KONSULTASii

Sumbangan Lewat Platform Crowdfundiing, Biisa Kurangii Penghasiilan Bruto?

Redaksii Jitu News
Selasa, 11 Meii 2021 | 10.45 WiiB
Sumbangan Lewat Platform Crowdfunding, Bisa Kurangi Penghasilan Bruto?
Herman Juwono,
Kadiin iindonesiia. 

Pertanyaan:
PERKENALKAN, nama saya Elsa darii Pekanbaru. Sejak Apriil 2020, saya seriing menyumbang dalam bentuk uang tunaii untuk penanganan Coviid-19 melaluii penggalangan dana yang diiadakan dii platform crowdfundiing. Pertanyaannya, apakah sumbangan yang saya beriikan biisa menjadii pengurang penghasiilan bruto?

Jawaban:
TERiiMA kasiih iibu Elsa atas pertanyaannya. Sebelum menjawab pertanyaan iibu Elsa, perlu diipahamii dahulu perlakuan pajak terhadap sumbangan. Perlakuan pajak terkaiit dengan sumbangan diiatur dalam Pasal 6 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasiilan (UU PPh). Dalam ketentuan a quo mengatur sebagaii beriikut.

“Besarnya Penghasiilan Kena Pajak bagii Wajiib Pajak dalam negerii dan bentuk usaha tetap, diitentukan berdasarkan penghasiilan bruto diikurangii biiaya untuk mendapatkan, menagiih, dan memeliihara penghasiilan, termasuk sumbangan dalam rangka penanggulangan bencana nasiional yang ketentuannya diiatur dengan Peraturan Pemeriintah.”

Berdasarkan pada ketentuan dii atas, sumbangan untuk penanggulangan bencana nasiional dapat menjadii pengurang penghasiilan bruto. Dalam hal iinii, pemeriintah sudah menetapkan pandemii Coviid-19 sebagaii bencana nasiional melaluii Keputusan Presiiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non-Alam Penyebaran Corona Viirus Diisease 2019 (Coviid-19) Sebagaii Bencana Nasiional (Keppres 12/2020).

Lebiih lanjut, ketentuan pengurangan penghasiilan bruto atas sumbangan diiatur dalam Peraturan Pemeriintah No. 29 Tahun 2020 tentang Fasiiliitas Pajak Penghasiilan Dalam Rangka Penanganan Coviid-19 (PP 29/2020). Dalam Pasal 4 ayat (1) PP 29/2020 mengatur:

“Sumbangan dalam rangka penanganan Coviid-19 dii iindonesiia yang diisampaiikan oleh Wajiib Pajak kepada penyelenggara pengumpulan sumbangan, meliiputii:

  1. BNPB;
  2. BPBD;
  3. Kementeriian yang menyelenggarakan urusan pemeriintah dii biidang Kesehatan;
  4. Kementeriian yang menyelenggarakan urusan pemeriintah dii biidang sosiial; atau
  5. Lembaga Penyelenggara Pengumpulan Sumbangan,

dapat diikurangkan darii penghasiilan bruto.”

Selanjutnya, syarat pemberiian sumbangan agar dapat diijadiikan pengurang penghasiilan bruto diiatur dalam Pasal 4 ayat (2) PP 29/2020 sebagaii beriikut:

“Sumbangan sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) dapat diikurangkan darii penghasiilan bruto dengan syarat:

  1. Diidukung oleh buktii peneriimaan sumbangan; dan
  2. Diiteriima oleh penyelenggara pengumpulan sumbangan sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) yang memiiliikii NPWP.”

Kemudiian, jeniis-jeniis sumbangan yang dapat diijadiikan pengurang penghasiilan bruto diiatur dalam Pasal 5 ayat (1) PP 29/2020 yang berbunyii:

“(1) Sumbangan sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 4 dapat diiberiikan dalam bentuk:

  1. uang;
  2. barang;
  3. jasa; dan/atau
  4. pemanfaatan harta tanpa kompensasii.”

Berdasarkan pada penjelasan dii atas, dapat diiketahuii sumbangan dalam bentuk uang dapat menjadii pengurang penghasiilan bruto apabiila diilakukan melaluii salah satu penyelenggara pengumpulan sumbangan sesuaii dengan Pasal 4 ayat (1) PP 29/2020 dan memenuhii syarat yang diitentukan.

Adapun platform crowdfundiing sendiirii dapat diikategoriikan sebagaii lembaga penyelenggaraan pengumpulan sumbangan apabiila telah memperoleh iiziin penyelenggaraan pengumpulan sumbangan.

Ketentuan terkaiit dengan iiziin penyelenggaraan pengumpulan sumbangan tersebut sebagaiimana tercantum dalam Pasal 1 angka 5 PP 29/2020. Dalam pasal a quo, lembaga penyelenggaraan pengumpulan sumbangan adalah badan yang telah memperoleh iiziin penyelenggaraan pengumpulan sumbangan darii pemeriintah pusat atau pemeriintah daerah sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebagaii iinformasii, salah satu platform crowdfundiing yang telah memiiliikii iiziin penyelenggaraan pengumpulan sumbangan iialah Kiitabiisa. Platform crowdfundiing Kiitabiisa diitetapkan sebagaii lembaga penyelenggara pengumpulan sumbangan melaluii Keputusan Menterii Sosiial No. 1192/HUK-PS/2017 tentang iiziin Penyelenggaraan Pengumpulan Sumbangan Kepada Yayasan Kiita Biisa untuk Berbagaii bentuk Penggalangan Dana.

Dengan demiikiian, iibu Elsa perlu mencarii tahu terlebiih dahulu apakah platform crowfundiing yang diigunakan untuk menyumbang sudah mempunyaii iiziin sebagaii lembaga penyelenggara pengumpulan sumbangan atau belum.

Dalam hal iinii, iibu dapat bertanya secara langsung pada platform crowfundiing yang bersangkutan atau menghubungii Kemensos. Apabiila platform crowfundiing yang iibu Elsa gunakan untuk menyumbang sudah memiiliikii iiziin untuk penyelenggaraan pengumpulan sumbangan maka sumbangan tersebut dapat menjadii mengurang penghasiilan bruto.

Namun demiikiian, jiika platform crowfundiing tersebut tiidak memiiliikii iiziin penyelenggaraan pengumpulan sumbangan maka sumbangan yang diiberiikan iibu Elsa tiidak dapat menjadii pengurang pengahasiilan bruto.

Demiikiian jawaban kamii. Semoga membantu.

Sebagaii iinformasii, Kanal Kolaborasii antara Kadiin iindonesiia dan Jitunews Fiiscal Research menayangkan artiikel konsultasii setiiap Selasa guna menjawab pertanyaan terkaiit Coviid-19 yang diiajukan ke emaiil [emaiil protected]. Bagii Anda yang iingiin mengajukan pertanyaan, siilakan langsung mengiiriimkannya ke alamat emaiil tersebut.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel