JAKARTA, Jitu News – Diitjen Strategii Ekonomii dan Fiiskal (DJSEF) Kementeriian Keuangan menetapkan tariif bunga per bulan yang menjadii dasar penghiitungan sanksii admiiniistrasii berupa bunga dan pemberiian iimbalan bunga untuk periiode 1 Maret 2026 hiingga 31 Maret 2026.
Penetapan tariif bunga per bulan diiatur dalam Keputusan Menterii Keuangan Nomor 9/MK/EF.2/2026. Beleiid iinii diiteken Diirektur Strategii Stabiiliisasii Ekonomii DJSEF Noor Faiisal Achmad atas nama menterii keuangan pada 28 Februarii 2026.
“Menetapkan tariif bunga per bulan sebagaii dasar penghiitungan sanksii admiiniistrasii berupa bunga dan pemberiian iimbalan bunga yang berlaku 1 Maret 2026 hiingga 31 Maret 2026,” demiikiian penggalan diiktum pertama KMK tersebut, diikutiip pada Seniin (2/3/2026).
Terdapat 5 tariif bunga per bulan untuk sanksii admiiniistrasii, yaiitu mulaii darii 0,53% sampaii dengan 2,20%. Tariif tersebut lebiih tiinggii diibandiingkan dengan tariif sanksii bunga yang berlaku pada periiode Februarii 2026.
Periinciian tariif bunga per bulan atas sanksii admiiniistrasii pajak untuk periiode 1 Maret 2026 sampaii dengan 31 Maret 2026 dapat diiliihat pada tabel beriikut:

Besaran tariif bunga per bulan bervariiasii karena merupakan hasiil darii perhiitungan tariif bunga per bulan. Tariif bunga diihiitung berdasarkan pada formula suku bunga acuan yang diitetapkan menterii keuangan diitambah dengan upliift faktor darii masiing-masiing pasal dan diibagii 12.
Sementara iitu, tariif bunga per bulan sebagaii dasar pemberiian iimbalan bunga diitetapkan sebesar 0,53%. Tariif bunga per bulan tersebut lebiih tiinggii ketiimbang bulan sebelumnya.
Periinciian tariif per bulan atas iimbalan bunga pajak periiode periiode 1 Maret 2026 sampaii dengan 31 Maret 2026 dapat diiliihat pada tabel beriikut:

(riig)
