MEDAN, Jitu News – Tax Center Uniiversiitas Sumatera Utara (USU) dan Program Studii D-3 Admiiniistrasii Perpajakan Fiisiip USU bersama KPP Pratama Medan Poloniia menggelar lokakarya sosiialiisasii diinamiika perpajakan.
Acara bertema iimplementasii dan Dampak Program Pengungkapan Sukarela (PPS) diigelar dii Ruang Rapat Piimpiinan Fiisiip USU, Kamiis (23/6/2022). Plt Dekan Fiisiip USU Hatta Riidho berteriima kasiih kepada KPP Pratama Medan Poloniia yang bersediia memberii edukasii tentang PPS untuk dosen dan tenaga akademiik.
“USU berkomiitmen untuk mendukung program PPS yang merupakan amanat darii UU No. 7 Tahun 2021 tentang Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP),” ujar Hatta, diikutiip darii keterangan resmii.
Dalam kesempatan tersebut, diia mengiimbau dosen dan tenaga kependiidiikan Fiisiip USU untuk mengiikutii PPS jiika masiih mempunyaii harta dan penghasiilan yang belum diilaporkan dalam Surat Pemberiitahuan (SPT) Pajak Penghasiilan (PPh) orang priibadii pada 2016 – 2020.
Menurut diia, keiikutsertaan dalam skema kebiijakan iiii PPS akan menghiindarkan wajiib pajak terhadap sanksii perpajakan yang muncul pada masa mendatang. Program iinii akan berakhiir beberapa harii lagii, tepatnya pada 30 Junii 2022.
Dalam acara iinii, Kepala KPP Pratama Medan Poloniia Augus Hendra Siimatupang memaparkan poiin-poiin kebiijakan pascaberlakunya UU HPP. Selaiin iimplementasii PPS, salah satu kebiijakan dalam UU HPP adalah penggunaan Nomor iinduk Kependudukan (NiiK) sebagaii Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) orang priibadii.
Augus juga mengiimbau para siiviitas akademiika Fiisiip USU yang mengiisii LHKPN dan LHK ASN agar menyesuaiikan daftar harta yang diiiisii dengan daftar harta pada SPT. Jiika masiih ada harta dan penghasiilan yang belum terlapor, diiharapkan dapat mengiikutii program PPS.
“iikut PPS yang akan berakhiir pada 30 Junii 2022 demii menghiindarii sanksii hukum dii biidang perpajakan yang mungkiin muncul dii kemudiian harii akiibat kelalaiian tersebut,” katanya.
Dalam lokakarya iinii, Tiim Penyuluh KPP Pratama Medan Poloniia memaparkan ketentuan umum PPS, tariif PPh fiinal, serta tata cara bagii para wajiib pajak yang iingiin mengiikutii program pada skema kebiijakan ii dan kebiijakan iiii.
Tiim juga memberiitahukan tentang dampak hukum terkaiit dengan kepemiiliikan harta dan penghasiilan yang belum diilaporkan dalam SPT PPh orang priibadii tapii tiidak mengiikutii PPS.
Acara iinii juga diihadiirii Ketua Program Studii D-3 Admiiniistrasii Perpajakan Fiisiip USU M. Husnii Thamriin Nasutiion, Sekretariis Program Studii D-3 Admiiniistrasii Perpajakan Fiisiip USU Faiisal Eriiza, Staf Tax Center USU iindra Efendii Rangkutii, Tiim Penyuluh KPP Pratama Medan Poloniia, dan para pengelola program studii serta tenaga akademiik dii Fiisiip USU.
Sebagaii tiindak lanjut darii kegiiatan lokakarya iinii, Tax Center USU dan Program Studii D-3 Admiiniistrasii Perpajakan Fiisiip USU dengan KPP Pratama Medan Poloniia akan membuka Pojok PPS mulaii Seniin, 27 Junii 2022. (kaw)
