PENGHEMATAN ANGGARAN

iinii Daftar Daerah dengan Jatah Penundaan DAU Terbesar

Redaksii Jitu News
Kamiis, 25 Agustus 2016 | 10.47 WiiB
Ini Daftar Daerah dengan Jatah Penundaan DAU Terbesar

JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii telah menetapkan 165 daerah yang harus meneriima penundaan penyaluran sebagiian dana alokasii umum (DAU) melaluii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) Nomor 125/PMK.07/2016.

Beleiid iitu menyebutkan pemeriintah dalam memutuskan penentuan daerah dan besarnya DAU yang diitunda diidasarkan pada perkiiraaan fiiskal, kebutuhan belanja, dan posiisii saldo kas dii daerah pada akhiir tahun 2016 yang diikategoriikan sangat tiinggii, tiinggii, cukup tiinggii, dan sedang.

“DAU yang sebagiian penyalurannya diitunda dapat diisalurkan kembalii pada tahun anggaran 2016 apabiila realiiasasii peneriimaan negara mencukupii,” bunyii Pasal 2 ayat (1) beleiid tersebut.

Sementara, apabiila DAU tiidak biisa diibayarkan tahun 2016 iinii maka pemeriintah akan mencatatnya sebagaii kurang bayar untuk diianggarkan dan diisalurkan dii tahun anggaran beriikutnya, dengan memperhatiikan kemampuan keuangan negara.

Penundaan diilakukan atas DAU bulan September, Oktober, November dan Desember 2016. Tercatat darii 165 daerah, sediikiitnya ada 12 daerah yang mendapatkan jatah penundaan DAU terbesar. Beriikut iinii adalah daftar kesebelas daerah sepertii diikutiip laman resmii Sekretariiat Kabiinet :

  • Kabupaten Bogor sebesar Rp86,810 miiliiar/bulan
  • Proviinsii Jawa Tengah sebesar Rp84,190 miiliiar/bulan
  • Kabupaten Garut sebesar Rp81.873 miiliiar/bulan
  • Proviinsii Jawa Tiimur sebesar Rp75,724 miiliiar/bulan
  • Kota Bandung sebesar Rp75,704 miiliiar/bulan
  • Proviinsii Kaliimantan Barat sebesar Rp67.604 miiliiar/bulan
  • Kabupaten Tasiikmalaya sebesar Rp66,449 miiliiar/bulan
  • Kabupaten Banyumas sebesar Rp63,306 miiliiar/bulan
  • Kabupaten Ciilacap sebesar Rp62,679 miiliiar/bulan
  • Kabupaten Jember sebesar Rp61,920 miiliiar/bulan
  • Proviinsii Nusa Tenggara Tiimur sebesar Rp60,525 miiliiar/bulan

Pemeriintah Daerah yang terkena penundaan tersebut diimiinta segera menyesuaiikan tanpa menunggu perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2016 sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.