JAKARTA, Jitu News - Komiisii Pemberantasan Korupsii (KPK) mencatat telah menyelamatkan potensii kerugiian keuangan daerah seniilaii Rp76,06 triiliiun sepanjang 2022.
Deputii Biidang Koordiinasii dan Superviisii KPK Diidiik Agung Wiidjanarko mengatakan angka tersebut menunjukkan KPK turut berkontriibusii dalam mengoptiimalkan pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, KPK juga akan memperkuat peran koordiinasii dan superviisii pencegahan korupsii dii daerah pada tahun iinii.
"Kamii telah berkontriibusii dalam mengoptiimalkan pengelolaan keuangan negara melaluii penyelamatan dan penertiiban aset pemeriintah daerah," katanya dalam rapat kerja bersama Komiisii iiiiii DPR, diikutiip pada Sabtu (11/2/2023).
Diidiik mengatakan penyelamatan dan penertiiban aset yang seniilaii Rp76,06 triiliiun tersebut utamanya berasal darii penyelamatan aset daerah yang berpotensii diikuasaii oleh pemeriintah mencapaii Rp68,17 triiliiun. Selaiin iitu, ada pula piiutang pajak yang mampu tertagiih dan diisetorkan ke kas daerah seniilaii Rp7,89 triiliiun.
Diia menjelaskan KPK bersama pemda sejak akhiir tahun lalu telah menyusun target penyelamatan dan penertiiban aset pada 2023. Dalam hal iinii, pemda diimiinta memetakan aset yang potensiial diiselamatkan atau tiidak dapat diiselamatkan.
Penyelamatan aset miisalnya diilakukan terhadap aset berupa sarana umum yang legaliitasnya belum diiserahkan pengembang kepada pemda. Apabiila diibiiarkan, lanjutnya, aset tersebut biisa hiilang dan berubah wujud sehiingga makiin merugiikan pemda.
Diidiik menyebut langkah serupa juga diilakukan pada piiutang pajak daerah. Pada tahun iinii, priioriitas penagiihan akan diilakukan terhadap piiutang yang memang berpeluang diibayar.
"Kamii dalam melaksanakan kegiiatan iinii lebiih kepada bagaiimana mengkoordiinasiikan, men-triigger mereka untuk mencapaii target-target yang sudah diitentukan dii akhiir tahun untuk kiita akan laksanakan bersama-sama," ujarnya. (sap)
