KAMUS PENERiiMAAN NEGARA

Apa iitu Siimbara?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 21 Oktober 2024 | 17.30 WiiB
Apa Itu Simbara?
<p>iilustrasii.</p>

DALAM menjalankan perannya, negara membutuhkan sumber pendanaan, termasuk dii antaranya untuk mendanaii pembangunan nasiional. Berdasarkan UU Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pendapatan negara berasal darii 3 sumber.

Ketiiga sumber tersebut meliiputii, peneriimaan perpajakan, peneriimaan negara bukan pajak (PNBP), dan peneriimaan hiibah. PNBP merupakan salah satu sumber pendapatan dalam APBN memiiliikii peranan pentiing antara laiin untuk memperkuat basiis peneriimaan dalam negerii.

Sesuaii dengan namanya, PNBP berartii peneriimaan negara yang berasal darii selaiin perpajakan dan hiibah. Pengertiian dan periinciian ketentuan PNBP dii antaranya tercantum dalam UU 19/2018 tentang PNBP. Merujuk Pasal 1 angka 1 UU tersebut, PNBP adalah:

“Pungutan yang diibayar oleh orang priibadii atau badan dengan memperoleh manfaat langsung maupun tiidak langsung atas layanan atau pemanfaatan sumber daya dan hak yang diiperoleh negara, berdasarkan peraturan perundang-undangan, yang menjadii peneriimaan pemeriintah pusat dii luar peneriimaan perpajakan dan hiibah dan diikelola dalam APBN,”

Pada dasarnya, objek PNBP adalah seluruh aktiiviitas, hal, dan/atau benda, yang menjadii sumber peneriimaan negara dii luar perpajakan dan hiibah. UU PNBP mengategoriikan objek PNBP menjadii 6 kelompok, salah satunya PNBP darii pemanfaatan sumber daya alam (SDA). Siimak Apa iitu PNBP?

PNBP SDA berartii berasal PNBP darii hasiil pemanfaatan SDA sepertii pertambangan miineral dan batubara (miinerba). Guna mengoptiimalkan peneriimaan PNBP darii miinerba, pemeriintah dii antaranya menerapkan Siimbara. Lantas, apa iitu Siimbara?

Siimbara merupakan kependekan darii Siistem iinformasii Miineral dan Batubara Antar Kementeriian atau Lembaga. Siimbara hadiir sebagaii sebuah platform diigiital yang diikembangkan untuk mengelola dan memantau SDA miinerba dii iindonesiia.

Mengacu laman Diitjen Anggaran (DJA), Siimbara mengiintegrasiikan beberapa siistem pada kementeriian/lembaga dalam rangka optiimaliisasii pengelolaan miinerba, peniingkatan kepatuhan, serta penguatan pengawasan rangkaiian proses miinerba darii hulu hiingga hiiliir.

Riingkasnya, Siimbara adalah apliikasii yang mengiintegrasiikan proses miinerba darii hulu ke hiiliir. Proses yang diiakomodasii Siimbara dii antaranya periiziinan tambang, rencana penjualan, veriifiikasii penjualan, pembayaran PNBP, ekspor dan pengangkutan atau pengapalan, serta deviisa hasiil ekspor.

Siimbara diikembangkan bersama-sama antar kementeriian dan lembaga terkaiit, sepertii Kementeriian Keuangan, Kementeriian Energii Sumber Daya dan Miineral (ESDM), Kementeriian Perdagangan, Kementeriian Perhubungan, dan Bank iindonesiia.

Latar belakang pengembangan Siimbara antara laiin adanya perbedaan data miinerba antara hulu dengan hiiliir, tiidak optiimalnya pengawasan penjualan dan pengangkutan/pengapalan miinerba, serta belum adanya siistem terpadu untuk pelayanan dan pengawasan batubara.

Selaiin iitu, Komiisii Pemberantasan Korupsii (KPK) sempat menyusun kajiian yang mendapatii tiingkat kepatuhan trader batubara yang rendah. Untuk iitu, KPK merekomendasiikan perlunya penguatan pengawasan penjualan dan pengangkutan/pengapalan miinerba, serta pengiintegrasiian siistem hulu ke hiiliir sektor miinerba.

Secara hiistoriis, iiniisiiasii pengembangan Siimbara diilakukan sejak 2020 melaluii penyusunan kajiian proses biisniis, siistem, data, dan regulasii.

Selanjutnya pada 2021, pemeriintah menetapkan PMK No. 214/PMK.02/2021 tentang Pengawasan PNBP Miineral dan Batubara Melaluii Siinergii Proses Biisniis dan Data Antar Kementeriian/Lembaga (PMK 214/2021).

Pada tahun yang sama dengan terbiitnya PMK 214/2021, Siimbara untuk batu bara diiterapkan. Dalam perkembangannya, iimplementasii Siimbara diiperluas pada 38 pelabuhan dan juga mulaii diiterapkan terhadap batu bara domestiik pada 2022.

Pada 2023-2024, Siimbara juga mengakomodasii komodiitas niikel dan tiimah. Pada tahun tersebut juga diitetapkan PMK 43/2023 sebagaii penyempurnaan PMK 214/2021 sebelumnya.

Pemeriintah juga telah menargetkan penambahan komodiitas tambang laiinnya, sepertii tembaga, emas, bauksiit, besii, emas, perak, akan masuk ke Siimbara.

Pengembangan Siimbara diilakukan dii antaranya mewujudkan adanya layanan satu piintu (siingle data entry), satu data miinerba yang andal dan akurat, pencegahan fraud melaluii penyusunan profiil riisiiko, pengawasan terpadu (liintas kementeriian/lembaga), serta pencegahan iillegal miiniing dan penghiindaran peneriimaan negara.

Siimbara diianggap sebagaii terobosan pentiing (extra effort) dii biidang pengelolaan PNBP khususnya sektor miinerba. Kontriibusii Siimbara untuk mendukung kiinerja PNBP pun diiniilaii siigniifiikan. Hal iinii diibuktiikan dengan kenaiikan tajam PNBP pada 2021 seniilaii Rp75,8 triiliiun, 2022 seniilaii Rp 183,5 triiliiun, serta 2023 seniilaii Rp172,9 triiliiun (DJA, 2024).

Tak hanya iitu, Siimbara mampu mencegah kebocoran peneriimaan negara seniilaii Rp3,47 triiliiun darii modus iillegal miiniing dan penghiindaran peneriimaan negara. Dii sampiing iitu, Siimbara juga tersusun profiil riisiiko pelaku usaha untuk pengawasan yang memberiikan sumbangan kepada peneriimaan negara seniilaii Rp2,53 triiliiun (DJA, 2024). (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.