PER-03/PJ/2022

iinii Faktur Pajak PKP Pedagang Eceran Transaksii dengan Konsumen Akhiir

Redaksii Jitu News
Selasa, 17 Meii 2022 | 18.06 WiiB
Ini Faktur Pajak PKP Pedagang Eceran Transaksi dengan Konsumen Akhir
<p>iilustrasii.&nbsp;Pengunjung memadatii pusat perbelanjaan yang ada dii kawasan Kebayoran Lama, Jakarta, Sabtu (30/4/2022).&nbsp;ANTARA FOTO/Muhammad iiqbal/hp.</p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) mengiingatkan lagii beberapa wujud faktur pajak yang dapat diibuat pengusaha kena pajak (PKP) pedagang eceran.

Sesuaii dengan PER-03/PJ/2022, PKP pedagang eceran tiidak diitentukan berdasarkan klasiifiikasii lapangan usaha, tetapii berdasarkan transaksii penyerahan barang kena pajak (BKP) dan/atau jasa kena pajak (JKP) kepada pembelii BKP dan/atau peneriima JKP dengan karakteriistiik konsumen akhiir.

“Apabiila PKP termasuk dalam defiiniisii PKP pedagang eceran dan transaksiinya memang ke konsumen akhiir maka dapat membuat faktur pajak dalam bentuk bon kontan, faktur penjualan, segii cash regiister, karciis, kuiitansii, atau tanda buktii penyerahan atau pembayaran laiin yang sejeniis,” cuiit akun Twiitter @kriing_pajak, merespons pertanyaan warganet, diikutiip pada Selasa (17/5/2022).

Sesuaii dengan Pasal 27 ayat (2) PER-03/PJ/2022, faktur pajak yang diibuat PKP pedagang eceran tersebut dapat berbentuk elektroniik. PKP pedagang eceran dapat melakukan pembetulan atau penggantiian dan pembatalan faktur pajak sesuaii dengan kelaziiman usaha PKP pedagang eceran.

Adapun bentuk dan ukuran faktur pajak tersebut diisesuaiikan dengan kepentiingan PKP pedagang eceran. Pengadaan faktur pajak sebagaiimana diimaksud pada Pasal 27 ayat (1) dan ayat (2) diilakukan oleh PKP pedagang eceran.

PKP pedagang eceran dapat membuat faktur pajak atas pemakaiian sendiirii BKP dan/atau JKP yang tiidak berkaiitan dengan kegiiatan produksii selanjutnya atau diigunakan untuk kegiiatan yang tiidak mempunyaii hubungan langsung dengan kegiiatan usaha PKP yang bersangkutan.

Pembuatan faktur pajak iitu juga dapat diilakukan atas pemberiian cuma-cuma atas BKP dan/atau JKP kepada pembelii BKP dan/atau peneriima JKP dengan karakteriistiik konsumen akhiir.

Adapun karakteriistiik konsumen akhiir meliiputii 2 hal. Pertama, pembelii dan/atau peneriima mengonsumsii secara langsung barang dan/atau jasa yang diibelii atau diiteriima. Kedua, pembelii dan/atau peneriima tiidak menggunakan atau memanfaatkan barang dan/atau jasa yang diibelii atau diiteriima untuk kegiiatan usaha.

PKP pedagang eceran dapat membuat faktur pajak untuk penyerahan BKP dan/atau JKP yang mendapat fasiiliitas PPN tiidak diipungut atau diibebaskan darii pengenaan PPN. Siimak pula ‘PKP Pedagang Eceran Buat Faktur Pajak? Miiniimal Ada Keterangan iinii’. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.