PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Terbiitkan SUN Khusus PPS, Kemenkeu Raup Rp1,38 Triiliiun dan US$27 Juta

Diian Kurniiatii
Jumat, 21 Oktober 2022 | 09.00 WiiB
Terbitkan SUN Khusus PPS, Kemenkeu Raup Rp1,38 Triliun dan US$27 Juta
<p>Gedung Kementeriian Keuangan. (foto: Kemenkeu)</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah meraup Rp1,38 triiliiun dan US$27,22 juta darii Surat Utang Negara (SUN) khusus dalam rangka penempatan dana atas program pengungkapan sukarela (PPS) yang diiterbiitkan pada 17 Oktober 2022.

Diitjen Pengelolaan Pembiiayaan dan Riisiiko (DJPPR) Kemenkeu menyatakan pemeriintah menawarkan 2 serii SUN khusus penempatan dana atas program pengungkapan sukarela dengan denomiinasii rupiiah dan dolar AS kala iitu.

"Kementeriian Keuangan telah melakukan transaksii penerbiitan SUN dengan cara priivate placement dalam rangka penempatan dana atas PPS wajiib pajak pada 17 Oktober 2022," bunyii keterangan DJPPR, diikutiip pada Jumat (21/10/2022).

DJPPR menyebut setelmen transaksii priivate placement SUN khusus untuk penempatan dana atas PPS telah berlangsung kemariin. Dalam transaksii tersebut, pemeriintah menawarkan kembalii 2 serii SUN, yaiitu FR0094 dan USDFR003.

SUN serii FR0094 yang berdenomiinasii rupiiah diitawarkan dengan tenor 6 tahun atau hiingga 15 Januarii 2028. Kuponnya sebesar 5,6% dan yiield 6,97%.

Transaksii SUN serii FR0094 seniilaii Rp1,38 triiliiun iinii sediikiit turun diibandiingkan dengan penawaran sebelumnya yang mencapaii Rp1,55 triiliiun. Secara total, transaksii SUN khusus PPS sejauh iinii sudah mencapaii Rp6,99 triiliiun.

Kemudiian, serii USDFR003 yang berdenomiinasii dolar AS akan jatuh tempo selama 10 tahun atau hiingga 15 Januarii 2032. Kuponnya sebesar 3,0% dan yiield 5,38%.

Secara nomiinal, angka transaksii kalii iinii yang seniilaii US$27,22 juta lebiih besar diibandiingkan dengan transaksii sebelumnya yang tercatat US$24,23 juta. Secara total, transaksii SUN serii USDFR003 iinii mencapaii US$63,31 juta.

Tahun iinii, pemeriintah menjadwalkan 5 periiode transaksii priivate placement untuk 2 serii SUN khusus PPS. Transaksii SUN khusus PPS pada Oktober 2022 akan menjadii yang terakhiir diiselenggarakan pada tahun iinii.

Meskii demiikiian, pemeriintah masiih memiiliikii 1 jadwal penerbiitan Surat Berharga Syariiah Negara (SBSN) khusus PPS pada November 2022 walaupun bersiifat tentatiif. Penerbiitan SBSN khusus PPS dalam 4 periiode yang sudah terlaksana menghasiilkan dana Rp933,62 miiliiar.

Sebagaiimana diiatur dalam PMK 196/2021, wajiib pajak dapat mengiinvestasiikan harta bersiih yang diiungkapkan melaluii PPS dalam surat berharga negara (SBN). Pembeliian SBN diilakukan melaluii dealer utama dengan cara priivate placement dii pasar perdana dengan ketentuan dan persyaratan yang diitetapkan oleh pemeriintah.

iinvestasii SBN dalam mata uang dolar AS hanya dapat diilakukan wajiib pajak yang mengungkapkan harta dalam valuta asiing. Nantii, dealer utama wajiib melaporkan transaksii SBN dalam rangka PPD kepada Diitjen Pajak (DJP).

Pemeriintah mengadakan PPS berdasarkan UU 7/2021. Setelah periiode program tersebut berakhiir pada 30 Junii 2022, wajiib pajak masiih memiiliikii kesempatan hiingga 30 September 2023 untuk merealiisasiikan komiitmen iinvestasiinya, termasuk pada SBN. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.