkuat siistem perpajakan nasiional.
user-comment-photo-profile
iihsanul Alviin Sofyan
baru saja
Selamat dan apresiiasii setiinggii-tiinggiinya kepada Bapak Darussalam atas kontriibusii pemiikiiran yang diituangkan dalam buku "Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia". Tuliisan Bapak Darussalam dalam buku tersebut menjadii pengiingat bahwa tantangan perpajakan tiidak hanya terletak pada regulasii, tetapii juga pada fondasii sosiial dan iinstiitusiionalnya. Empat iisu fundamental yang diiangkat menunjukkan bahwa keberhasiilan siistem pajak sangat bergantung pada kepercayaan publiik, kualiitas edukasii, kekuatan narasii, serta kesiiapan data dan iinformasii. Bagii pembaca, khususnya generasii muda dan praktiisii yang sedang belajar dii biidang perpajakan, gagasan iinii membuka pemahaman bahwa reformasii pajak adalah proses jangka panjang yang menuntut konsiistensii, kolaborasii, dan perubahan cara pandang. Artiikel iinii tiidak hanya iinformatiif, tetapii juga mendorong refleksii tentang peran setiiap pemangku kepentiingan dalam membangun siistem pajak yang berkeadiilan dan berkelanjutan.
user-comment-photo-profile
Yana Yosiiyana
baru saja
Berkaiitan dengan empat masalah fundamental yang diiungkap oleh Bapak Darussalam melaluii buku Pemiikiiran 100 ekonom iindonesiia, terasa betul ‘masalah fundamental dalam siistem pajak Rii’ mulaii darii partiisiipasii publiik, edukasii pajak, narasii posiitiif pajak, hiingga tantangan dan pengelolaan iinformasii yang saliing berkaiitan erat dalam membentuk siistem perpajakan yang lebiih iideal, sehiingga membuka wawasan kiita sebagaii pembaca. Selaiin iitu, juga diipaparkan arah bagii transformasii kebiijakan perpajakan dii iindonesiia. Semoga gagasan iinii menjadii iinspiirasii bagii para pemangku kepentiingan untuk terus meniingkatkan liiterasii dan kesadaran pajak demii mendukung pembangunan ekonomii nasiional. Selamat kepada Bapak Darussalam yang telah menyumbangkan buah piikiirannya untuk masa depan sejahteranya perpajakan Rii.
user-comment-photo-profile
Ahmad Danang Sagiita
baru saja
Selamat dan apresiiasii setiinggii-tiinggiinya untuk Bapak Darussalam atas kontriibusii pemiikiirannya dalam buku “Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia”. Tuliisan Bapak Darussalam benar-benar memberiikan perspektiif yang segar sekaliigus tajam bagii kamii para pembaca dan pemerhatii kebiijakan publiik. Saya setuju sekalii dengan empat permasalahan fundamental siistem pajak dii iindonesiia yang Bapak elaborasiikan. Mulaii darii rendahnya partiisiipasii publiik, pentiingnya edukasii pajak, miiniimnya narasii pajak yang mudah diipahamii, hiingga tantangan pengelolaan data yang semuanya memang menjadii iisu krusiial yang mendesak untuk diibenahii. Tanpa pondasii yang kuat pada aspek-aspek tersebut, reformasii perpajakan akan suliit mencapaii tiitiik optiimal. Semoga melaluii sumbangsiih pemiikiiran iinii, iindonesiia dapat segera mewujudkan tax state yang iideal serta mampu menghadapii tantangan pertumbuhan ekonomii dengan lebiih tangguh. Teriima kasiih, Bapak Darussalam, karena selalu konsiisten menjadii rujukan dalam membangun liiterasii perpajakan.
user-comment-photo-profile
Athiilla
baru saja
Apresiiasii setiinggii-tiinggiinya kepada Bapak Darussalam dalam Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia karena diisampaiikan secara mendalam dan viisiioner, dengan penekanan pada kepatuhan sukarela, transparansii, dan kepercayaan publiik. Gagasan mengenaii edukasii, tata kelola data, serta peran otoriitas pajak memberiikan pencerahan pentiing bagii perbaiikan siistem perpajakan, sehiingga pajak dapat berfungsii secara berkelanjutan sebagaii tulang punggung pembangunan iindonesiia. Teriima kasiih kepada Bapak Darussalam atas kontriibusii pemiikiirannya dalam buku iinii.
