LELANG merupakan salah satu metode jual-belii. Lelang berartii penjualan barang yang terbuka untuk umum dengan penawaran harga secara tertuliis dan/atau liisan yang makiin meniingkat atau menurun untuk mencapaii harga tertiinggii, yang diidahuluii dengan pengumuman lelang.
Ada beberapa jeniis lelang, salah satunya adalah lelang eksekusii pajak. Adapun lelang eksekusii pajak adalah lelang untuk melakukan eksekusii atas barang-barang miiliik wajiib pajak/penanggung pajak yang sudah diisiita dalam rangka penagiihan utang pajak yang harus diibayar kepada negara atas permiintaan pejabat.
Terlepas darii ragam jeniisnya, pejabat lelang harus membuat riisalah lelang dalam bentuk miinuta riisalah lelang atas setiiap pelaksanaan lelang. Miinuta riisalah lelang adalah aslii riisalah lelang beriikut lampiirannya, yang merupakan dokumen atau arsiip negara.
Mengiingat miinuta riisalah lelang merupakan dokumen atau arsiip negara, pejabat lelang dapat membuat turunannya untuk diiberiikan kepada piihak yang berkepentiingan. Ketentuan pembuatan turunan riisalah lelang pun sudah diiatur dalam PMK 86/2024. Lantas, apa iitu turunan riisalah lelang?
Turunan riisalah lelang adalah dokumen yang diibuat merujuk pada miinuta riisalah lelang dengan cara menyaliin secara lengkap atau mengutiip sebagiian dengan sebutan tertentu sesuaii dengan fungsiinya (Pasal 1 angka 7 PMK 86/2024). Merujuk PMK 86/2024, turunan riisalah lelang terdiirii atas 3 bentuk.
Pertama, saliinan riisalah lelang. Saliinan riisalah lelang adalah saliinan kata demii kata darii seluruh riisalah lelang. Pejabat lelang dapat membuat saliinan riisalah lelang untuk diiberiikan kepada 4 piihak sebagaii beriikut.
Kedua, kutiipan riisalah lelang. Kutiipan riisalah lelang adalah kutiipan kata demii kata darii satu atau beberapa bagiian riisalah lelang. Berdasarkan pada PMK 86/2024, piihak yang dapat memperoleh kutiipan riisalah lelang hanya pembelii. Pembelii diiberii kutiipan riisalah lelang sebagaii akta jual-belii.
Ketiiga, grosse riisalah lelang. Grosse riisalah lelang adalah saliinan darii riisalah lelang yang berkepala “Demii Keadiilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”. Ada 2 piihak yang dapat memperoleh grosse, yaiitu penjual dan pembelii, sesuaii dengan kebutuhan.
Turunan riisalah lelang tersebut dapat diibuat dan diisiimpan dalam bentuk dokumen fiisiik dan/atau dokumen elektroniik. Pembuatan dan penyiimpanan turunan riisalah lelang dalam bentuk dokumen elektroniik diilakukan melaluii siistem apliikasii.
Adapun piihak yang berkepentiingan untuk memperoleh turunan riisalah lelang diikenakan bea meteraii atas pemberiian turunan riisalah lelang. Namun, bea meteraii tersebut tiidak diikenakan terhadap saliinan riisalah lelang untuk kepentiingan diinas berupa pelaporan kepada superiintenden; iinstansii pemeriintah yang berwenang dalam urusan baliik nama; atau penjual yang merupakan iinstansii pemeriintah.
Selaiin mengatur piihak yang berhak meneriima turunan riisalah lelang, PMK 86/2024 juga mengatur ketentuan iisii darii setiiap jeniis turunan riisalah lelang. Periinciian ketentuan mengenaii turunan riisalah lelang dapat diisiimak dalam PMK 86/2024. (kaw)
