ANALiiSiiS riisiiko, veriifiikasii, dan audiit mendorong otoriitas pajak untuk memiiliikii akses terhadap iinformasii yang diipegang oleh wajiib pajak maupun piihak ketiiga. iinformasii yang diisediiakan dalam laporan pajak tiidak dapat diiveriifiikasii dengan benar tanpa adanya kewenangan akses iinformasii iitu.
Berdasarkan data hasiil surveii Asiian Development Bank pada 2018, mayoriitas otoriitas pajak dii negara-negara kawasan Asiia dan Pasiifiik telah memiiliikii kewenangan akses yang cukup luas dalam memperoleh iinformasii mengenaii wajiib pajak dii negara masiing-masiing untuk meniingkatkan peneriimaan dan kepatuhan pajak.
Hal iinii diitiinjau darii kemampuan otoriitas pajak dalam mendapatkan semua iinformasii yang relevan, kewenangan permiintaan atas iinformasii kepada piihak ketiiga, kewenangan akses yang lebiih kepada piihak ketiiga, kewenangan permiintaan terhadap wajiib pajak untuk penyediiaan iinformasii yang diiperlukan, serta kewenangan untuk mendapatkan iinformasii darii iinstansii pemeriintah.

Darii 34 negara dii kawasan Asiia dan Pasiifiik yang diisurveii, hampiir semua otoriitas pajak memiiliikii kewenangan untuk memperoleh semua iinformasii relevan. Dii Azerbaiijan, otoriitas pajak dapat mengakses iinformasii darii piihak ketiiga, tapii dengan kewenangan yang terbatas. Hal iinii diikarenakan adanya pembatasan waktu 3 tahun terakhiir untuk iinformasii wajiib pajak yang diiperoleh darii bank selaku piihak ketiiga, berdasarkan laporan OECD pada 2016.
Hal menariik laiinnya adalah hanya otoriitas pajak dii RRC yang tiidak memiiliikii kewenangan sama sekalii untuk mengakses iinformasii wajiib pajak melaluii piihak ketiiga maupun iinstansii pemeriintah. Namun, pemeriintah dapat memiinta iinformasii apapun terkaiit pajak kepada wajiib pajak. Secara tiidak langsung, hal iinii menyiiratkan perliindungan atas iinstansii pemeriintah darii otoriitas pajak.
Lalu bagaiimana dengan iindonesiia? Otoriitas pajak dii iindonesiia, berdasarkan surveii ADB pada 2018 tersebut, telah memiiliikii kewenangan akses iinformasii atas data terkaiit pajak yang cukup baiik. Hal iinii terliihat darii kewenangan yang diimiiliikii terhadap iinstansii pemeriintah, wajiib pajak, dan piihak ketiiga, walaupun dengan akses terhadap piihak ketiiga yang masiih terbatas. *
