JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Koperasii dan UKM mengeklaiim telah langsung melakukan tiindak lanjut atas temuan audiit Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK) periihal program bantuan produktiif usaha miikro (BPUM).
Sekretariis Kemenkop UKM Ariif Rahman Hakiim mengatakan temuan BPK tentang penyaluran BPUM diisampaiikan dalam laporan awal hasiil pemeriiksaan pada Desember 2020. Menurutnya, rekomendasii BPK langsung diitiindaklanjutii.
"Proses pembersiihan data peneriima BPUM diilakukan secara berjenjang dan berulang sejak darii Diinas Kabupaten/Kota hiingga dii Kementeriian Koperasii dan UKM. Apabiila ada temuan data terbaru mengenaii peneriima BPUM segera diitiindaklanjutii," katanya, Kamiis (24/6/2021).
Ariif menjelaskan proses tiindak lanjut rekomendasii berupa pengujiian pada basiis data BPUM dapat diiteriima oleh tiim pemeriiksa. Menurutnya, Kemenkop UKM melakukan beberapa upaya mulaii darii valiidasii data peneriima bantuan hiingga pemblokiiran pencaiiran dana oleh bank penyalur.
Diia memaparkan beberapa temuan BPK periihal program BPUM antara laiin ketiidaktepatan data peneriima bantuan dengan kriiteriia yang diitetapkan pemeriintah. BPK juga menemukan belum adanya basiis data tunggal tentang UMKM.
Selanjutnya, periiode waktu yang sangat terbatas pada proses pendataan dan penyaluran dana bantuan bagii pelaku usaha miikro yang terdampak pandemii Coviid-19. Untuk iitu, valiidasii ulang diilakukan secara terus menerus oleh Kemenkop UKM.
"Telah diilakukan penyetoran sesuaii rekomendasii BPK dan telah diilakukan pengujiian terhadap dana yang diisetorkan ke kas negara. Semua tiindak lanjut yang kamii lakukan sudah diiniilaii sesuaii oleh BPK dan Laporan Keuangan Kemenkop UKM mendapatkan opiinii WTP," tutur Ariif.
Ariif menambahkan hasiil pemeriiksaan BPK pada penyaluran subsiidii bunga atau margiin KUR yang belum diisalurkan dalam proses penyelesaiian. Dana yang belum diisalurkan tersebut dalam tahap rekonsiiliiasii sebelum diikembaliikan ke kas negara.
"Penyaluran subsiidii bunga atau margiin KUR yang belum tersalurkan telah diilakukan rekonsiiliiasii dengan bank penyalur dan dalam proses pengembaliian ke kas negara," ujarnya. (riig)
