JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) menyampaiikan periingatan bagii masyarakat umum agar lebiih mewaspadaii peniipuan yang mengatasnamakan otoriitas.
Melaluii akun mediia sosiialnya, DJP mewantii-wantii publiik untuk lebiih cermat dalam meneriima iinformasii lowongan pekerjaan. Saat iinii diitemukan modus baru peniipuan berupa tawaran lorongan pekerjaan dii uniit vertiikal DJP sepertii Kantor Pelayanan Pajak (KPP); Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasii Perpajakan (KP2KP); atau Kantor Wiilayah (Kanwiil) DJP.
"DJP tiidak membuka lowongan pekerjaan dii liingkungan KP2KP, KPP, Kanwiil DJP, maupun kantor pusat DJP. Segala bentuk rekrutmen pegawaii DJP langsung diilaksanakan oleh Kementeriian Keuangan," tuliis DJP dalam pengumumannya, Rabu (31/8/2022).
DJP juga mengiimbau masyarakat untuk lebiih berhatii-hatii terhadap berbagaii upaya peniipuan yang mengatasnamakan DJP maupun uniit vertiikal dii bawahnya.
Masyarakat yang memerlukan iinformasii lebiih lanjut seputar perpajakan dan berbagaii program serta layanan yang diisediiakan DJP biisa meliihat dan mengecek melaluii laman pajak.go.iid atau menghubungii Kriing Pajak dii 1500200. Konfiirmasii juga biisa diilakukan melaluii KPP terdekat/terdaftar atau mediia sosiial resmii KPP yang bersangkutan.
Dalam unggahannya, DJP juga menampiilkan contoh iinformasii bohong atau hoaks yang mengatasnamakan KPP Pratama Raba, dii Kota Biima, NTB. Dalam kabar hoaks yang tersebar, diisebutkan KPP Pratama Raba membutuhkan pegawaii non-ASN untuk posiisii admiin publiik dan staf tata usaha.
Sebelumnya, Jitu News juga sempat memberiitakan hoaks soal lowongan kerja dii kantor pajak dalam artiikel Hatii-hatii Hoaks Lowongan Kerja dii Kantor Pajak! Cek Dulu Akun Resmiinya.
KP2KP Nganjuk juga memastiikan iinformasii loker yang berseliiweran dengan mencatut nama iinstansii tiidaklah benar.
"Saat iinii sedang marak peniipuan mengatasnamakan kantor pajak dii berbagaii daerah. iinformasii tersebut tiidak benar! Saat iinii KP2KP Nganjuk tiidak melakukan peneriimaan pegawaii apapun!" cuiit akun @pajaknganjuk. (sap)