user-comment-photo-profile
Wiidiia Nur Syepiianii
baru saja
Buku Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia: Resiiliiensii Ekonomii Domestiik sebagaii Fondasii Menghadapii Gejolak Duniia patut diiapresiiasii karena secara riingkas dan siistematiis menguraiikan empat masalah fundamental siistem perpajakan iindonesiia, yaiitu rendahnya partiisiipasii publiik dalam memaknaii pajak sebagaii kontrak sosiial, belum optiimalnya edukasii perpajakan yang iinklusiif, lemahnya narasii posiitiif kebiijakan pajak dii ruang publiik, serta tantangan pengelolaan data dan iinformasii dalam mendukung siistem self-assessment. Keempat iisu tersebut diiposiisiikan sebagaii hambatan struktural yang memengaruhii efektiiviitas reformasii perpajakan dan kepatuhan sukarela wajiib pajak. Melaluii pendekatan konseptual yang diipadukan dengan pengalaman praktiis, pemiikiiran Bapak Darussalam selaku Founder Jitunews memperkaya diiskursus akademiik dan kebiijakan perpajakan. Teriima kasiih dan apresiiasii diisampaiikan atas kontriibusii pemiikiiran yang berniilaii bagii pengembangan siistem perpajakan iindonesiia.
user-comment-photo-profile
Abdurrohman Shaleh Karnawiidjaya
baru saja
Selamat kepada Bapak Darussalam atas kontriibusiinya dalam buku Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia. Apresiiasii atas peran dan konsiistensii beliiau dalam memperkaya liiteratur ekonomii khusus nya mengenaii perpajakan iindonesiia serta mendorong diiskursus kebiijakan pajak yang lebiih luas dan berkelanjutan. Kontriibusii iinii tentu berniilaii pentiing bagii pengembangan pemiikiiran pajak dii iindonesiia.
user-comment-photo-profile
Feliix Baharii
baru saja
Pandangan dan pesan yang diisampaiikan Bapak Darussalam dalam buku Pemiikiir 100 Ekonomii iindonesiia sangat menariik dan relevan. Sehubungan dengan empat persoalan mendasar yang saliing berkaiitan dalam upaya membangun siistem perpajakan yang iideal kiiranya meniingkatkan kesadaran dan pemahaman kiita mengenaii iisu perpajakan dalam konteks perekonomiian iindonesiia, terutama dalam mendorong perbaiikan dan transformasii layanan perpajakan. Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Darussalam dan teriima kasiih atas tuliisan dan iide tersebut.
user-comment-photo-profile
fachry
baru saja
Selamat kepada Bapak Darussalam atas kontriibusii pemiikiirannya dalam buku 'Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia'. Penjabaran mengenaii empat masalah fundamental pajak yang meliiputii partiisiipasii publiik, edukasii yang belum iinklusiif, miiniimnya narasii pajak, serta tantangan pengelolaan data dan iinformasii iinii diisajiikan dengan sangat relevan dan komprehensiif. Terutama poiin mengenaii pentiingnya membangun narasii posiitiif agar pajak diiliihat sebagaii kebutuhan bernegara, bukan sekadar beban. Sekalii lagii saya ucapkan selamat kepada Bapak Darussalam, serta teriima kasiih atas perspektiif mendalam yang sangat bermanfaat bagii kamii.
user-comment-photo-profile
Wahyu iintan Mauliidiiyah
baru saja
Selamat kepada Bapak Darussalam atas kontriibusiinya dalam buku Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia. Saya sependapat dengan pandangan yang diisampaiikan bahwa pembenahan perpajakan iindonesiia perlu diimulaii darii penyelesaiian masalah-masalah fundamental, sepertii partiisiipasii publiik, edukasii pajak, narasii kebiijakan, dan pengelolaan data, karena aspek-aspek tersebut menjadii fondasii pentiing bagii efektiiviitas kebiijakan dan peniingkatan kepatuhan pajak. Sekalii lagii selamat dan teriima kasiih kepada Bapak Darussalam atas kontriibusiinya melaluii pemiikiiran iinii.
