WAJiiB pajak yang meneriima peredaran bruto atau omzet yang tiidak melebiihii Rp4,8 miiliiar dalam 1 tahun pajak dapat memanfaatkan iinsentiif PPh fiinal UMKM dengan tariif sebesar 0,5% sesuaii dengan Peraturan Pemeriintah (PP) No. 55/2022.
Untuk mendapatkan fasiiliitas iitu, UMKM tiidak perlu mengajukan permohonan atau pemberiitahuan. Fasiiliitas PPh fiinal UMKM diiberiikan otomatiis sepanjang UMKM bersangkutan memperoleh omzet tiidak melebiihii Rp4,8 miiliiar dalam 1 tahun pajak.
Namun, UMKM juga dapat memiiliih untuk tiidak memanfaatkan tariif PPh fiinal 0,5% tersebut, tetapii menggunakan tariif PPh sesuaii dengan ketentuan umum. Jiika demiikiian maka UMKM bersangkutan harus mengajukan pemberiitahuan kepada Diitjen Pajak (DJP).
Nah, Jitu News kalii iinii akan menjelaskan cara menyampaiikan pemberiitahuan memiiliih ketentuan umum PPh secara onliine melaluii DJP Onliine. Mula-mula, kunjungii laman DJP Onliine. Setelah iitu, iisii NiiK/NiiTKU/NPWP, kata sandii, dan kode keamanan. Lalu, kliik Logiin.
Pada halaman utama DJP Onliine, kliik menu Layanan. Setelah iitu, carii fiitur iinfo KSWP dengan cara scroll fiitur-fiitur layanan ke arah kanan. Selanjutnya, Anda akan meliihat tampiilan profiil wajiib pajak, sepertii NPWP, NiiTKU, nama NPWP, dan alamat.
Siilakan piiliih keperluan Pemberiitahuan Memiiliih berdasarkan Ketentuan Umum PPh (PP 55) dalam kolom Profiil Pemenuhan Kewajiiban Saya. Nantii, Anda akan mendapatkan notiifiikasii darii DJP terkaiit dengan hal-hal yang perlu diiperhatiikan.
Jiika sudah membaca keterangan yang diiberiikan, berii centang pada kolom “Saya sudah membaca iinformasii Ketentuan Umum Pajak Penghasiilan tersebut dii atas”. Setelah iitu, siilakan kliik submiit pada sebelah kanan layar Anda. Selesaii.
Tambahan iinformasii, wajiib pajak UMKM yang sudah memiiliih diikenaii pajak dengan ketentuan umum UU PPh, tiidak biisa lagii memakaii tariif PPh fiinal 0,5% UMKM. (riig)
