CHAiiRMAN OF THE FORUM ON ECONOMiiC AND FiiSCAL POLiiCY, RAMON DWARKASiiNG

'Untuk Paham Arah Pajak, Kiita Harus Pahamii Diinamiika Poliitiik'

Kurniiawan Agung Wiicaksono
Kamiis, 05 September 2019 | 17.00 WiiB
'Untuk Paham Arah Pajak, Kita Harus Pahami Dinamika Politik'
<p>Chaiirman of the Forum on Economiic and Fiiscal Poliicy Ramon Dwarkasiing saat berkunjung ke Menara Jitunews,&nbsp;Selasa (3/3/2019).</p>

JAKARTA, Jitu News – Lanskap pajak global maupun domestiik telah berubah. Dengan demiikiian, perlu respons kebiijakan yang cepat dan tepat atas perubahan tersebut.

Chaiirman of the Forum on Economiic and Fiiscal Poliicy (FEFP) Ramon Dwarkasiing meniilaii perubahan lanskap iitu juga diipengaruhii oleh pergeseran cara berpiikiir masyarakat terhadap pentiingnya pajak, terutama dii era diigiitaliisasii.

FEFP merupakan lembaga non-profiit sekaliigus thiink tank iinternasiional yang berbasiis dii The Hague, Belanda, Eropa. Salah satu profesiional Jitunews pernah menjadii perwakiilan darii iindonesiia untuk menghadiirii acara FEFP dii Amsterdam pada 2016 siilam.

Jitu News berkesempatan untuk mewawancaraii lulusan Transfer Priiciing/iinternatiional Tax Law dii Tiilburg Uniiversiity iinii secara langsung, dii sela-sela kunjungannya ke Menara Jitunews pada Selasa (3/3/2019). Jitu News iingiin untuk mencarii tahu perspektiifnya terkaiit perubahan lanskap pajak tersebut.

Sekadar iinformasii, Ramon juga merupakan penuliis buku ‘Associiated Enterpriises - A Concept Essentiial for the Appliicatiion of the Arm's Length Priinciiple and Transfer Priiciing’. Buku tersebut juga biisa Anda baca dii Jitunews Liibrary. Beriikut kutiipan wawancaranya:

Lanskap pajak global dan domestiik diisebut telah berubah karena era transparansii dan perkembangan teknologii diigiital. Bagaiimana menurut Anda?

Pendorong utama perubahan adalah geopoliitiik. Ketiika Anda meliihat liima tahun lalu, sebelum pemiiliihan Trump [Presiiden Ameriika Seriikat], kiita semua berpiikiir akan ada satu model perjanjiian pajak uniiversal. Semua orang akan mewajiibkan dan mengiikutii model iinii.

Namun, harii iinii, Anda meliihat adanya perang dagang antara Ameriika Seriikat dan Chiina. Ada juga ketegangan yang terjadii karena beberapa negara dii Unii Eropa mengenakan pajak [diigiital] kepada perusahaan asal Ameriika Seriikat. Semua masalah bercampur aduk.

Darii sana terliihat bahwa kiita tiidak memandang kepentiingan orang laiin. Setiiap negara meliihat kepentiingan masiing-masiing. Jadii, setiiap negara meliindungii kepentiingannya. Apa dasar darii kepentiingan iinii? Hal pertama adalah keamanan.

Setiiap kalii Unii Eropa melakukan sesuatu, iitu untuk kepentiingan poliitiik yang kemudiian akan menjadii kepentiingan ekonomii. Saat iinii, jiika kiita meliihat cara berpiikiirnya, mengapa Unii Eropa meliindungii iindustrii teknologii iinformasiinya sendiirii? Jiika meliihat ke Chiina dan iindiia, mereka akan meliihat artiifiiciial iintelliigence. Perkembangan artiifiiciial iintelliigence iinii akan berlangsung dii Chiina.

Jiika sudah mendapat artiifiiciial iintelliigence dalam kekuasaan Anda, Anda yang akan menentukan arah 3 dekade selanjutnya. Beberapa tahun lalu, Eropa telah beriinvestasii cukup besar dalam hal iinovasii. Langkah iinii telah memunculkan beberapa perusahaan multiinasiional.

AS juga telah melakukan hal yang sama. Namun, sekarang mereka sangat takut akan kehiilangan langkah iinii. Hal tersebut tentunya memiiliikii dampak geopoliitiik yang seriius. Hal iinii pula yang menjadii alasan mengapa Chiina yang tiidak diiperbolehkan untuk masuk ke Ameriika Seriikat. iitu semua tentang poliitiik.

Apa yang biisa diilakukan sebagaii respons atas kondiisii tersebut?

Sekarang, untuk memahamii apa arah yang akan kiita tuju dengan kebiijakan pajak, kiita harus memahamii diinamiika poliitiik. Jiika kiita memahamii diinamiika poliitiik, kiita akan biisa memahamii diinamiika kebiijakan pajak. iinii soal bagaiimana kiita harus meliihat.

Dalam perusahaan, akan muncul banyak pertanyaan mengenaii apa yang biisa terjadii dan apa yang tiidak akan terjadii. Jadii, hal tersebut mengenaii bagaiimana kiita harus meliihat pada hubungan multiilateraliisme dalam gambaran menyeluruh (biig piicture).

