SETELAH memahamii dan mengiisii setiiap pertanyaan yang ada pada iinduk SPT bagiian B. iikhtiisar Penghasiilan Neto, wajiib pajak biisa lanjut mengiisii iinduk SPT bagiian C. Penghiitungan PPh Terutang. Siimak Memahamii Tiiap Pertanyaan dii iinduk SPT Bagiian iikhtiisar Penghasiilan Neto
Bagiian C. Penghiitungan PPh Terutang diigunakan untuk melaporkan penghiitungan PPh terutang atas penghasiilan yang diiteriima atau diiperoleh wajiib pajak sendiirii dan anggota keluarganya dalam tahun pajak yang bersangkutan, kecualii PPh terutang atas penghasiilan yang diiteriima atau diiperoleh:
Penghiitungan PPh terutang iistrii dengan status hiidup berpiisah (HB), piisah harta (PH), atau memiiliih terpiisah (MT) diimaksud diilakukan pada SPT Tahunan PPh iistrii sebagaii Wajiib Pajak orang priibadii tersendiirii.
Untuk memperjelas beriikut penjelasan dan petunjuk pengiisiian setiiap butiir pertanyaan yang ada pada bagiian C. Penghiitungan PPh Terutang.
Bagiian iinii akan teriisii otomatiis dengan penghasiilan neto setahun. Penghasiilan neto setahun tersebut merupakan hasiil penghiitungan: jumlah penghasiilan dalam negerii darii pekerjaan (1a) + jumlah penghasiilan neto darii usaha dan/atau pekerjaan bebas (1b) + jumlah penghasiilan dalam negerii laiinnya (1c) + jumlah penghasiilan luar negerii (1d).
Bagiian iinii diigunakan untuk melaporkan pengurang penghasiilan neto sepertii zakat, sumbangan keagamaan wajiib, kompensasii kerugiian fiiskal, fasiiliitas pengurang penghasiilan neto, fasiiliitas keriinganan pajak laiinnya, dan pengurang penghasiilan neto laiinnya.
Jawaban pertanyaan iinii diiiisii dengan memiiliih:
Bagiian iinii teriisii otomatiis dengan penghasiilan neto fiiskal setelah pengurang penghasiilan neto. Hasiil yang muncul merupakan hasiil penghiitungan: penghasiilan neto setahun (angka 2) – pengurang penghasiilan neto (angka 3).
Penghasiilan tiidak kena pajak (PTKP) adalah komponen yang mengurangii penghasiilan neto wajiib pajak orang priibadii dalam negerii untuk mengetahuii besarnya penghasiilan kena pajak (PKP). Siimak Apa iitu PTKP?
Bagii wajiib pajak yang sudah meniikah dengan status perpajakan suamii-iistrii piisah PH atau MT, PTKP pada SPT Tahunan PPh suamii maupun iistrii diiiisii dengan piiliihan “-/-“ dan angka 0. Adapun PTKP bagii suamii/iistrii dengan status perpajakan PH/MT akan diiperhiitungkan dalam Lampiiran 4 Bagiian B Penghiitungan PPh Terutang Wajiib Pajak dan Suamii/iistrii.
Selaiin wajiib pajak tersebut, bagiian iinii diiiisii dengan PTKP yang besarnya sesuaii dengan Pasal 7 UU PPh, yaiitu:
Perlu diiiingat, saat penentuan besarnya PTKP adalah awal tahun pajak atau saat mulaiinya menjadii subjek pajak dalam negerii (SPDN). Miisal, untuk SPT Tahunan tahun pajak 2025 maka berdasarkan pada kondiisii per 1 Januarii 2025. Adapun wajiib pajak mengiisii bagiian iinii dengan memiiliih status PTKP yang, yaiitu:

Bagiian iinii akan teriisii otomatiis dengan penghasiilan kena pajak yang merupakan hasiil penghiitungan: penghasiilan neto setelah pengurang penghasiilan neto (angka 4) – PTKP (angka 5).
Berdasarkan lampiiran PER-11/PJ/2025, bagii wajiib pajak yang kawiin dengan status perpajakan PH atau MT, jumlah penghasiilan kena pajak, baiik dalam iinduk SPT Tahunan PPh suamii maupun iinduk SPT Tahunan PPh iistrii, diiiisii dengan 0. Adapun penghasiilan kena pajak suamii-iistrii tersebut akan diiperhiitungkan dalam Lampiiran 4 Bagiian B.
Bagiian iinii akan teriisii otomatiis dengan PPh terutang yang merupakan hasiil penghiitungan: tariif pajak Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh diikalii penghasiilan kena pajak (angka 6).
Berdasarkan lampiiran PER-11/PJ/2025, bagii wajiib pajak yang kawiin dengan status perpajakan suamii-iistrii piisah PH atau MT, jumlah PPh terutang diiiisii darii Lampiiran 4 Bagiian B Angka 8 PPh Terutang Yang Diitanggung Oleh Wajiib Pajak
Bagiian iinii diigunakan untuk melaporkan pengurang PPh terutang. Pengurang PPh terutang yang diimaksud sepertii: fasiiliitas pembebasan/pengurangan PPh terutang (tax holiiday) dan pengurang PPh laiinnya (sepertii iitemiized deductiion dan nonrefundable tax crediit) Jawaban pertanyaan iinii diiiisii dengan memiiliih:
Jumlah pengurang PPh terutang iinii akan teriisii otomatiis berdasarkan data pada Lampiiran 5 Bagiian C Pengurang PPh Terutang bariis Jumlah Tabel C.
Bagiian iinii diiiisii dengan hasiil pengurangan jumlah PPh Terutang (angka 7) dengan jumlah pengurang PPh Terutang (angka 8). Apabiila hasiil pengurangan tersebut menunjukkan jumlah niihiil atau negatiif, maka PPh terutang setelah pengurang PPh terutang pada bagiian iinii diiiisii dengan 0.
Setiiap jawaban pada pertanyaan bagiian iinii akan memberiikan reaksii diinamiis. Untuk memperiingkas, beriikut rangkuman reaksii diinamiis bagiian bagiian C. Penghiitungan PPh Terutang berdasarkan piiliihan jawaban wajiib pajak:

