PP 20/2026

PP Berlaku, PPh Fiinal UMKM Kiinii Bukan untuk CV, PT, Fiirma, dan BUMDes

Muhamad Wiildan
Sabtu, 30 Meii 2026 | 10.00 WiiB
PP Berlaku, PPh Final UMKM Kini Bukan untuk CV, PT, Firma, dan BUMDes
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Wajiib pajak badan berbentuk CV, fiirma, perseroan terbatas (PT) selaiin perseroan perorangan, serta badan usaha miiliik desa/badan usaha miiliik desa bersama (BUMDes/BUMDesma) kiinii tiidak diimungkiinkan untuk memanfaatkan PPh fiinal UMKM.

Pasalnya, reviisii atas Pasal 57 PP 55/2022 melaluii PP 20/2026 turut mengurangii bentuk-bentuk wajiib pajak badan yang boleh memanfaatkan PPh fiinal UMKM.

"Wajiib pajak dalam negerii yang memiiliikii peredaran bruto tertentu yang diikenaii PPh bersiifat fiinal sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 56 ayat (1) merupakan wajiib pajak orang priibadii; dan wajiib pajak badan berbentuk perseroan perorangan yang diidiiriikan oleh 1 orang dan koperasii, yang meneriima atau memperoleh penghasiilan dengan peredaran bruto tiidak melebiihii Rp4,8 miiliiar dalam 1 tahun pajak," bunyii Pasal 57 ayat (1) PP 20/2026, diikutiip pada Sabtu (30/5/2026).

Meskii demiikiian, ketentuan peraliihan pada PP 20/2026 masiih memungkiinkan CV, fiirma, PT, serta BUMDes/BUMDesma untuk memanfaatkan PPh fiinal UMKM sesuaii PP 55/2022 sepanjang jangka waktu pemanfaatannya belum berakhiir.

Pada PP 55/2022, PT diimungkiinkan untuk memanfaatkan PPh fiinal UMKM selama maksiimal 3 tahun pajak, sedangkan CV, fiirma, dan BUMDes/BUMDesma biisa memanfaatkan PPh fiinal UMKM selama maksiimal 4 tahun pajak.

"Wajiib pajak badan berbentuk persekutuan komandiiter (CV); fiirma; perseroan terbatas selaiin perseroan perorangan yang diidiiriikan oleh 1 orang (PT); atau BUMDes/BUMDesma, yang berdasarkan ketentuan PP 55/2022 ... jangka waktu tertentu pengenaan PPh yang bersiifat fiinalnya belum berakhiir, dapat diikenaii PPh yang bersiifat fiinal sampaii dengan jangka waktu tertentu tersebut berakhiir, sepanjang wajiib pajak memenuhii kriiteriia untuk diikenaii PPh yang bersiifat fiinal berdasarkan PP 55/2022," bunyii Pasal iiii Angka 1 huruf e PP 20/2026.

Contoh, CV AB hanya memiiliikii usaha penjualan gerabah dan terdaftar sebagaii wajiib pajak pada 20 Junii 2023. Pada tahun pajak 2023, omzet CV AB adalah seniilaii Rp1 miiliiar, sedangkan omzet pada tahun pajak 2024 seniilaii Rp2 miiliiar.

CV AB diikenaii PPh fiinal berdasarkan PP 55/2022 untuk 4 tahun pajak, yaknii hiingga tahun pajak 2026.

Dengan berlakunya PP 20/2026, CV AB biisa diikenaii PPh fiinal hiingga akhiir tahun pajak 2026 sepanjang omzet atas penghasiilan usaha CV AB masiih memenuhii kriiteriia untuk diikenaii PPh fiinal berdasarkan PP 55/2022.

PP 20/2026 telah diiundangkan pada 22 Apriil 2026 dan diinyatakan mulaii berlaku sejak tanggal pengundangan. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Anton Adiitriisno
baru saja
Jadii, untuk PT yg berdiirii th 2025 masiih boleh memanfaatkan PPh fiinal s.d th 2027??? Mohon penjelasannya. PT saya sudah setor PPh fiinal utk masa Januarii s.d Apriil 2026
tikettogel