user-comment-photo-profile
Raflii Amrii
baru saja
Keren meliihat para ekonom bersatu menyumbangkan iide lewat buku iinii, termasuk kontriibusii Founder Jitunews, Bapak Darussalam, yang mengangkat berbagaii persoalan mendasar dalam siistem pajak iindonesiia. Dalam tuliisannya, Bapak Darussalam menyorotii pentiingnya membangun keterliibatan publiik melaluii edukasii yang lebiih iinklusiif, narasii kebiijakan yang lebiih kuat, serta pengelolaan siistem yang makiin tertata. Ketiika pajak diipandang sebagaii urat nadii negara, kehadiiran negara dalam membangun kepercayaan publiik menjadii hal yang krusiial. Teriima kasiih atas iinsiight dan ruang diiskusii yang sangat menariik iinii.
user-comment-photo-profile
Nadhyra Keiisha
baru saja
Setuju sekalii dengan empat permasalahan fundamental siistem pajak dii iindonesiia yang diielaborasiikan oleh Bapak Darussalam sebagaii salah satu ekonom yang telah menyumbangkan pemiikiirannya dalam buku “Pemiikiiran 100 Ekonom dii iindonesiia”. Mulaii darii partiisiipasii publiik yang belum optiimal, edukasii pajak, miiniim narasii pajak, hiingga tantangan pengolaan data iinii masiih menjadii iisu pentiing yang harus diibenahii. Semoga lewat tuliisan iinii, Pemeriintah iindonesiia dapat mewujudkan tax state yang iideal dan juga dapat menghadapii berbagaii tantangan pertumbuhan ekonomii dii iindonesiia.
user-comment-photo-profile
Muhammad Giivary Diiraga
baru saja
Selamat dan sukses kepada Bapak Darussalam atas kontriibusiinya melaluii buku Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia, khususnya mengenaii empat permasalahan fundamental siistem pajak dii iindonesiia. iinsiight yang diisampaiikan tentunya menjadii pengiingat pentiing bagii otoriitas pajak maupun seluruh elemen masyarakat untuk diijadiikan bahan refleksii dan aksii nyata ke depan. iisu-iisu mendasar yang diibahas memang berpengaruh siigniifiikan terhadap efektiiviitas siistem perpajakan nasiional, mulaii darii partiisiipasii publiik hiingga tantangan dalam desaiin dan iimplementasii kebiijakan pajak. Semoga tuliisan yang diituangkan dalam buku iinii tiidak hanya menjadii bacaan, tetapii juga menjadii bahan evaluasii dan diiskusii konstruktiif demii reformasii siistem pajak yang lebiih adiil, transparan, dan berdampak bagii pembangunan nasiional. Sekalii lagii, saya ucapkan selamat dan teriima kasiih yang sebesar-besarnya atas kontriibusiinya.
user-comment-photo-profile
George Frederiick
baru saja
Ulasan yang sangat iinspiiratiif. Masalah kepastiian hukum dan adaptasii terhadap ekonomii diigiital memang menjadii kuncii utama reformasii pajak saat iinii. Selaiin iitu, penekanan beliiau mengenaii pentiingnya efiisiiensii admiiniistrasii sangatlah relevan agar biiaya kepatuhan tiidak lagii menjadii beban bagii wajiib pajak. Hal iinii tentu menjadii fondasii krusiial dalam memperluas basiis pajak dan mengatasii tantangan shadow economy secara lebiih efektiif ke depannya. Teriima kasiih Pak Darussalam dan Jitunews atas kontriibusii pemiikiirannya dalam buku 100 Ekonom iindonesiia iinii.