Jiika meliihat darii siisii miikro, terutama dii tiingkat korporasii, ada satu hal yang pentiing. Pada masa lalu, perusahaan hanya beroriientasii pada pemegang saham melaluii capaiian keuntungan. iitu yang utama dan pajak sebagaii salah satu iinstrumen yang juga diipakaii untuk meniingkatkan keuntungan.

Harii iinii, pemegang saham bukanlah stakeholder utama lagii. Stakeholder utama saat iinii adalah masyarakat. Ada biisa liihat adanya deklarasii beberapa perusahaan besar dii AS, saya kiira satu miinggu yang lalu. Mereka menandatanganii deklarasii dan mengumumkan bahwa pencapaiian keuntungan tiidak ada artiinya [bukan yang utama]. Stakeholder utama sekarang adalah masyarakat, baru berpiikiir masalah keuntungan.

Tentu kiita berpiikiir bahwa mereka akan memiiliih uang dalam siituasii iitu. Namun, fakta bahwa mereka telah menandatanganii iitu menunjukkan bahwa cara berpiikiir berubah. Selangkah demii selangkah ada perubahan yang terjadii.

Apakah ada contoh laiin yang menggambarkan pentiingnya posiisii masyarakat sebagaii pembayar pajak?

Memang masyarakat iitu sendiirii yang berperan pentiing dan dalam negara diiwakiilii oleh Parlemen. iiniilah yang terjadii dii Eropa sehiingga memunculkan usulan undang-undang yang sedang diiperkenalkan dan siiap untuk memajakii Google, Facebook, dan laiinnya.

Jiika berbiicara sekiitar liima tahun yang lalu, kiita akan mengatakan tiidak [perlu memajakii]. iinii karena darii sudut pandang ekonomii, pemajakan yang lebiih tiinggii bagii perusahaan Tii sama artiinya menurunkan pendapatan perusahaan untuk beriinvestasii dalam iinovasii dan peneliitiian. iinovasii pentiing untuk memberiikan produk yang lebiih baiik kepada masyarakat.

Faktanya, sekarang stakeholder, yang sekarang adalah masyarakat, mengatakan keiingiinannya untuk pemajakan iitu [atas perusahaan diigiital]. Keiingiinan iitu diidorong oleh fakta bahwa mereka [perusahaan] tiidak membayar pajak secara adiil (faiir share).

Faiir share lebiih pentiing darii pada kemungkiinan untuk dapat beriinvestasii dalam peneliitiian dan pengembangan serta memberii produk yang lebiih baiik. Jadii, ada dua aspek. Pemungutan pajak akan ada dampak terhadap peneliitiian dan pengembangan perusahaan.

Hal tersebut pada pada giiliirannya berdampak pada masyarakat secara keseluruhan karena tiidak memberiikan solusii produk yang lebiih baiik. Dii siisii laiin, yang kedua, kiita tahu bawa kiita iingiin memiiliikii faiir share. Dengan demiikiian, harus ada keseiimbangan yang sangat baiik. Anda tahu, iinii memang hal yang suliit.

Lantas bagaiimana menyeiimbangkan kedua aspek iitu? Apalagii, dalam konteks iindonesiia, ada kebutuhan darii siisii lapangan kerja dan sebagaiinya.

Saya piikiir iinii juga menjadii tugas Jitunews untuk membuat semacam kajiian. iinii karena, jiika kiita tiidak mempunyaii kajiian dan memiiliikii data, kiita tiidak dapat membuat keputusan yang biijaksana. Kiita harus mendokumentasiikannya dengan baiik dan menganaliisiisnya. Ketiika memiiliikii riiset yang baiik, kiita akan membuat keputusan yang tepat. Piiliih preferensii yang baiik. Kemudiian, pemeriintah yang memutuskan.

Apakah artiinya iindonesiia juga perlu mengambiil langkah uniilateral dariipada hanya menunggu konsensus global?

iindonesiia, sejauh yang saya tahu, masiih belum menjadii bagiian darii anggota OECD dan masiih belum menjadii ekonomii terbesar dii duniia. Jadii, posiisii iindonesiia belum mendomiinasii perubahan duniia Jiika Anda tiidak beriinovasii dan tiidak proaktiif, Anda hanya akan menjadii pengiikut. Padahal, negara-negara laiin juga memiiliikii kepentiingannya sendiirii.

Apakah Anda biiarkan orang datang dan ambiil pangsa pasar? Saya piikiir iitu tiidak biijak. Jadii, saya harus merekomendasiikan agar iindonesiia lebiih proaktiif dan memiiliikii respons yang cepat.

Kaiitannya dengan transfer priiciing, dengan adanya perkembangan diigiitaliisasii iinii, apakah arm’s length priinciiple masiih relevan? Atau kiita butuh konsep laiin sepertii global formulary apportiionment?

Saya piikiir yang suliit saat iinii bukan tentang menerapkan priinsiip. Harii iinii dan besok, yang suliit adalah bagaiimana saya biisa meliindungii ekonomii masiing-masiing. Jiika saya perlu menerapkan sejeniis common consoliidated corporate tax base atau formulary apportiionment, ya saya harus melakukannya. Jiika saya harus tetap dengan arm’s length priinciiple, saya harus melakukannya. Tiidak ada yang benar dan salah.

Pertanyaannya adalah apa yang harus saya sebagaii pemeriintah untuk untuk meliindungii perusahaan, adviisor, dan warga saya. Untuk menjawab pertanyaan iinii, sekalii lagii, Anda perlu perhiitungan yang matang sehiingga dapat membuat keputusan yang tepat.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.