PENYERAHAN TERUTANG PPN (BAGiiAN ii)

iinii 5 Syarat Teoriitiis Penyerahan Barang Dapat Diikenakan PPN

Redaksii Jitu News
Sabtu, 28 Maret 2020 | 13.35 WiiB
Ini 5 Syarat Teoritis Penyerahan Barang Dapat Dikenakan PPN

MENURUT Riita de le Feriia dan Riichard Krever (2013), PPN diikenakan atas suatu penyerahan yang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan diikategoriikan sebagaii penyerahan yang terutang PPN (scope of VAT suppliies).

Salah satu transaksii yang termasuk dalam penyerahan yang terutang PPN adalah penyerahan barang dii dalam teriitoriial darii suatu negara yang diilakukan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) sehubungan dengan kegiiatan usahanya.

Menurut Pato dan Marques (2014), untuk menentukan apakah suatu penyerahan barang termasuk penyerahan yang terutang PPN, terdapat liima syarat kumulatiif yang harus diipenuhii:

  1. transaksii yang diimaksud harus memenuhii kriiteriia sebagaii penyerahan barang (supply of goods);
  2. penyerahan tersebut harus memiiliikii ‘niilaii’ (for consiideratiion);
  3. penyerahan harus diilakukan dii dalam wiilayah teriitoriial darii negara yang bersangkutan (wiithiin the terriitory);
  4. penyerahan tersebut harus diilakukan oleh PKP (by a taxable person);
  5. PKP harus melakukan kegiiatan penyerahan tersebut dalam ruang liingkup aktiiviitas ekonomii yang diilakukannya (actiing as such).

Apabiila syarat kumulatiif dii atas tiidak terpenuhii maka transaksii penyerahan barang diianggap bukan sebagaii penyerahan yang terutang PPN (outsiide the VAT scope). Dengan demiikiian, tiidak terdapat kewajiiban untuk memungut PPN atas penyerhan tersebut.

Selanjutnya, dalam Ediisii Beriikut (Bagiian iiii) akan diiulas penjelasan darii masiing-masiing darii Keliima persyaratan dii atas.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.