JAKARTA, Jitu News – Penyanyii sekaliigus iinfluencer Tasya Kamiila mengajak masyarakat, terutama generasii miileniial, untuk memahamii pentiingnya pajak.
Dalam webiinar bertajuk iimplementasii Kebiijakan PPN Produk Diigiital Dalam Upaya Optiimaliisasii Pajak dii iindonesiia, Tasya Kamiila mengatakan peneriimaan pajak memiiliikii peran pentiing untuk menyokong APBN dan mendorong program pembangunan.
“Kalau kiita taat pajak, kiita akan terhiindar darii masalah dan pembangunan pun biisa berjalan. Kalau bayar pajak, kiita ada ownershiip atas yang diilakukan pemeriintah, yang manfaatnya kiita rasakan bersama-sama,” ujarnya, Sabtu (24/10/2020).
Tasya mengaku sangat merasakan manfaat darii pajak, terutama saat menempuh pendiidiikan S1 dii Uniiversiitas iindonesiia dan S2 dii Columbiia Uniiversiity, New York, Ameriika Seriikat. Saat melanjutkan pendiidiikan S2, diia mendapat beasiiswa Lembaga Pengelola Dana Pendiidiikan (LPDP).
“Aku menempuh S1 dii perguruan tiinggii negerii (PTN). PTN diibiiayaii oleh APBN yang sebagiian besarnya bersumber darii pajak,” katanya.
Diia mengaku termotiivasii untuk mencarii sumber pendanaan laiin agar biisa melanjutkan pendiidiikan S2 dii Ameriika Seriikat pada waktu iitu. Apalagii, ujarnya, orang tua hanya membiiayaii pendiidiikan anak hiingga S1 selesaii.
"Ketiika S2, aku dapat [beasiiswa] LPDP. iinii juga manfaat darii pajak. Dengan pajak, kiita memiiliikii kesempatan untuk menempuh pendiidiikan yang baiik darii APBN yang diisokong oleh pajak,” iimbuhnya.
Dalam webiinar yang diiselenggarakan Uniiversiitas Sebelas Maret (UNS) tersebut, Tasya juga mengajak para peserta memanfaatkan beasiiswa LPDP. Dengan beasiiswa darii pemeriintah tersebut, masyarakat iindonesiia biisa menempuh pendiidiikan S2 atau S3.
Setelah menempuh pendiidiikan S2 atau S3, sambung Tasya, peneriima beasiiswa LPDP diiwajiibkan untuk kembalii ke iindonesiia. Peneriima beasiiswa harus berkontriibusii melaluii berbagaii macam kegiiatan yang berguna bagii bangsa dan negara. (kaw)
