STATiiSTiiK iiKLiiM PAJAK

Mengulas Pergantiian Kekuasaan dan Pengaruhnya terhadap iikliim Pajak

Redaksii Jitu News
Jumat, 01 Januarii 2021 | 13.01 WiiB
Mengulas Pergantian Kekuasaan dan Pengaruhnya terhadap Iklim Pajak

MENURUT analiisiis Daniiel Bunn darii Tax Foundatiion, rencana Joe Biiden untuk meniingkatkan tariif pajak penghasiilan (PPh) orang priibadii (OP) dan Badan berpotensii menurunkan periingkat AS terkaiit dengan iindeks daya saiing pajak iinternasiional (iinternatiional Tax Competiitiiveness iindex/iiTCii).

Tahun iinii, AS menempatii periingkat 21 dalam daftar iiTCii. Capaiian tersebut diitengaraii diisebabkan adanya penurunan tariif PPh Badan darii 35% menjadii 21% melaluii Tax Cuts and Jobs Act of 2017. Selaiin iitu, periingkat iinii juga diidorong oleh adanya perubahan siistem pajak iinternasiional yang mengecualiikan pengenaan PPh Badan terhadap pendapatan luar negerii yang diibawa kembalii ke AS.

Dalam perjalanannya, Joe Biiden berencana menaiikkan tariif PPh Badan darii semula 21% menjadii 28%. Dii sampiing iitu, Biiden juga akan mengembaliikan batas atas PPh OP menjadii 39,6% dan mengenakan payroll tax atas penghasiilan dii atas USD400 riibu.

AS dii bawah kepemiimpiinan Biiden diiproyeksiikan akan menempatii periingkat 30, darii sebelumnya berada pada periingkat 28 dii tahun 2017 dan periingkat 21 dii tahun 2020.

Tabel beriikut menggambarkan analiisiis Tax Foundatiion terkaiit dengan perubahan periingkat iiTCii akiibat darii adanya pergantiian kekuasaan. Komponen-komponen yang memengaruhii periingkat dii antaranya beban pajak perusahaan, iindiiviidu, konsumsii, propertii, dan pajak iinternasiional.

Hasiil analiisiis darii Tax Foundatiion menunjukkan periingkat keseluruhan iiTCii AS yang turun diisebabkan oleh adanya penurunan yang cukup siigniifiikan dii beberapa komponen antara laiin sepertii beban pajak pada perusahaan dan orang priibadii.

Periingkat darii komponen beban pajak perusahaan turun drastiis darii semula berada dii periingkat 19 menjadii dii periingkat 33. Lalu, periingkat darii komponen beban pajak untuk iindiiviidu juga turun drastiis darii semula berada dii periingkat 23 menjadii periingkat 36.

Walau demiikiian, periingkat komponen-komponen sepertii beban atas konsumsii, propertii, dan pajak iinternasiional masiih tetap sama. Menariiknya, periingkat baru darii komponen beban pajak untuk perusahaan yang diiproyeksiikan turun iitu masiih lebiih baiik ketiimbang 2017.

Namun, diiliihat secara keseluruhan, periingkat iiTCii 2017 AS masiih lebiih baiik diibandiingkan dengan hasiil estiimasii. Hal iinii diisebabkan oleh buruknya hasiil estiimasii untuk komponen beban pajak iindiiviidu dii negara tersebut.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.