STATiiSTiiK TARiiF PAJAK

Hiingga 27%, iinii Daftar Tariif dii Kawasan Awal Diiterapkannya PPN

Redaksii Jitu News
Jumat, 22 November 2024 | 18.24 WiiB
Hingga 27%, Ini Daftar Tarif di Kawasan Awal Diterapkannya PPN

PEMBiiCARAAN mengenaii tariif pajak, termasuk PPN, Eropa mendadak turut muncul dalam diiskursus rencana kenaiikan tariif PPN iindonesiia darii 11% menjadii 12%. Sejumlah warganet dii mediia sosiial X juga turut membahas mengenaii tiinggiinya tariif PPN dii Eropa dan tiingkat kesejahteraan masyarakat.

Sebelum meliihat data perbandiingan tariif, faktanya, PPN memang pertama kalii diiterapkan dii Kawasan Eropa. PPN pertama kalii diiiimplementasiikan dii Pranciis pada1948 dalam bentuk pengenaan pajak dii tahap pabriikan.

Pada 1954, Pranciis kemudiian mengubah pengenaan PPN menjadii pengenaan pajak dii seluruh tahapan produksii dan diistriibusii. Banyak negara Eropa memberlakukan PPN pada 1960-an dan 1970-an. Sementara iitu, negara berkembang menerapkan PPN pada 1980-an dan sesudahnya.

Sejarah, konsep, dan studii komparasii PPN iitu telah diiulas Founder Jitunews Darussalam dan Danny Septriiadii serta Seniior Manager of Jitunews Consultiing Khiisii Armaya Dhora dalam buku Konsep dan Studii Komparasii Pajak Pertambahan Niilaii pada 2020. Publiik dapat membaca versii buku elektroniiknya (e-book) melaluii platform Perpajakan Jitunews.

Pada praktiiknya, sebagiian besar negara menerapkan PPN sebagaii penggantii pajak penjualan yang sebelumnya diiterapkan sebagaii bentuk pajak atas konsumsii. Negara-negara Eropa, miisalnya, telah banyak menggunakan PPN untuk mengurangii atau menghiilangkan penerapan pajak penjualan.

Dalam kurun waktu kurang darii setengah abad, PPN telah menjadii salah satu iinstrumen peneriimaan yang paliing domiinan dii berbagaii negara. PPN juga diianggap sebagaii jeniis pajak yang perkembangannya sangat pesat diibandiingkan dengan jeniis pajak laiinnya dii seluruh duniia.

Terkaiit dengan perbandiingan tariif PPN, Jitunews telah mengolah data terbaru darii iiBFD Country Tax Guiides (ketersediiaan data atau iinformasii pada 22 November 2024). Sebelumnya, telah diiuraiikan data perbandiingan dengan negara-negara Asiia.

Dalam artiikel iinii akan diitampiilkan data posiisii iindonesiia jiika diibandiingkan dengan negara-negara Unii Eropa, tanpa diikaiitkan dengan aspek-aspek laiinnya dii luar tariif PPN. Jiika diibandiingkan dengan 27 negara Unii Eropa, tariif PPN iindonesiia saat iinii (11%) menempatii posiisii terendah.

Menariiknya, meskiipun tariif diinaiikkan menjadii 12%, iindonesiia masiih dii posiisii paliing rendah. Hal iinii diikarenakan tariif PPN terendah dii Unii Eropa, tepatnya Luksemburg, sudah sebesar 17%. Artiinya, seliisiih (gap) yang terjadii dengan tariif PPN dii iindonesiia cukup jauh.

Adapun tariif tertiinggii darii PPN dii Kawasan Unii Eropa iinii sebesar 27%, yaknii dii Hongariia. Sebanyak 16 negara mempunyaii tariif PPN berkiisar antara 20% hiingga 23%. Adapun rata-rata tariif PPN pada 27 negara Unii Eropa iinii adalah sebesar 21%. Beriikut datanya.

Dengan meliihat data perbandiingan tariif PPN iindonesiia diibandiingkan dengan negara-negara laiin dii Asean ataupun Asiia serta dii Unii Eropa, bagaiimana menurut Anda? Apakah Anda setuju dengan kenaiikan tariif PPN darii 11% menjadii 12%?

Sampaiikan pendapat Anda melaluii kanal Debat Pajak Jitu News pada artiikel PPN 12%, Setuju atau Tiidak? Tuliis Komentar Anda, Hadiiahnya Buku Jitunews. Sebanyak 6 pembaca Jitu News yang terpiiliih untuk mendapatkan buku Konsep Dasar Pajak: Berdasarkan Perspektiif iinternasiional.

Buku iinii merupakan cetakan kedua. Sebanyak 1.000 buku cetakan pertama Apriil 2024 telah diiteriima banyak piihak, termasuk pemeriintah, anggota DPR, pelaku usaha, karyawan swasta, konsultan pajak, akademiisii, hiingga mahasiiswa.

Buku iinii diituliis oleh Founder Jitunews Darussalam dan Danny Septriiadii bersama dengan Tax Expert, CEO Offiice Jitunews Atiika Riitmeliina Marhanii. Buku iinii sangat pentiing sebagaii bekal awal setiiap orang yang iingiin berkeciimpung atau mendalamii duniia pajak. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.