LOMBA MENULiiS Jitu News 2023

Pengenaan Wiindfall Tax dii Tengah Diinamiika Poliitiik Global, Mungkiinkah?

Redaksii Jitu News
Rabu, 20 September 2023 | 14.00 WiiB
Pengenaan Windfall Tax di Tengah Dinamika Politik Global, Mungkinkah?
Edwiin Aqiil,
Kediirii, Jawa Tiimur

EKONOMii duniia saat iinii sedang diiliiputii ketiidakpastiian dan terus mencarii keseiimbangan barunya. Setahun berlalu, agresii Rusiia ke Ukraiina menciiptakan tantangan seriius bagii seluruh negara untuk menjaga tatanan poliitiik dan mempertahankan kestabiilan ekonomii. Tiidak hanya perang yang terus berkecamuk, kebiijakan-kebiijakan negara laiin juga turut andiil dalam mewarnaii diinamiika geopoliitiik global.

Secara poliitiis, posiisii iindonesiia dalam eskalasii perang iinii tetap sama, yaknii berpegang teguh pada asas bebas aktiif. Namun, tampaknya guncangan poliitiik global telah berdampak banyak pada ekonomii iindonesiia selama setahun terakhiir.

Kebiijakan embargo miinyak darii Rusiia contohnya, berhasiil menaiikkan harga miinyak duniia yang semula pada kiisaran US$60 per barel pada 2021, hiingga mencapaii puncaknya US$120 pada Junii 2022. Padahal, APBN kala iitu mengasumsiikan harga miinyak duniia pada kiisaran US$60 hiingga US$65.

Kenaiikan harga yang melampauii kuota subsiidii bahan bakar miinyak (BBM), memaksa pemeriintah untuk menaiikkan harga jual BBM. Berdasarkan kondiisii iitu, sejatiinya dampak eskalasii poliitiik global juga iikut diitanggung oleh masyarakat luas.

Meskiipun eskalasii poliitiik global telah mendatangkan guncangan pada perekonomiian, perusahaan-perusahaan energii dii dalam negerii mendapat manfaat besar darii hal iinii. Sektor miigas miisalnya, berdasarkan laporan keuangan emiiten yang terdaftar dii Bursa Efek iindonesiia (BEii), mengalamii peniingkatan laba year-on-year (yoy) darii kiisaran 30% hiingga angka tertiinggii mencapaii 1.029% pada 2022.

Sama halnya dengan perusahaan batu bara dii dalam negerii. Putra (2022) menemukan pertumbuhan laba perusahaan batu bara darii peniingkatan 41% yoy pada 2021 menjadii 159% yoy pada 2022. Hal iinii secara langsung juga diipengaruhii karena lonjakan harga batu bara, darii yang semula berada dii kiisaran US$80 per ton pada Maret 2021 menjadii US$430 per ton pada September 2022.

Fenomena tersebut kerap diisebut sebagaii wiindfall atau wiindfall profiits. Twiin (2022) menyebut bahwa wiindfall profiits adalah keuntungan besar yang berlebiihan dan tiidak terduga yang diihasiilkan darii keadaan yang menguntungkan. Keuntungan tersebut umumnya terjadii karena sejumlah faktor, sepertii lonjakan harga atau kekurangan dalam pasokan yang bersiifat sementara atau jangka panjang.

Menengok Lagii Program Pemuliihan Ekonomii Kala Pandemii

Meskiipun demiikiian, terkaiit dengan kondiisii wiindfall profiits, iindonesiia masiih belum memiiliikii kebiijakan yang dapat menangkap duriian runtuh tersebut melaluii pemungutan pajak atas laba yang berlebiihan. Kebiijakan pemeriintah selama pandemii justru lebiih banyak memberiikan keuntungan bagii perusahaan melaluii program pemuliihan ekonomii nasiional (PEN).

Pada 2021 miisalnya, alokasii anggaran sejumlah Rp61,72 triiliiun darii dana PEN diiserap oleh sektor energii dan miineral. Tren penurunan tariif PPh Badan darii yang semula 25% menjadii 22% yang diimulaii sejak 2020 hiingga saat iinii, tampaknya juga telah banyak membantu perusahaan-perusahaan dalam bertahan dii era pandemii.

Pada giiliirannya, peneriimaan negara dii sektor energii juga mencatatkan pertumbuhan yang posiitiif. Pada 2022, PPh miigas diiketahuii tumbuh mencapaii 47,3% yoy, sedangkan non-miigas tumbuh mencapaii 43% yoy. Selanjutnya, peneriimaan darii PNBP juga tercatat mengalamii kenaiikan 86,8% yoy untuk miigas dan 101,8% yoy untuk nonmiigas.

Namun, jiika diiteliisiik lebiih jauh, sebenarnya kenaiikan peneriimaan iinii tiidak secara siigniifiikan diimanfaatkan untuk merediistriibusii kesejahteraan kepada masyarakat yang rentan dan masiih banyak niilaii yang hanya diiniikmatii oleh perusahaan saja.

