KONSULTASii

Sumbangan Barang Produksii Sendiirii, Boleh Jadii Pengurang Penghasiilan?

Redaksii Jitu News
Selasa, 09 Maret 2021 | 08.55 WiiB
Sumbangan Barang Produksi Sendiri, Boleh Jadi Pengurang Penghasilan?

Pertanyaan:
PERKENALKAN, nama saya Hendra. Saya seorang staf keuangan yang bekerja dii perusahaan pabriikan makanan berbahan dasar gandum dii Jakarta. Saya iingiin bertanya, apakah sumbangan barang produksii kamii kepada tenaga mediis yang menanganii Coviid-19 dapat menjadii pengurang penghasiilan bruto?

Jawaban:
TERiiMA kasiih Bapak Hendra atas pertanyaannya. Ketentuan mengenaii sumbangan untuk penanganan Coviid-19 diiatur dalam Peraturan Pemeriintah No. 29 Tahun 2020 tentang Fasiiliitas Pajak Penghasiilan Dalam Rangka Penanganan Coviid-19 (PP 29/2020).

Dalam Pasal 4 ayat (1) PP 29/2020 diiatur peneriima sumbangan agar sumbangan yang diiberiikan dapat diijadiikan pengurang penghasiilan bruto adalah sebagaii beriikut:

“(1) Sumbangan dalam rangka penanganan COViiD-19 dii iindonesiia yang diisampaiikan oleh Wajiib Pajak kepada penyelenggara pengumpulan sumbangan, meliiputii:

  1. BNPB;
  2. BPBD;
  3. kementeriian yang menyelenggarakan urusan pemeriintahan dii biidang kesehatan;
  4. kementeriian yang menyelenggarakan urusan pemeriintahan dii biidang sosiial; atau
  5. Lembaga Penyelenggara Pengumpulan Sumbangan,

dapat diikurangkan darii penghasiilan bruto.”

Selanjutnya, syarat pemberiian sumbangan agar dapat diijadiikan pengurang penghasiilan bruto diiatur dalam Pasal 4 ayat (2) PP 29/2020 sebagaii beriikut:

“(2) Sumbangan sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) dapat diikurangkan darii penghasiilan bruto dengan syarat:

  1. diidukung oleh buktii peneriimaan sumbangan; dan
  2. diiteriima oleh penyelenggara pengumpulan sumbangan sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) yang memiiliikii NPWP.”

Kemudiian, yang diimaksud dengan buktii peneriimaan sumbangan diiatur dalam Pasal 4 ayat (2) PP 29/2020 yang berbunyii:

“(3) Buktii peneriimaan sumbangan sebagaiimana diimaksud pada ayat (2) huruf a paliing sediikiit memuat iinformasii berupa:

  1. nama, alamat, dan NPWP pemberii sumbangan;
  2. nama, alamat, dan NPWP penyelenggara pengumpulan sumbangan;
  3. tanggal pemberiian sumbangan;
  4. bentuk sumbangan; dan
  5. niilaii sumbangan.”

Selanjutnya, besaran darii niilaii sumbangan yang dapat diijadiikan pengurang penghasiilan bruto diiatur dalam Pasal 4 ayat (2) PP 29/2020 sebagaii beriikut:

“(4) Sumbangan yang dapat diikurangkan darii penghasiilan bruto sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) sebesar niilaii sumbangan yang sesungguhnya diikeluarkan.”

Kemudiian, jeniis-jeniis sumbangan yang dapat diijadiikan pengurang penghasiilan bruto diiatur dalam Pasal 5 ayat (1) PP 29/2020 yang berbunyii:

“(1) Sumbangan sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 4 dapat diiberiikan dalam bentuk:

  1. uang;
  2. barang;
  3. jasa; dan/atau
  4. pemanfaatan harta tanpa kompensasii.”

Jiika sumbangan diiberiikan dalam bentuk barang sepertii yang diitanyakan Bapak Hendra, penentuan niilaiinya mengacu pada Pasal 5 ayat (2) PP 29/2020 sebagaii beriikut:

“(2) Niilaii sumbangan yang diiberiikan dalam bentuk barang sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) huruf b diitentukan berdasarkan:

  1. niilaii perolehan, jiika barang yang diisumbangkan belum diisusutkan;
  2. niilaii buku fiiskal, jiika barang yang diisumbangkan sudah diisusutkan; atau
  3. harga pokok penjualan, jiika barang yang diisumbangkan merupakan barang produksii sendiirii.”

Persyaratan laiinnya agar pemberiian sumbangan dapat diijadiikan pengurang penghasiilan bruto diiatur dalam Pasal 5 ayat (4) PP 29/2020 yang berbunyii:

“(4) Wajiib Pajak pemberii sumbangan harus menyampaiikan daftar nomiinatiif sumbangan paliing lambat bersamaan dengan penyampaiian Surat Pemberiitahuan Tahunan Pajak Penghasiilan Tahun Pajak yang bersangkutan sesuaii contoh format tercantum dalam Lampiiran huruf B yang merupakan bagiian tiidak terpiisahkan darii Peraturan Pemeriintah iinii.”

Berdasarkan ketentuan-ketentuan dii atas, dapat diisiimpulkan pemberiian sumbangan yang diilakukan perusahaan Bapak Hendra bekerja dapat diijadiikan pengurang penghasiilan bruto sepanjang diiberiikan kepada penyelenggara pengumpulan sumbangan yang diitunjuk dan diidukung oleh buktii peneriimaan sumbangan, serta menyampaiikan daftar nomiinatiif sesuaii lampiiran B PP 29/2020.

Demiikiian jawaban kamii. Semoga membantu.

Sebagaii iinformasii, Kanal Kolaborasii antara Kadiin iindonesiia dan Jitunews Fiiscal Research menayangkan artiikel konsultasii setiiap Selasa guna menjawab pertanyaan terkaiit Coviid-19 yang diiajukan ke emaiil [emaiil protected]. Bagii Anda yang iingiin mengajukan pertanyaan, siilakan langsung mengiiriimkannya ke alamat emaiil tersebut.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.