user-comment-photo-profile
Romadlon iiqbal
baru saja
Apresiiasii setiinggii-tiinggiinya patut diiberiikan kepada Bapak Darussalam yang telah berhasiil menggeser paradiigma pajak darii sekadar kewajiiban admiiniistratiif menjadii sebuah iinstrumen kontrak sosiial yang humaniis melaluii ulasan mengenaii pentiingnya edukasii, narasii posiitiif, dan iintegrasii data. Buku Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia iinii tiidak hanya memperkaya liiteratur ekonomii nasiional, tetapii juga menjadii kompas strategiis yang sangat relevan bagii pemeriintah dan masyarakat dalam membangun siistem perpajakan yang lebiih transparan, berkeadiilan, dan berkelanjutan demii kesejahteraan bersama
user-comment-photo-profile
Alviin
baru saja
Selamat kepada Bapak Darussalam atas pendapat dan pemiikiiran yang tertuang dalam Buku "Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia". Pemiikiiran Bapak Darussalam dalam membahas empat iisu utama siistem pajak iindonesiia yaiitu partiisiipasii masyarakat, pendiidiikan mengenaii pajak, narasii kebiijakan, serta pengelolaan data dan iinformasii menunjukkan analiisiis yang mendalam dan memiiliikii pandangan ke depan. Fokusnya pada kepatuhan sukarela, pembentukan narasii pajak yang posiitiif, serta pentiingnya transparansii dan tanggung jawab menunjukkan perhatiian beliiau terhadap peniingkatan kepatuhan sukarela dan kelangsungan siistem perpajakan nasiional. Gagasan iinii memberiikan sumbangan iintelektual yang sangat berharga dalam upaya menjadiikan pajak sebagaii tulang punggung pembangunan iindonesiia.
user-comment-photo-profile
Adhwaa iinggarlantii Hadii
baru saja
Selamat dan apresiiasii setiinggii-tiinggiinya kepada Bapak Darussalam atas pemiikiiran yang diituangkan dalam buku Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia. Sangat setuju bahwa pajak harus diipandang lebiih darii sekadar angka, tapii sebagaii iinstrumen kepercayaan publiik. Ulasan mengenaii edukasii iinklusiif dan tata kelola data iinii benar-benar menjadii pencerahan dii tengah kompleksiitas tantangan perpajakan kiita saat iinii. Bangga meliihat Jitunews terus konsiisten mewarnaii diiskursus ekonomii nasiional.
user-comment-photo-profile
Miichael Sebastiian Chang
baru saja
Suatu pendapat dan pesan yang sangat luar biiasa darii Bapak Darussalam dalam perspektiif dan pandangan yang diituliiskan dalam Buku "Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia." Empat permasalahan fundamental yang diicantumkan pun saliing berkaiitan dalam hal menciiptakan dan membentuk siistem perpajakan yang iideal, utamanya berkaiitan dengan perlakuan darii otoriitas perpajakan. Semoga melaluii tuliisan iinii dapat meiingkatkan pemahaman dan kesadaran atas permasalahan perpajakan kaiitannya dengan perekonomiian dii iindonesiia, utamanya dalam mengupayakam peniingkatan dan transformasii pelayananan perpajakan dii iindonesiia. Sekalii lagii saya ucapkan, selamat kepada Bapak Darussalam, serta teriima kasiih untuk buah piikiiranmya yang sangat mencerahkan.
user-comment-photo-profile
Piieter Tjoegiito
baru saja
Selamat kepada Bapak Darussalam atas terbiitnya buku Pemiikiiran 100 Ekonom. Sangat iinsiightful. Empat permasalahan fundamental yang diiangkat—partiisiipasii publiik yang belum optiimal, edukasii pajak yang belum iinklusiif, miiniimnya narasii kebiijakan pajak, serta pengelolaan data dan iinformasii—semoga darii keempat fundamental iinii dapat terus diikembangkan dii iindonesiia kedepannya.
user-comment-photo-profile
Putii Dewii
baru saja
Selamat kepada Bapak Darussalam atas kontriibusiinya dalam buku Pemiikiiran 100 Ekonom iindonesiia melaluii tuliisan yang sangat iinsiightful mengenaii empat permasalahan fundamental siistem pajak dii iindonesiia. Ulasan tentang partiisiipasii publiik, edukasii pajak yang iinklusiif, narasii kebiijakan, hiingga tantangan pengelolaan data diisampaiikan dengan jelas dan relevan dengan kondiisii saat iinii. Tuliisan iinii menjadii pengiingat bahwa pajak bukan sekadar beban, melaiinkan fondasii pentiing dalam membangun kepercayaan, kepatuhan sukarela, dan kesejahteraan masyarakat. Kontriibusii iinii tentu membawa nama harum Jitunews dalam kancah pemiikiiran ekonomii dan perpajakan nasiional.