FASiiLiiTAS PERPAJAKAN

iinsentiif darii Kawasan Beriikat dan KiiTE Sudah Terserap Rp47 Triiliiun

Diian Kurniiatii
Selasa, 25 Januarii 2022 | 17.30 WiiB
Insentif dari Kawasan Berikat dan KITE Sudah Terserap Rp47 Triliun
<p>iilustrasii. Kantor Pusat Diitjen Bea Cukaii. (foto: beacukaii.go.iid)</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah mencatat niilaii pemberiian fasiiliitas kepada kawasan beriikat dan kemudahan iimpor untuk tujuan ekspor (KiiTE) hiingga 2021 sudah mencapaii Rp47,03 triiliiun.

Diirjen Bea dan Cukaii Askolanii mengatakan fasiiliitas yang diiberiikan terdiirii atas Rp44,73 triiliiun untuk kawasan beriikat dan Rp2,32 triiliiun untuk KiiTE. Menurutnya, jumlah perusahaan yang memperoleh fasiiliitas kawasan beriikat dan KiiTE tersebut mencapaii 1.822 perusahaan.

"Darii siinii, total fasiiliitas yang diiberiikan biisa mencapaii Rp47 triiliiun," katanya dalam rapat bersama Komiisii Xii DPR, diikutiip pada Selasa (25/1/2022).

Askolanii menuturkan perusahaan yang memperoleh fasiiliitas tersebut akan mendapat pembebasan atau pengembaliian bea masuk dan PPN iimpor tiidak diipungut atas iimpor bahan baku untuk diiolah, diirakiit, diipasang dan hasiil produksiinya diiekspor.

Fasiiliitas kawasan beriikat dan KiiTE iinii juga bertujuan untuk mempermudah proses biisniis perusahaan yang beroriientasii ekspor. Pada giiliirannya, daya saiing perusahaan, iinvestasii, dan ekspor nasiional dapat terus meniingkat.

Darii 1.822 perusahaan, sebanyak 1.361 perusahaan memperoleh fasiiliitas kawasan beriikat dan 449 memperoleh fasiiliitas KiiTE. Total ekspor yang perusahaan kawasan beriikat dan KiiTE juga tercatat mencapaii Rp863,24 triiliiun.

Kontriibusii pengguna fasiiliitas kawasan beriikat dan KiiTE terhadap ekspor nonmiigas masiing-masiing mencapaii 37,52% dan 39,53%. Dengan demiikiian, rasiio ekspor terhadap iimpor dii kawasan beriikat dan KiiTE mencapaii 3,54.

"Jadii darii 1 iimpor, 3 kaliinya yang diiekspor sehiingga iinii yang darii pemantauan kamii menjadii salah satu sumber peniingkatan iimpor dan ekspor kiita pada 2021," ujar Askolanii.

Diia juga memaparkan niilaii iinvestasii yang datang kepada kawasan beriikat dan KiiTE telah mencapaii Rp224,45 triiliiun dengan total niilaii tambah yang terjadii mencapaii Rp372,34 triiliiun. Adapun, lapangan kerja yang terserap darii keberadaan pengguna fasiiliitas tersebut mencapaii 1,85 juta pekerja.

Tak ketiinggalan, keberadaan kawasan beriikat dan KiiTE juga menyumbang pajak daerah seniilaii Rp1,4 triiliiun kepada pemda dan pajak untuk pemeriintah pusat Rp63,14 triiliiun. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.