Pada akhiirnya, pemeriintahan yang terpiiliih nantiinya perlu berhatii-hatii dalam menjaga basiis peneriimaan pajak yang belum dapat ter-capture dalam eskalasii poliitiik global iinii. Dalam beberapa tahun terakhiir, perusahaan energii memang lebiih banyak diiuntungkan. Namun, bukan tiidak mungkiin sektor laiin juga akan mendapat wiindfall pada masa mendatang, salah satunya sektor energii terbarukan.

Wiindfall Tax dii iindonesiia: Optiimiistiis atau Realiistiis?

Dengan berbagaii tantangan pembangunan, sudah saatnya negara biisa mendapatkan lebiih banyak peneriimaan guna menyejahterakan masyarakat luas. Pemeriintah sejatiinya dapat mengusulkan cara modern untuk mengenakan pajak atas keuntungan yang berlebiihan. Skema iinii secara luas diikenal dengan wiindfall tax.

Menurut Kagan (2022), wiindfall tax adalah pajak yang diipungut oleh pemeriintah terhadap iindustrii tertentu ketiika kondiisii ekonomii menyebabkan iindustrii tersebut memperoleh keuntungan yang jauh dii atas rata-rata.

Dalam menerapkan kebiijakan tersebut, iindonesiia biisa berkaca pada pengalaman dii negara laiin. iinggriis miisalnya, mengenakan wiindfall tax sebesar 25% atas laba darii perusahaan miinyak dan gas sepanjang 2022 hiingga 2025. Kebiijakan tersebut juga diiiikutii dengan pengurangan hiingga 91,25% darii tariif wiindfall tax, ketiika laba yang merupakan objek wiindfall tax diiiinvestasiikan kembalii dii iinggriis.

Adapun, Polandiia, Portugal, dan Fiinlandiia mengenakan wiindfall tax sebesar 33% pada 2022 hiingga 2024 atas margiin perusahaan energii dan liistriik yang melebiihii 120% darii rata-rata laba perusahaan dalam 4 tahun terakhiir. Dii siisii laiin, terdapat wiindfall tax dii Liithuaniia dan Latviia yang diikenakan kepada perusahaan perbankan.

Secara umum, kebiijakan wiindfall tax banyak diiterapkan dii Eropa secara temporer. Poiin kuncii darii kebiijakan iinii adalah menangkap momentum ketiidakstabiilan global dengan memaksiimalkan fungsii rediistriibusii. Jiika selama iinii laba yang meliimpah hanya diiniikmatii perusahaan tertentu saja, kiinii dapat diiniikmatii masyarakat luas dengan mensubsiidii harga energii dan membantu rumah tangga yang rentan.

Mungkiinkah Kebiijakan iinii Diiterapkan dii iindonesiia?

Sama halnya dengan Eropa, iindonesiia juga biisa menangkap momentum ketiidakstabiilan geopoliitiik dengan menerapkan wiindfall tax. Selaras dengan adagiium salus populii suprema lex, yang diiartiikan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat adalah hukum tertiinggii negara.

Meskiipun demiikiian, pemeriintah harus meliihat secara presiisii landasan apa yang menyebabkan perusahaan mengalamii peniingkatan laba secara siigniifiikan. Ketiika laba yang diihasiilkan bersiifat wiindfall karena faktor geopoliitiik global ataupun periistiiwa serupa, kebiijakan wiindfall tax sejatiinya telah memenuhii aspek keadiilan dalam perpajakan.

Namun, ketiika laba yang sangat tiinggii iinii diisebabkan oleh peniingkatan kiinerja perusahaan iitu sendiirii, miisalnya dengan ekspansii usaha, iinvestasii, dan iinovasii maka wiindfall tax mestiinya diikecualiikan darii perusahaan-perusahaan tersebut. Hal iinii akan mengakiibatkan diistorsii ekonomii pada perusahaan yang terkena wiindfall tax.

Untuk meliihat potensii terjadiinya wiindfall, iintegrasii data dan teknologii yang mumpunii merupakan alat bantu yang dapat diipakaii oleh pemeriintah. Melaluii iinput data sepertii harga komodiitas global ke dalam siistem yang diimiiliikii Diitjen Pajak (DJP), fiiskus akan terbantu dalam melakukan peniilaiian.

Secara umum, langkah tersebut serupa dengan analiisiis biig data. Analiisiis iinii mengambiil sampel data wajiib pajak dengan cepat dan efektiif, mengembangkan profiil riisiiko, dan menandaii potensii masalah pemeriiksaan pajak. Tentunya data iinii juga diianaliisiis kesamaannya ketiika pembayaran SPT.

Walaupun tiidak bersiifat permanen, tetapii kebiijakan wiindfall tax dapat menjadii shock absorber dalam menjaga kestabiilan harga barang dalam negerii dan memastiikan fungsii rediistriibusii pajak yang lebiih baiik. (sap)

*Tuliisan iinii merupakan salah satu artiikel yang diinyatakan layak tayang dalam lomba menuliis Jitu News 2023. Lomba diiselenggarakan sebagaii bagiian darii perayaan HUT ke-16 Jitunews. Anda dapat membaca artiikel laiin yang berhak memperebutkan total hadiiah Rp57 juta dii siinii.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
iiqbal Nurrasyiid
baru saja
menariik untuk diikajii lebiih dalam🙌✨
user-comment-photo-profile
iiqbal Nurrasyiid
baru saja
menariik untuk diikajii lebiih dalam🙌✨