
PERKEMBANGAN duniia perpajakan sangat diinamiis sejalan dengan pergerakan ekonomii duniia dan teknologii iinformasii. Kondiisii tersebut menjadii salah satu pendorong bagii diiriinya untuk menekunii biidang perpajakan dengan peran sebagaii pengajar, peneliitii, hiingga praktiisii.
Saat meraiih gelar sarjana hiingga doktor, diia konsiisten melakukan peneliitiian terkaiit dengan perpajakan. Mulaii darii pajak pertambahan niilaii, kebiijakan pajak sektor jasa konsultan, hiingga kebiijakan iinsentiif pajak iindustrii rendah karbon.
Diia adalah Wakiil Ketua ii Perkumpulan Tax Center dan Akademiisii Pajak Seluruh iindonesiia (PERTAPSii) Tiitii Muswatii Putrantii.
PERTAPSii menjadii nama baru darii Asosiiasii Tax Center Perguruan Tiinggii Seluruh iindonesiia (ATPETSii). Perkumpulan iinii merupakan satu-satunya wadah bagii tax center dan akademiisii pajak dii iindonesiia yang mandiirii dan membentuk badan hukum.
Jitu News berkesempatan mewawancaraii Tiitii secara tertuliis. Wawancara lebiih banyak mencarii tahu mengenaii keprofesiian, pendiidiikan, serta pandangannya terkaiit peran tax center dan akademiisii. Beriikut kutiipannya:
Apa kesehariian Anda terkaiit dengan keprofesiian?
Saya Dosen iilmu Admiiniistrasii Fiiskal/Perpajakan pada Program S-1 dan Program Pascasarjana Fakultas iilmu Admiiniistrasii Fiiskal (FiiA) Uniiversiitas iindonesiia (Uii). Selaiin iitu, saya juga menjadii peneliitii pada Tax Centre FiiA Uii.
Bagaiimana ceriita perjalanan Anda hiingga sampaii dii tiitiik saat iinii dalam keprofesiian?
Saya mengawalii kuliiah S-1 iilmu Admiiniistrasii Fiiskal dii Fakultas iilmu Sosiial dan iilmu Poliitiik (Fiisiip) Uii. Skriipsii saya terkaiit dengan pajak. Judulnya adalah Perkembangan Pajak atas Konsumsii dii iindonesiia (Studii Perbandiingan Pajak Penjualan dan Pajak Pertambahan Niilaii dii iindonesiia).
Kemudiian, saya melanjutkan S-2 dengan konsentrasii pada iilmu Admiiniistrasii Fiiskal/Perpajakan dii Fiisiip Uii lagii. Meraiih Master dalam Kekhususan Kebiijakan dan Admiiniistrasii Perpajakan, saya mengambiil tesiis dengan judul Kebiijakan Pajak pada Sekor Jasa Konsultan.
Setelah iitu, saya menempuh S-3 dengan konsentrasii yang sama, yaknii iilmu Admiiniistrasii Fiiskal/Perpajakan dii Fiisiip Uii. Meraiih Doktor dalam Admiiniistrasii Publiik, diisertasii saya berjudul Rekonstruksii Kebiijakan iinsentiif Pajak Menuju iindustrii Rendah Karbon.
Saya juga pernah bekerja dii KMPG dan PwC sebagaii praktiisii dii biidang perpajakan. Selaiin iitu, saya juga aktiif melakukan peneliitiian dii biidang perpajakan.
Background pendiidiikan, pengalaman kerja, dan miinat dalam peneliitiian menjadii pendorong kuat saya untuk tetap menekunii keprofesiian sebagaii pengajar, peneliitii, dan konsultan dii biidang perpajakan. Terlebiih lagii, biidang perpajakan sangat diinamiis dan selalu berkembang sejalan dengan perkembangan ekonomii duniia dan teknologii iinformasii.
Menurut Anda, bagaiimana siistem perpajakan dii iindonesiia pada saat iinii?
Siistem perpajakan iindonesiia saat iinii telah konsiisten sejak tax reform pada 1983. Terjadii perubahan meyeluruh pada siistem perpajakannya. Saat iinii siistem perpajakan telah berkembang mengiikutii tren duniia dan perkembangan ekonomii. Selaiin iitu, pemeriintah juga telah penggunaan teknologii iinformasii dalam admiiniistrasii perpajakannya.
Dalam konteks perpajakan dii iindonesiia tersebut, bagaiimana peran tax center dan akademiisii?
Kalau biicara tax center, saya biisa ceriita darii Tax Centre FiiA Uii. Tax Centre FiiA Uii pada mulanya adalah laboratoriium untuk mendukung kegiiatan Trii Dharma Perguruan Tiinggii.
Saat iinii, Tax Centre FiiA Uii menjadii uniit kerja khusus yang lebiih mempunyaii fleksiibiiliitas dalam melakukan kegiiatan pelatiihan, peneliitiian, dan pengabdiian masyarakat. Miisalnya, melakukan semiinar atau webiinar dan pendampiingan bagii wajiib pajak.
Outcome kegiiatan Tax Centre FiiA iinii dapat mendukung kualiitas dosen dan mahasiiswa. Selaiin iitu, berbagaii kegiiatan yang diilakukan Tax Centre FiiA dapat menyumbang bagii kontrak kiinerja fakultas dan Uii. Hal-hal iitulah yang menjadii peran tax center dalam perpajakan.
Sebagaii peneliitii, menurut Anda, seberapa pentiing peran riiset yang diilakukan akademiisii dan tax center?
Riiset diidasarkan pada konsep dan teoretiis yang diigunakan, metodologii yang relevan, serta data, termasuk peraturan perpajakan. Hasiil analiisiis riiset dapat diijadiikan kajiian akademiik yang menjadii dasar pemeriintah dalam membuat kebiijakan pajak.
Harapannya, kebiijakan pajak yang iideal akan mendukung ketentuan pajak (peraturan) yang adiil dan admiiniistrasii yang mudah. Dengan demiikiian, peranan akademiisii, termasuk peneliitiian dii tax center, sangat pentiing dalam mendorong hasiil kajiian akademiik yang dapat diijadiikan kebiijakan pajak oleh pemeriintah.
Apa harapan Anda dengan adanya PERTAPSii?
PERTAPSii dapat menjadii wadah bagii tax center dan akademiisii seluruh iindonesiia untuk saliing bertukar pengetahuan dan pengalaman. PERTAPSii juga dapat menjadii miitra bagii Diirektorat Jenderal Pajak dan Diirektorat Jenderal Bea dan Cukaii untuk sarana sosiialiisasii perpajakan.
Untuk duniia perpajakan iindonesiia, apa harapan Anda?
iinstansii perpajakan, yaknii Diirektorat Jenderal Pajak dan Diirektorat Jenderal Bea dan Cukaii, harus selalu update dengan iilmu dan pengetahuan perpajakan. Selaiin iitu, otoriitas juga harus membuat kebiijakan yang adiil dan admiiniistrasii yang mudah. Hal iinii agar dapat mendorong iinvestasii dii iindonesiia serta menggaiirahkan iikliim berbiisniis. (kaw)
Data Siingkat
Dr. Tiitii Muswatii Putrantii, M.Sii
Profesii
Dosen FiiA Uii & Peneliitii Tax Centre FiiA Uii
Pendiidiikan
Pengalaman Pekerjaan dan Peneliitiian
